
Saat aku masuk ke dalam rumah ayah dan ibu langsung bertanya secara beruntun.
"kamu pacaran udah berapa lama ?" tanya ayah dan ibu
"kenal dimana ?anak siapa ?" tanyanya lagi
Aku pun menceritakan herdy kepada mereka. Jika dia orang sini juga malahan aku pernah satu sekolah dengannya. Tapi, jujur aku tidak pernah ingat dengan wajahnya.
Dia anak dari ibu wiwin dan bapak ateng. Herdy mempunyai kakak bernama rudy, istrinya bernama restu dan anak mereka bernama putri. Dia bekerja sebagai pelayan di cafe. begitu yang aku katakan pada keluargaku
"ouh, ternyata dia anak wiwin !" ucap ayah dan ibu
"apa kalian mengenalnya ?" tanyaku bingung
"wiwin itu teman sekolah tantemu saat SMP !" ujar ayah
"maksud ayah tante yang mana ?" tanyaku semakin bingung
"kamu tahu sayang, saat tante widya masih duduk di bangku SMP nenekmu tidak mau mengurus sekolahnya !
ayahmu mengajak tante widya tinggal di sini sampai dia menyelesaikan sekolahnya !" jelas ibu
"Dia menikah dengan teman sekelasnya ateng setelah mereka lulus sekolah tapi, karena keadaan ekonomi dia pergi dengan selingkuhannya yang kaya raya dan meninggalkan rudy serta adiknya padahal waktu itu mereka masih sangat kecil !" tambah ayah
"ouh, aku baru tahu ayah, ibu !" ucapku sedih
"kamu kenapa sedih sayang ?" tanya ayah dan ibu bersamaan
"aku cuman kasihan ternyata hidup mereka berat !" ucapku
"ayah, ibu jika sisil mencintainya apa kalian keberatan ?" tanyaku cemas
"asal kamu bahagia ayah dan ibu selalu mendukungmu sayang !" ucap ayah dan ibu tersenyum padaku
Aku pun memeluk mereka berdua.
"sam mah dilupain ?" sambar sammy yang sedari tadi kami lupa dengan kehadirannya
"waduh, terkadang ayah lupa punya anak lelaki !" ucap ayah sambil tertawa
"hahah, kamu itu sam sini kakak peluk ?" ucapku sambil mendekati dan memeluknya
"eh, kak pantas saja aku kayak pernah liat dia !" ucapnya sambil melepas pelukanku dan mememgang bahuku
"liat dimana ?" tanyaku bingung
"kalo ngg salah dia temen kak dion deh kak !" ucapnya membuatku terkejut
"sam bisa ngg kamu jangan bilang pada dion ?" ucapku
"kenapa ?" tanya mereka semua kompak
"kalian ini kompak bener !" ucapku sambil bercanda
Tapi, mereka malah melihatku tajam
"dion sedang ada masalah bu, yah sam !
Aku ngg mau nambah beban fikiran dion !" ucapku sedih
Mereka pun langsung berubah berwajah sedih.
"iya, ayah dan ibu tahu sayang !
ibunya dion sudah cerita !" ucap ayah sambil menggenggam tangan ibu dan aku
"emang apa yang terjadi kak, yah, bu ?" tanya sammy
"kamu ngg perlu tahu sam, yang penting kamu jangan bilang ini ke dion ya ?" ucapku sambil mengacak rambutnya
"baiklah kalau begitu nanti juga bakal ketahuan sendiri ada apa-apanya !" ucapnya tidak peduli.
Selesai mengobrol aku pun masuk ke dalam kamar. Sungguh herdy sangat manis dia mengirimku pesan dengan caption love untukku agar aku bisa tidur nyenyak. Dia berjanji akan ke rumahku lagi saat dirinya libur bekerja.
Aku bilang padanya jangan memaksakan diri jika dia sedang sibuk. Herdy pun membalas jika dirinya akan selalu bisa meluangkan waktunya untukku.
Sungguh aku bahagia tapi, gimana dengan anggit ? dan bagaimana jika keluargaku tahu jika aku hanya selingkuhan herdy ?. Entahlah nanti aku akan fikirkan itu semua. Batinku