
"Keluarga terbaik adalah tempat berbagi kasih serta kesedihan yang menerima semua kekurangan anggota keluarganya tanpa rasa pamrih, dan dukungan yang selama ini kita dapatkan merupakan tambahan energi dalam menghadapi kesulitan dalam menjalani kehidupan"
🌺 Happy Reading 🌺
Berikut ini adalah berisikan caption dan chat pada grup keluarga Malika dan Adrian setelah diri nya meng-upload foto selfi berdua dengan hasil USG calon anak mereka
Malika : Alhamdulillah, ini calon baby kami sudah berusia enam minggu. doa kan ya kakek dan nenek semoga semua nya berjalan lancar, aamiin🤲🥰
Papah: Alhamdulillah, aamiin. selamat ya Malika dan Adrian sebentar lagi kalian menjadi orang tua dan papah akan menjadi kakek (ketik sang papah yang tengah rebahan di kasur setelah makan siang)
Ayah: Alhamdulillah aamiin, Iya benar Dhi sebentar lagi kita akan menjadi kakek. Terimakasih anak-anak ku, ayah sangat bahagia (sedangkan pak Tama masih berada di kantor menunggu makan siang dari Andre)
Malika : Iya alhamdulillah, makasih para kakek..😘
Mamah Nadine : Aamiin selamat ya sayang, semoga Malika dan baby nya sehat terus. ingat jaga pola makan dan kondisi badan ya, jangan capek-capek loh..🤗 (mamah Nadine yang berada di dapur pun tak luput memberi ucapan selamat, bahkan saking senang nya ia memberi tahu para asisten rumah tangga yang berada di sana dan semua nya pun menyambut dengan gembira)
Mamah Nadine : Kalau butuh apa-apa hubungin mamah ya sayang..😘
Malika: Iya mah, makasih banyak nanti Lika malah jadi ngerepotin mamah.🙏😔
Mamah Nadine: Kamu kayak sama siapa aja sih? kan memang kewajiban kami sebagai orangtua mengajari dan menjaga kalian🤗
Malika : Baik mah, terimakasih banyak atas perhatiannya..💓💓💓
Jihan : Aahhhh, sebentar lagi aku dan Ashya akan menjadi aunti..🥰🥰 (Jihan tak mau kalah membalas dari kamar nya, karna ia memang belum kembali ke Paris akibat pandemi ini)
Ashya : Wahhh seneng banget ya Jie, nanti kita punya mainan baby baru. ih nggak sabar deh🤩🥰 (Ashya pun sangat senang mengetahui sang kakak tengah hamil, bahkan di kantin kampus ia heboh sendiri membalas chat di grup keluarga)
Malika : Enak aja mainan baru, maaf ya ini baby bukan Berbie tau. kalau mau mainan kalian beli aja gih di toys shop..😤( tiba-tiba Malika manyun dan membuat Adrian penasaran lalu membuka chat di grup keluarga)
Ashya : Iiihhh bumil sensi banget deh😏
Jihan : Iya ya Shya, biarin entar pas lahir anak nya mirip kita.. hahaaaa🤣🤣
Ayah : Mulai lagi deh mereka🤦🏼♂️
Papah : Aduh pasti jadi rame nih😵
Adrian : Enak aja mirip kalian, udah pasti mirip kak Malika atau kak Adrian lah..🤯
(Adrian ikut membalas di grup dan terbawa emosi setelah Malika mengadu pada nya)
Jihan : Kabuuuurrr ada bapak nya bocil🏃
Ashya : 🤸🤸Cepetan lari nya Jie keburu kita kena rasengan😜😂 hahahaaa
Adrian : Awas aja kalian kalau ketemu akan mas serang dengan chidori..🕺🌀
Jihan dan Ashya : Hahahaaa atuttttttt😂
(lalu grup pun kembali sepi, benar-benar grup ini bisa tiba-tiba ramai dan sepi dalam sekejap)
🍁🍁🍁
Adrian dan Malika yang hendak pulang ke kediaman Adhitama pun mengurungkan niat nya, mereka memilih untuk makan siang dan berbelanja ke mall terdekat terlebih dahulu, pasti jarang sekali mereka bisa punya waktu seharian penuh setelah tiba di Jakarta terlebih padat nya agenda meeting Adrian yang tertunda selama mereka berbulan madu bahkan Adrian pun harus melakukan pekerjaan di akhir pekan agar semua nya bisa berjalan lancar dan tanpa hambatan
Setelah Adrian memarkirkan mobilnya di basement mall ia dan Malika pun naik ke atas menggunakan lift dan menekan nomer 5 pada tombol lift yang menandakan lantai yang akan mereka tuju, Ting pintu lift pun terbuka Adrian dan Malika sampai ke lantai yang mereka kehendaki
Adrian langsung menuju lantai terakhir karna disana terdapat banyak food court atau kedai makanan siap saji yang sedang ingin ia nikmati, Malika yang merasakan ngidam pun mengajak Adrian untuk membeli pempek kapal selam, rujak buah dan teh hangat dan Adrian pun menambahkan menu nasi+ayam bakar karna ia tidak ingin jika sang istri kelaparan karena dari tadi tidak memakan nasi lalu mereka pun membawa semua pesanan ke meja terdekat
"Kok di liatin aja makanannya sayang? ayo di makan donk" pinta Adrian
"Nggak tau nih mas tiba-tiba udah kenyang aja, kaya nya cuma ke pengen nya doank deh" ucap Malika
"Hadehh ibu hamil ada-ada aja ya ngidam nya, terus gimana ini makanan nya sayang?" ucap Adrian yang selalu menyomot makanan terus dari tadi kebalikan dari sang istri yang males makan
"Ini rujak nya enak loh sayang, coba deh" bujuk Adrian sambil menyuapi buah mangga ke mulut Lika
"Iya ya mas seger, mangga nya juga enak nggak asem" ucap Malika
"Masa sih sayang? mas mau cobain juga mangga nya" dan seketika mata Adrian menjadi merem melek menahan rasa asem dari mangga muda yang barusan ia makan
"Nggak asem darimana sayang? ini asem banget sayang" buru-buru Adrian meminum teh hangat yang berada di samping nya dan seketika Malika pun tertawa melihat tingkah Adrian yang menurut nya lucu itu
"Hahaaaa, emang nggak asem kok mas. mas Adrian aja yang lebay" celetuk Malika
Lalu Malika pun memakan makan-makanan itu hingga habis dan membuat Adrian bingung kembali ternyata mood ibu hamil itu bisa berubah-ubah dengan cepat ya
"Nah gitu donk sayang, cepet juga ya Lika ngabisin nya?" ucap Adrian
"Maksud mas Lika rakus gitu? kan mubadzir mas kalau makanan yang udah di beli tapi malah nggak di makan. tadi mas sendiri kan yang nyuruh Lika buat makan sekarang malah ngatain rakus" ucap Malika lalu cemberut
"Ya Allah, salah lagi aja" Adrian menepuk kening nya
"Bukan gitu sayang, maksud mas bagus kok makanan nya cepet di habisin kan bentar lagi kita mau pulang" ucap Adrian mencari alasan
"Lika nggak mau pulang sekarang, mau jalan-jalan dulu aja" Malika merajuk
"Terserah" singkat Malika yang langsung membawa tas nya berjalan meninggalkan Adrian
"Astagfirullah, sabar Dri sabar" ucap Adrian mencoba menenangkan diri nya menghadapi tingkah sang istri dan ia pun buru-buru menyamakan langkah nya dengan Malika. untung saja makanan nya tadi sudah di bayar kalau tidak mungkin Adrian harus membayar dulu dan Malika akan bertambah ngambek nya
Dua jam sudah mereka berkeliling mall dari naik ke atas hingga turun lagi begitu berulang-ulang, namun tidak ada barang yang kunjung Malika beli
"Sayang, sebenarnya mau beli apaan sih?" tanya Adrian yang akhir nya menyerah karna sudah kecapean mengikuti kemana pun Malika pergi
"Nggak tau mas, yuk kita masuk ke toko accesoris itu kayak nya lucu-lucu deh" ajak Malika yang tak memperdulikan Adrian yang sudah kecapean
"Iya sayang" dengan berat hati Adrian pun mengikuti kemauan sang istri
Akhirnya setengah jam berlalu Malika hanya membeli casing couple dengan gantungan berkelap-kelip untuk handphone mereka, Adrian pun segera membawa Malika menuju basement parkiran mall dan masuk ke dalam mobil. rasa nya ia sudah tidak kuat berjalan meladeni keinginan Malikahanya berjalan-jalan berkeliling mall
"Sayang kita pulang ke apartemen ya?" pinta Adrian
"Emang nya kenapa mas harus pulang ke apartemen?" tanya balik Malika
"Ya nggak apa-apa sih, cuma mas kesepian aja tidur sendirian" gombal Adrian
"Ih gombal deh mas, sebelum nikah juga kan tidur nya sendirian" ucap Malika
"Kan itu sebelum nikah sayang, masa sekarang udah punya istri tidur nya sendirian sih? rasa nya gimana gitu" bujuk Adrian
"Iya deh mas, tapi Lika whatup ayah dulu ya" pinta Malika
"Makasih sayang, cup" ucap Adrian sambil mencium bibir Malika
"Dasar mesum, mengambil kesempatan aja nih" protes Malika dan Adrian hanya tersenyum melihat sang istri yang protes
🍀🍀🍀
Mobil Adrian melaju dengan kecepatan sedang menyusuri jalan ibu kota, hari yang mulai sore pun membuat hampir seluruh jalanan di padati kendaraan arah pulang
"Oh iya sayang, dibelakang ada buah, susu dan keperluan lainnya. tadi sebelum jemput Lika, mas mampir sebentar belanja ke supermarket" ucap Adrian yang menunjukan kantong plastik berlebel berisikan belanjaan nya tadi dan Malika pun mengambil kantong tersebut
"Awas hati-hati sayang" ucap Adrian yang khawatir sang istri setengah berdiri dari kursi depan meraih kantong belanjaan yang berada di kursi belakang mereka
"Iya mas" ucap Malika yang senang karena sang suami sangat perhatian
"Belanjaan nya banyak juga mas, terus kok kamu bisa tahu tentang susu hamil mas?" tanya Malika yang bingung melihat banyak nya susu hamil yang dibeli Adrian dengan berbagai merk yang berbeda, tapi semua nya rasa coklat yang merupakan rasa ke sukaan sang istri
"Browsing-browsing aja di internet sayang, tapi berhubung mas nggak tahu susu merk apa yang cocok sama Lika jadi mas beli aja semua yang ada" jawab jujur Adrian dan Malika yang terharu dengan perhatian Adrian pun hanya memandangi wajah sang suami tanpa bisa menjawab apa-apa
"Kenapa sayang? wajah mas emang ganteng kan?" goda Adrian yang melihat sang istri terpaku menatapi wajah nya
"Iihhhh geer" celetuk Malika lalu mereka pun tertawa
Tanpa mereka sadari sedari tadi sebuah mobil hitam bermerk Hinda mengikuti di belakang, lalu mobil itu menyalip mobil Adrian tepat di sebuah tikungan jalan yang cukup sepi dan membuat Adrian pun harus mengerem mendadak menghindari tabrakan yang akan terjadi
"Astagfirullah Aladzim, pelan-pelan donk mas kepala Lika sakit banget nih" protes Malika yang memang kening nya kepentok dashboard mobil
"Maaf ya sayang, Lika nggak kenapa-napa kan? ada yang sengaja menyalip mobil kita jadi mas rem mendadak" ucap Adrian sambil mengusap-usap kening Malika khawatir terjadi hal buruk dengan sang istri
"Mau apa sih nih orang menghadang mobil kita?" Adrian mulai emosi
lalu tiba-tiba turun lah seorang wanita menggunakan baju dress merah dengan high heels senada dari kursi depan kemudi mobil itu dengan gaya centil nya berjalan mendekati mobil mereka
"Sheila?" ucap Adrian dan Malika hampir bersamaan
"Mas mau apa dia menghadang mobil kita?" tanya Malika cemas
"Tenang sayang, Lika diam di dalam mobil. mas turun dan tanya mau apa dia sebenarnya" ucap Adrian menenangkan sang istri lalu Adrian pun keluar dari dalam mobil
"Mau apa kamu Sheila?" bentak Adrian kesal
"Sabar sayang, jangan marah-marah gitu donk" ucap Sheila yang sengaja membenarkan kemeja Adrian untuk membuat Malika cemburu lalu Adrian menepis tangan Sheila karna ia tahu maksud nya
"Kamu kok kasar gitu sih sayang? biasa nya kamu selalu lembut kepada ku?" goda Sheila yang tidak tahu malu itu dan Malika yang tak tahan pun akhirnya keluar dari mobil dan mendekat ke arah Adrian lalu merangkul tangan sang suami dengan mesra
"Mau apa kamu menggoda suami ku? urat malu kamu sudah putus ya sheil sampai berniat menggoda suami orang?" sindir Malika yang membuat Sheila pun murka lalu hendak melayangkan tangan nya ke wajah Malika
"Kurang ajar kamu j*l*ng" ucap Sheila namun tangan nya berhasil di hadang Adrian
"Jangan sekali-kali kamu berani menyentuh Malika, kalau tangan kamu ini masih ingin utuh. dan satu hal lagi, yang j*l*ng itu kamu Sheila bukan istri ku" ancam Adrian lalu membuang tangan Sheila yang ia pegang
"Ayo sayang kita pergi dari sini" ucap Adrian lalu menuntun Malika masuk kedalam mobil dan pergi melajukan kendaraannya itu meninggalkan Sheila yang nampak sangat marah
"Awas kamu Adrian, aku akan balas semua nya" teriak Sheila yang tak terima karna perlakuan Adrian kepada nya itu..
-BERSAMBUNG-
🌹 Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT hari ini author bisa sampai kepada tanggal kelahiran. mohon maaf niat nya ingin membuat bab bonus tapi berhubung kondisi badan author, anak serta suami yang kurang vit dan membutuhkan perhatian lebih jadi author tidak bisa merealisasikan nya.
Terimakasih banyak selalu author ucapkan u tuk suport yang para readers berikan selama ini, like/vote dan komen bijak kalian selalu menjadi penyemangat author. sekali lagi author ucapkan thanks you all..💐