
"Banyak peribahasa yang menafsirkan tentang seorang mantan, karna hakekatnya tidak ada mantan yang terindah di dunia ini. jika pun itu ada maka ia akan bergelar suami dan bukan mantan yang harus terlupakan, jadi berhati-hatilah terhadap "Mantan".
๐บ Happy Reading ๐บ
Di ruangan VVIP tempat dimana tuan Permana dirawat nampak Adrian yang masih terpaku berusaha mencerna semua yang baru saja terjadi, sebenarnya ia masih ragu jika sang ibu tiri mengkhianati papah nya karna sejak kecil ia melihat Nadine selalu mendampingi sang papah dan merawat nya dengan tulus. namun bukti foto yang dipegangnya tidak dapat terelakkan, kini ia harus melihat papah nya terbaring lemah tak berdaya karena perbuatan ibu tirinya itu.
Kebetulan semenjak tadi sore keadaan tuan Permana sudah stabil dan dipindahkan ke ruang rawat inap, Nadine dan Jihan pun pamit pulang untuk membersihkan diri serta membawa pakaian ganti untuk sang papah begitu juga Pram yang ikut bersama mereka mengambilkan pakaian ganti untuk Adrian, tiba-tiba suara ketukkan pintu menyadarkan Adrian dari lamunannya.
"Tok tok tok, assalamualaikum" salam Malika kemudian membuka pintu kamar 202 itu pelan-pelan
"Waalaikum salam" jawab Adrian yang senang mendengar suara Malika datang lalu ia pun berdiri menyambutnya
"Mas Adrian gimana keadaan paman? maaf Lika baru bisa datang sekarang" ucap Malika
"Alhamdulillah keadaannya sudah membaik, sekarang masih belum sadar karna efek obat yang diberikan" jawab Adrian yang tiba-tiba memeluk Malika dan membuatnya kaget
"M-mas"
"Maaf, sebentar aja Lika" ucap Adrian meminta Lika untuk membiarkan adrian memeluknya dan menumpahkan semua kegundahan hati nya saat ini, setelah beberapa saat Malika pun kembali bertanya.
"Sebenarnya apa yang terjadi mas?" tanya Malika karna merasa calon suami nya itu sedang mempunyai masalah yang berat
Adrian pun melepaskan pelukannya dan menuntun Malika untuk duduk di sofa lalu menceritakan masalah keluarga yang sedang mereka hadapi.
"Jadi tante Nadine ketika menikah dengan papah masih mempunyai pacar, dan sejak saat itu lah sang mantan dendam kepada papah karna merasa direbut kekasihnya lalu ia melakukan segala cara agar dendam nya itu terbalas" ucap Adrian yang sengaja tidak menceritakan semua nya
"Jadi kolabs nya paman Permana berhubungan dengan orang itu?" tanya Malika penasaran
"Iya sayang" jawab Adrian sambil menunjukkan foto-foto Nadine bersama Anthonius
"Astagfirullah, ini kan tuan Anthonius pemilik Hillary hotel. bagaimana mungkin mamah Nadine bisa bersama nya? ini nggak mungkin mas" ucap Malika yang kaget melihat foto-foto tersebut
"Sayang kamu kenal dengan Anthonius?" tanya Adrian kaget karena Malika seperti mengenal dekat Anthonius
"Iya Lika kenal mas, kebetulan pernah bertemu beberapa kali dan pertama kali bertemu saat acara kantor yang kebetulan diadakan di hotel milik nya. waktu itu tiba-tiba beliau menghampiri Malika dan mengajak berkenalan, tadi nya Malika pikir orang itu punya niat buruk ternyata beliau hanya ingin berkenalan saja. sejak itu kalau bertemu kami saling menyapa, yah walau pun tampang nya agak sangar dan irit bicara sih mas." Malika menjelaskan panjang lebar perihal perkenalan nya dengan Anthonius
Adrian pun merasa jika Anthonius sengaja mendekati Malika dan mencari-cari tahu tentang kehidupannya agar ia lebih mudah membalas dendam dan Adrian menahan diri untuk menceritakan semua nya kepada Malika saat ini.
"Oh seperti itu, tapi mas minta mulai sekarang kamu jaga jarak dan jangan berurusan dengan nya ya?" pinta Adrian
"Ada apa memang nya mas?" tanya Malika semakin penasaran
"Karna ia adalah selingkuhan Tante Nadine dan mas nggak mau kamu dekat dengan nya" ucap Adrian tegas
"Apa mas? selingkuhan mamah Nadine? nggak mungkin mas, Lika tahu mamah Nadine itu kaya apa dan nggak mungkin beliau melakukan hal itu mas" bantah Malika yang merasa Nadine tidak seperti yang Adrian ceritakan
"Tapi foto ini sebagai bukti nya dan ia pun tidak dapat mengelak nya" tunjuk Adrian ke foto-foto tersebut
"Kalau dari hasil bidikan kamera memang seperti sepasang kekasih bertemu, di foto ini pak Anthonius pun memberikan buket bunga dan foto selanjutnya ia memegang lengan mamah Malika. tapi bisa jadi ini hanya kesalah pahaman mas, coba mas tanyakan dulu kebenaran nya dulu kemamah Nadine" analisa Malika lalu ia pun memberi usul kepada Adrian untuk bertanya langsung
Sebenarnya Adrian sudah mengetahui jawaban nya, karna tadi Nadine sempat menjelaskan bahwa ia bertemu Anthonius hanya untuk meminta nya menghentikan balas dendam terhadap keluarga mereka. tapi Adrian pun masih ragu dengan kebenaran nya, ia lebih memilih akan mencari tahu kebenaran melalui anak buah Pram nanti.
๐๐๐
"Mah, mamah lagi mikirin apa?" tanya Jihan merangkul Nadine dan sempat membuatnya yang sedang duduk termenung di depan meja rias pun terkejut.
"Jihan, mamah kaget kirain siapa" ucap Nadine yang dibuat terkejut oleh Jihan
"Maaf ya mah tadi Jihan sudah ketuk pintu berkali-kali, tapi mamah nggak jawab-jawab jadi Jihan langsung masuk aja deh"ucap Jihan cengengesan
"Mamah kepikiran ya dengan kata-kata mas Adrian tadi siang? mas Adrian juga kenapa sih ngomongnya keterlaluan gitu, kan bisa di omongin baik-baik dulu jangan maen asal nuduh aja" ucap Jihan emosi
"Semua memang salah mamah sayang, jadi wajar saja mas mu marah dan membenci mamah" ucap Nadine mengusap lengan Jihan untuk meredam emosi nya karna ia tidak mau jika anak-anak nya berselisih paham terutama karena kesalahan ibu ny sendiri
"Kalau saja mamah tidak berpikir untuk menemui Anthonius untuk meminta nya berhenti membalas dendam, pasti semuanya tidak akan seperti ini dan papah pasti baik-baik saja" ucap Nadine
"Kalau Jihan boleh tahu, sebenarnya siapa Anthonius itu dan kenapa ia harus dendam kepada keluarga kita mah?" tanya Jihan yang penasaran dan akhirnya Nadine pun menceritakan kejadian sekitar dua puluh tahunan yang lalu itu
โก๏ธFolback Adrian
Kolabs nya sang papah menjadi kepanikan luar biasa bagi Adrian, itulah mengapa ia memilih kembali tinggal dirumah kediaman Permana dan meninggalkan apartemen nya karna ia ingin menjaga sang papah dan berusaha selalu menolong nya jika terjadi hal seperti ini. namun kegundahan serta ke panikan Adrian seakan hilang dan sirna dengan kedatangan Malika yang seperti memberi suntikan energi dan kekuatan bagi nya, perhatian Malika pun membuat nya senang dan seperti melupakan seluruh masalah yang sedang ia hadapi saat ini.
"Mas Adrian sudah makan?" tanya Malika penuh perhatian
"Mas belum sempat makan banyak tadi siang, karna papah keburu kolabs sayang" jawab Adrian yang senang bahwa Malika perhatian pada nya
"Ya udah mas makan dulu, tadi Malika sengaja beli siomay, batagor sama jus buah di depan kantor takut nya mas lapar dan belum makan" ucap Malika yang menyodorkan siomay dalam wadah styrofoam dan jus buah naga untuk nya
"Makasih ya sayang" ucap Adrian
"Iya sama-sama, yaudah nih di makan mas" jawab Malika yang kembali menyodorkan siomay yang belum juga diambil Adrian itu
"Tapi mas Adrian masih lemas dan pusing sayang, jadi bisa tolong kamu suapin" akal bulus Adrian bekerja
"Suapin mas?" tanya Malika yang bingung dengan tingkah Adrian yang pura-pura lemas padahal tadi terlihat baik-baik saja
"Iya sayang, kamu nggak mau nyuapin mas? kan sebentar lagi kita jadi pasangan suami istri anggap aja kamu belajar melayani suami" jawab Adrian mencari-cari alasan
"Iya mas Adrian calon suami ku, bilang aja emang mas pengen di suapin jadi jangan cari-cari alesan deh" celetuk Malika yang di jawab tawa Adrian karna akal bulus nya ketahuan
"Hahaaa, pinter banget deh calon istri ku" jawab Adrian sambil mencubit hidung mancung Malika
"Bismillah, aaa" Malika menyuruh Adrian membuka mulut nya dan Adrian pun menurutinya
"Anak pinter, lain kali mam sendiri ya baby boy" ucap Malika yang seketika membuat Adrian terbatuk kemudian tertawa karena dipanggil baby boy oleh Malika
"Iya mamah" ucap Adrian menirukan suara anak kecil yang manja dan mereka pun kembali tertawa
Adrian pun merasa kenyang karena sudah menghabiskan dua kotak Styrofoam siomay, batagor dan jus buah yang di suapi Malika dan sesekali ia pun membalas menyuapi nya. benar-benar serasa dunia mereka milik berdua, dan kebahagian bisa kita rasakan sekalipun hanya dengan hal yang sederhana saja, maka dari itu bersyukurlah selagi kita bisa menikmati nya..
- BERSAMBUNG -
๐น Terimakasih para readers tetap setia mendukung author melanjutkan novel ini, sebenarnya author sudah berusaha membuatnya lebih cepat karena banyak kerjaan dirumah dan persiapan tatap muka di sekolah jadi susah juga ya. mohon maaf atas kekurangan author ini ya, dan terimakasih atas komentar bijak juga dukungan para readers yang menjadi semangat author dalam menulis novel the Ceo's wedding secret ini. sampai jumpa di bab selanjutnya, thank you all๐