The Power Of The Dark World

The Power Of The Dark World
Attack #3



Untuk di Capture ini kalian coba deh dengerin lagu "Bulleya ost film Ae Dil Hi Mushkil"  biar feel nya lebih dapet karena lagu ini yang buat authoor dapet banyak kehaluan :)


Prok


Prok


Prok


“Akhirnya kalian datang, seharusnya tadi kalian disambut oleh anak buahku juga


sama seperti empat lelaki ini” Dominic melirik empat lelaki yang berdiri dengan


kedua tangan ada dibelakang tubuh terkunci borgorl. Sementara Jasmine menghela


nafas melihat satu persatu wajah lelaki yang sedikit mendapatkan luka. “Kau


menyukai kejutannya Nona Jasmine?” raut wajah somboh dan senyum tipis


tersungging diwajah tua yang sudah keriput.


“Ya aku sedikit terkejut dengan kejutan yang kau berikan Tuan, baiklah aku


tidak memiliki waktu banyak sekarang lepaskan semua keluarga ku dan segera


berikan aku penawar racun yang ada dalam tubuh Mommy ku dan aku akan melupakan


kejutan yang kau berikan” Dengan langsung Jasmine mengungkapkan keinginannya,


sangat tenang dan sangat sulit melihat apa yang ada dalam pikiran Jasmine.


“Dasar anak kecil kau terlalu sok pintar, kau pikir siapa lawanmu.” Lagi-lagi


seringai tipis muncul diwajah tua Dominic. “Ternyata wanita itu masih hidup, huh


akan ku tunjukan sedikit hiburan yang sesungguhnya.” Dominic berjalan


menghampiri Victor yang dijaga oleh lelaki yang merupakan anggota dari dark


world. Dengan wajah sombong Dominic meletakkan pistol dileher Victor. “Setelah


lelaki ini mati maka akulah yang akan menguasai dark world” Ucap Dominic dengan


sombong.


“Huh benarkah, maka lakukanlah. Aku datang kemari hanya ingin mengambil penawar


racun untuk Mommy ku dan membawa Daddy ku pulang”


Dominic yang mendengar itu merasa heran bagaimana bisa Jasmine tidak memberikan


reaksi atas ancamannya. “Gadis ini apa sudah gila tidak memikirkan keluarganya,


bukankah dia sangat menyayangi semua anggota keluarga Moris tapi sekarang dia


bahkan tidak terlihat peduli sedikit pun” Gumam Dominic dalam hati nya.


“Dengar Tuan-Tuan yang terhormat segera lepaskan semua lelaki yang kalian tahan


itu dan yang terhormat Tuan Dominic lepaskan Daddy ku dan berikan penawarnya”


“Kau anak kecil jangan belaga mengancam kami” Ucap lelaki yang menodongkan pistol dipinggang Abranie.


“Ah ya ya kalian sudah tua seharusnya jangan keras kepala, baiklah karena


kalian membuatku gemas akan ku berikan kejutan kecil. Semoga kalian


menyukainya” Ucap Jasmine sambil tersenyum penuh arti. Jasmine mengeluar sebuah


benda kecil berwarna hitam seperti sebuah remot, dengan senyuman manis Jasmine


menekan tombol kecil pada beda kecil itu dan langsung memunculkan tayangan


dibeberapa gedung perkantoran. “Kalian mengenal tempat ini, ya aku harap kalian


tahu itu dimana. Hanya dalam hitungan detik saja semua gedung ini akan rata


dengan tanah”


Deg


Lima lelaki tua yang menyandra orang-orang tersayang Jasmine membulatkan matanya saat melihat tiba-tiba muncul layar yang memperlihat geduh perkantoran mewah milik masing-masing lelaki tua itu.


Ternyata adikku memiliki rencana lain, kau memang sangat pintar..(Gumam Aziel)


Damn.. kau sangat manis Princes Jasmine.. (Gumam Dave)


“Kalian menyukai kejutannya, aku bisa melihat ekspresi kalian itu artinya kalian menyukai kejutanku. Masih ingin bermain denganku?” Kini Jasmine menjadi lebih sombong dan membuat para musuhnya mengepalkan tangan dengan kuat.


“Sebelum kau melakukan nya kakak tertua mu akan mati lebih dulu” Ucap lelaki yang berdiri dibelakang Abranie yang sudah meletakkan sebuah pisau dileher Abranie.


“Argghhhh shit” Abranie sedikit mengumpat karena lehernya tergores pisau dan


mulai terlihat ada darah yang keluar dari kulit leher Abranie.


Buuuummmm...


Satu gedung dalam layar langsung hancur bersamaan dengan darah yang keluar dari leher Abranie. “Kau pikir aku bercanda Tuan? Jauhkan pisau itu atau akan ku hancurkan lagi gedung lain milikmu” perlahan lelaki itu mundur menjauh dari Abranie, dengan tatapan kosong dan tubuh bergetar lelaki itu mengusap kasar wajah nya karena kini kantor utama miliknya telah rata dengan tanah. “Lepaskan borgol ditangan kakak ku” Ucap Jasmine sambil tersenyum kecil.


Damn.. Jasmine jauh lebih mengerikan dari Yuna, bagaimana bisa dia melakukan semua ini (Gumam Victor)


Abranie sekilas menatap Axelle dan dua paman nya yang masih menjadi sandra.


“Hans masuklah” Ucap Jasmine menekan alat kecil yang ada ditelinga kirinya.


Hans adalah salah satu dokter yang bertanggung jawab di basementnya tapi


beberapa jam yang lalu Hans terbang ke London atas perintah yang diberikan


Jasmine. “Obati kakakku Hans pastikan tidak ada racun diluka nya” saat tangan


Abranie terlepas dari borgol dan berjalan menghampiri Jasmine tidak ada satu


orang pun yang menahan karena ternyata wanita muda yang tengah berdiri didepan


nya bukan wanita biasa.


“Come on jangan membuatku menunggu lebih lama, segera lepaskan semua orang


tersayangku sebelum kalian semua kehilangan yang kalian miliki. Bukan hanya


gedung mewah milik kalian yang bisa aku hancurkan tapi semua uang kalian yang


ada di bank xxx bisa aku alihkan dalam hitungan detik” Jasmine tersenyum dan


memperlihatkan semua rincian kekayaan yang dimiliki musuhnya. “Tidak usah kaget


dari mana aku tahu tentang rincian kekayaan kalian, ini hal yang sangat mudah


aku lakukan. Lepaskan orang tersayangku atau aku akan benar-benar mengalihkan


semua kekayaan kalian menjadi atas namaku”


Cekrek


Cekrek


Cekrek


Dengan cepat tiga musuh nya langsung membuka borgol yang mengunci tangan


Victor, Axelle dan Raffael karena mereka tidak ingin bernasib sama dengan satu


temannya yang sudah kehilangam satu aset kekayaan nya. Jasmine menggerakkan


kepala memberi tanda pada tiga lelaki berwajah tampan untuk berjalan


mendekatinya. Dengan gerakan cepar Axelle menodongkan pistol nya tepat dikepala


Dominic yang masih keukeuh menahan sang ayah.


“Huh Axelle kenapa kau selalu saja terburu-buru” Dengan wajah malas Jasmine bergumam sambil menggelengkan kepalanya pelan.


“Turuti kemauan kakakku sebelum dia benar-benar menghancurkan kepalamu Tuan Domi” Ucap Jasmine


Dor...


“Arghh” Satu tembakan kini mengenai bahu salah satu lelaki yang disayangi Jasmine.


Dor..


“Berani kau melukai ayahku huh” Jasmine langsung bereaksi saat melihat ayahnya mendapatkan satu tembakan dibahu nya, dengan langkah kasar Jasmine menghampiri Dominic yang memegangi lengan kanan yang terluka. “Aku sudah meminta dengan cara yang baik tapi kau benar-benar membuatku muak, maka terima hadiahmu Tuan


Domi”


Buumm..


Buumm..


Buumm..


Buumm..


Buumm..


Buumm..


Satu persatu gedung mewah kini mulai rata dengan tanah, mulai dari sebuah hotel


mewah, club malam mewah hingga gedung kantor utama milik Dominic sudah dibuat


hancur oleh alat kecil yang baru saja ditekan Jasmine. Dominic membulatkan


kedua matanya tidak percaya jika kini satu persatu aset utama kekayaan nya


mulai lenyap dan Dominic tambah membulatkan matanya saat melihat ada pengalihan


aset pribadinya ke rekening atas nama Jasmine Yariena Moris.


“Kau yang memulainya maka akan aku akhiri semuanya, sebelumnya kau telah


mengelabui kakekku dan sekarang aku menuntuut balas atas perbuatanmu pada


kakekku, dan tentang aset yang sedang aku alihkan, aku tahu itu adalah aset


yang kau curi secara licik dari kakekku tanpa beliau ketahui dan sekarang aku


akan memintanya kembali”


“Saya sudah mendapatkannya Nona..” bisik suara diujung sana. Jasmine yang


memang meminta Troy untuk ikut masuk setelah Troy berhasil memasan alat peledak


di setiap tempat yang di katakan Jasmine. Troy yang diminta mengambil penawar


itu kini sudah mendapatkannya dan telah pergi menuju rumah sakit membawa obat


yang akan membuat ibu nya kembali normal.


“Karena kau telah membuat wanita yang berharga dalam hidupku tengah sekarat dan


dengan sangat berani nya aku melukai ayahku didepanku maka terima hadiah sesungguhnya”


Ucap Jasmine kembali menekan alat kecil ditangannya, dan saat ditekan dilayar


itu muncul banyak alat peledak yang sudah terpasang disetiap sudut Mansion.


“Aziel bantu Hans membawa Daddy ke Halikopter sekarang” Ucap Jasmine singkat


tanpa memperdulikan Dominic yang tengah terluka dilengan kanannya. “Keluarlah


atau kalian akan menjadi daging panggang disini”


“Dasar wanita gila tidak punya hati” Bentak Dominic


“Kau yang sudah membangunkan singa yang tengah tertidur maka bersiaplah kau


akan diterkam oleh singa betina yang sangat busa. Jangan pernah meremehkan


lawanmu Tuan Domi”


Troy yang sebelumnya sudah membawa penawar racun kerumah sakit kini kembali


ketempat Jasmine berada. Jasmine yang memilih tinggal beberapa saat karena


ingin memastikan dan menyaksikan hiburan terakhirnya benar-benar berjalan


dengan lancar. Dengan langkah tegap Troy menghampiri Jasmine yang tengah mematung


memandangi Dominic yang terikat disebuah kursi.


“Troy lakukan sekarang dan jangan ada jejak sedikit pun” Troy menganggukkan


kepalanya pelan tanda mengerti perintah yang diberikan oleh Tuannya. Dengan langkah


tegas Jasmine berjalan menuju mobilnya tanpa melihat kembali kearah belakang.


Tap


Tap


Tap


Tap


Bummmmm......


Untuk pertama kali nya Jamsine melakukan perbuatan yang sangat tidak


disukainya, namun itu dia lakukan karena tidak rela jika orang yang paling


berharga dalam hidupnya terluka hingga harus bertaruh nyawa.


.


.


.


FYI


Hallo..


Untuk hari Senin-Jumat Authoor paling bisa up 1-2 bab saja jadi mohon bersabar ya..


Alasannya karena Authoor kerja..


Untuk weekend diusahakan up lebih dari hari-hari biasa ya..


Dan diusahakan setiap hari up ya..


kemungkinan Authoor akan sering up malam ya..


Jangan lupa like, comment, Vote dan Rate bintang 5 ya..


Ditunggu Juga masukan nya ya..


Jangan lupa mampir ke karyaku yang lainnya :


◾️Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa


◾️Short Story


◾️Menikahi Dua Lelaki


Thank You For Reading ☺