
"Sebaik-baiknya tempat adalah rumah sendiri, dan sebaik baik nya perkawinan adalah kebahagian diri. jadi bila ingin perkawinan menghasilkan kebahagian, maka tinggal lah dirumah sendiri yang akan meningkatkan kualitas dan kebahagiaan dalam pernikahan"
🌺 Happy Reading 🌺
Akhirnya acara resepsi Adrian dan malika berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan apa pun, semua berkat keamanan yang ketat demi menjaga keselamatan seluruh keluarga dan para tamu undangan. terlebih tiga hari yang lalu Anthonius berhasil ditemukan dan di tangkap di Singapura, akhirnya ia bisa di dakwa dengan tuntutan berlapis karna telah melakukan tindakan penculikan, percobaaan pembunuhan dan pengancaman serta tindakan tidak mengenakkan lainnya.
sudah dapat di pastikan Anthonius akan mendekam di penjara lebih dari sepuluh tahun lama nya, penangkapan Anthonius pun berdampak kepada bisnis hotel yang di miliki sang istri dan menjadi sepi pengunjung. namun di luar dugaan sang istri pun menyerahkan segala keputusan kepada pengadilan, karna akhirnya ia pun tahu bahwa selama ini laki-laki yang sangat ia cintai itu ternyata masih mencintai wanita lain terlebih itu adalah mantan pacar Anthonius sendiri hingga ia rela melakukan segala hal demi mendapatkan nya kembali.
Hillary hanya menyediakan pengacara untuk mendampingi sang suami di pengadilan, tapi ia tidak akan mengajukan banding jika hukuman sudah di tetapkan hakim sekalipun itu sangat memberatkan Anthonius. Sudah pasti sangat sakit dan kecewa yang dirasakan oleh Hillary, semua kekuasaan, kekayaan seperti harta dan benda yang ia miliki telah di percayakan sepenuh nya kepada Anthonius untuk di kelola dan di atur sebagaimana mestinya, namun sang suami malah merusak kepercayaan itu demi mengejar wanita lain yang sudah bersuami.
"Brengs*k kau Anthonius" maki Hillary melemparkan semua barang yang ada di atas meja rias nya
"Kurang apa aku selama ini? sampai kamu tega melakukan itu semua demi wanita lain" tangis Hillary pun akhir nya pecah, ia benar-benar terpukul mendengar kenyataan bahwa sang suami masih mencintai Nadine mantan pacar nya terdahulu
"Hallo Donny, seperti yang sudah saya katakan kemarin cepat kamu selidiki siapa Nadine sebenarnya dan saya ingin hasil nya hari ini juga" perintah Hillary kepada sekertaris nya itu
Folback Malika⬇️
Hari ini cukup melelahkan bagi Malika dan Adrian setelah semalam mereka menggelar resepsi pernikahan, alhasil mereka pun hari ini bangun kesiangan. Waktu sudah menunjukkan pukul setengah sembilan pagi dan Malika yang telah bangun duluan pun akhirnya memilih untuk mandi serta berganti pakaian terlebih dahulu sedangkan Adrian yang masih tidur akan ia bangun kan setelah nya
"Sayang bangun, udah siang nih" Malika menepuk pelan pipi Adrian tapi beberapa kali ia bangunkan tetap saja Adrian masih menutup rapat mata nya, Malika pun akhirnya mempunyai ide dan cara yang jitu untuk membangunkan sang suami
"Cup, bangun sayang" Malika mengecup pipi Adrian dan seketika Adrian pun menarik tangan Malika hingga jatuh ke dalam pelukan nya
"iihhh, ngagetin aja sih mas" ucap Malika kaget sembari mencubit tubuh Adrian
"Bangun mas" ucap Malika lagi yang melihat Adrian malah memejamkan mata nya lagi
"Sebentar lagi sayang" jawab nya
"Ya sudah kalau gitu, Lika sarapan duluan ya mas" celetuk Malika dan mencoba melepaskan pelukan Adrian
"Sebentar lagi ya sayang, mas masih ngantuk dan masih pengen di meluk kamu" pinta Adrian
"Tapi Lika udah laper banget mas, mas nggak kasian ya sama istri sendiri?" ucap Malika memelas
"Hemmm, iya sayang. mas bangun nih, tapi tunggu sebentar ya mas mau mandi dulu nggak enak kalau belum mandi udah keluar kamar" pinta Adrian yang memang sangat mengutamakan penampilan itu
"Ya udah deh, tapi jangan lama-lama mas. kalau nggak nanti Lika tinggalin ya?" ancam Lika
"Iya istri ku yang bawel" ucap Adrian sembari mencubit hidung Malika lalu segera berlari ke kamar mandi sebelum Malika mengamuk
"Aaaah, enak aja ngatain bawel. awas aja ya kalau udah keluar dari kamar mandi" ucap Lika kesal
Setelah beberapa menit akhirnya Malika dan Adrian pun turun melalui lift menuju restoran yang berada di hotel itu juga, ternyata di sana pun sudah berkumpul seluruh keluarga Malika dan Adrian, termasuk tiga serangkai sekertaris pribadi serta Alan dan Aina pun ada di sana. karna memang acara resepsi sengaja di gelar saat malam minggu sehingga ke esokkan hari nya semua bisa berkumpul dan berlibur bersama
"Nah ini dia pengantin baru yang kita tunggu-tunggu akhirnya datang juga" ucap Alan
"Maaf ya semua jadi nungguin kami" ucap Malika
"Maklum lah nama nya juga pengantin baru, udah pasti kesiangan terus" ucap pak Tama menimpali dan membuat Malika seketika merona karna malu di ledek sang ayah dan semua orang pun tertawa mendengar nya
"Ayahhh" protes Malika yang cemberut karna sang ayah meledek nya di depan banyak orang
"Emang benerkan sayang" ucap Adrian
"Ihhh bukannya bantuin istri nya malah ikut ngegodain lagi" ucap Malika
"Sudah-sudah ayo sarapan dulu Lika dan Adrian, pasti kalian sudah laparkan" ucap Nadine melerai pasangan itu
"Iya mah" jawab Malika dan Adrian kompak lalu duduk di kursi yang memang telah di sediakan untuk mereka berdua
"Enak ya sekarang loe Dri, mau apa-apa udah ada yang ngelayanin" seru Alan yang merasa iri melihat sahabat nya kini
"Maka nya cepetan kawin bro, entar loe juga ngerasain seneng nya kaya gue" sindir Adrian yang pelan namun menancap di hati
"Kawin kawin nikah kali, enak banget kalo ngomong. pacar aja gue belum punya" celetuk Alan
"Lah bukan nya loe lagi pedekate ya sama Aina? udah jangan lama-lama langsung lamar aja" goda Adrian yang membuat semua pun tertawa serta menyetujui ucapan nya
"Iya bener kata kak Adri, udah di ajarin kita juga ya Shya? tapi masih aja sok jaim" ucap Jihan menimpali
"Tul" ucap Ashya mengacungkan jempol tanda menyetujui perkataan Jihan sambil menikmati nasi goreng nya
"Di ajarin? wah parah, nggak salah loe bro sampe di ajarin bocah-bocah ini?" tanya Adrian sambil mengacak-acak rambut Jihan
"Aduhhh, sakit tau kak" protes Jihan
"Enak aja di ajarin, emang kakak anak TK apa pake di ajar-ajarin" kali ini Alan pun protes kepada Jihan, sedangkan Aina yang menjadi bahan pembicaraan pun lebih memilih diam menahan malu nya. karna melawan adik kakak itu pasti tidak akan menang dan tidak ada guna nya juga terlebih Malika dan Ashya pun berpihak kepada mereka yang setuju menjodohkan Alan dan diri nya, Aina pun masih ragu karena ia menyukai Dendra laki-laki yang ia ketahui sedang patah hati karna pernikahan Malika semalam, tapi hati nya pun seperti beharap kepada Alan namun ia rasa Alan hanya bercanda dan tak mempunyai perasaan pada nya
"Na, kok loe diem aja" tanya Lika yang duduk bersebelahan dengan nya
"N-nggak, nggak kenapa-napa Ka. gue lagi mikirin nasi goreng nya enak banget jadi keinget waktu loe nginep di rumah gue dan kita masak nasi goreng bareng" ucap Aina menyembunyikan ke gundahan hati nya itu, Aina memang sosok wanita yang mandiri seperti Malika namun ia lebih nekat, karna setelah lulus kuliah ia pun memberanikan diri untuk tinggal di Jakarta dan meninggalkan kedua orang tua nya yang berada di Malang
"Oh iya kata Jihan, Aina tinggal sendiri ya dirumah dan orang tua masih dinas di malang? sekarang kan Malika udah nikah jadi nggak bisa nemenin Aina lagi ya, jadi kalau Aina kesepian nginep aja di rumah atau minta Jihan yang nemenin kamu di sana" ucap ibu Nadine memberikan usul
"Makasih tante tapi Aina nggak mau ngerepotin, lagian tahun ini ayah sama ibu juga balik dan menetap ke Jakarta karena sebentar lagi ayah akan pensiun" tolak Aina yang merasa tak enak hati atas kebaikan ibu mertua Malika itu dan Malika pun memeluk Aina, ia pun merasa sedih karena sudah tak bisa menemani sahabat nya itu seperti dulu lagi
"Oh iya ayah Aina tahun ini pensiun ya, berarti bisa donk sering-sering ketemu om dan maen catur lagi" ucap pak Tama antusias karna lawan main catur nya akan kembali, kebetulan ayah Malika dan ayah Aina memang sudah saling mengenal sejak anak-anak mereka bersekolah yang sama dan sempat beberapa kali saling berkunjung namun karna ayah Aina harus dinas di Malang mereka pun sudah lama tidak bertemu
"Oh iya mas ini tiket nya, dan semua hotel dan keperluan lainnya sudah ada di dalam" Ucap Pram yang tiba-tiba menyerahkan amplop coklat kepada Adrian
"Wihhh,, enak nih pengantin baru mau honeymoon" ledek Ashya
"Iya ya Shya,, masa kita nggak di ajak" celetuk Jihan yang segera diprotes sang mamah
"Ssstt, masa mereka mau honeymoon ngajak-ngajak kamu sih" protes Nadine mencegah permintaan konyol anak bungsu nya itu
"Tuh dengerin" celetuk Adrian dan menggoyangkan hidung mancung Jihan
"Iya iya" ucap Jihan yang memegang hidung nya yang merasa sakit akibat ulah Adrian itu
"Kalian akan berangkat jam berapa Dri?" tanya pak Permana
"Inshaallah sore ini pah, jam lima udah harus naik pesawat" jawab Adrian yang masih menikmati nasi goreng nya itu
"Rencana nya berapa hari kalian di sana?" tanya pak Tama penasaran
"Mau nya sih sebulan pah, tapi Lika minta nya dua minggu aja kemungkinan cukup buat keliling Eropa" ucap Adrian sambil menatap Malika yang di balas senyuman
"Ya sudah kalau gitu ayah titip Malika ya Dri, jaga diri kalian baik-baik disana" ucap sang ayah kepada mereka berdua
"Iya yah, inshaallah kami pasti baik-baik aja di sana" ucap Adrian meyakinkan sang mertua agar tidak terlalu khawatir dan sarapan mereka pun berlanjut sambil ngobrol-ngobrol, hingga menjelang siang mereka semua pun pamit pulang terkecuali Adrian dan Malika yang harus kembali ke kamar dan menyiapkan segala keperluan yang akan di bawa untuk berangkat honeymoon sore nanti
Seperti biasa jika ada yang akan dilakukan oleh seorang Adrian maka Pram lah yang paling sibuk mengurusi semua nya, Pram yang sejak siang sudah harus mengantar bos dan nyonya besar serta Jihan pulang ke kediaman Permana pun harus kembali lagi dengan membawa pakaian Adrian dan Malika yang memang sudah di persiapkan. bahkan Pram pula lah yang harus mengantar mereka sampai bandara hingga Adrian dan Malika masuk ke dalam pesawat, benar-benar pekerjaan yang ekstra ya buat Pram. kira-kira berapa ya gaji yang di dapatkan seorang sekertaris dan merangkap asisten pribadi seperti Pram ini?..
- BERSAMBUNG -
🌹 Alhamdulillah, akhirnya tiga hari berturut-turut ya author bisa update. nggak nyangka banget ternyata berkat suport dan komen-komen para readers yang bijak menjadi semangat author untuk melanjutkan cerita cinta antara Malika dan Adrian ini..👏
Terimakasih banyak ya dan jangan lupa untuk selalu like/vote dan komen bijaknya, semoga kedepan nya author bisa tetap melanjutkan novel The ceo's wedding secret ini dengan baik..Love u all💐