My Is Love

My Is Love
bab 20



Pagi-pagi aku sudah bangun dan membuat sarapan. Aku sengaja tidak makan di rumah karena dion pasti belum sarapan.


Jadi aku membuat sarapan dan memasukkannya ke dalam kotak bekal.


Setelah mandi dan bersiap-siap suara klakson mobil dion sudah memanggilku. Aku berlari menuju mobil dion dan masuk ke dalamnya.


"maaf aku telat " ucapku sambil memasangkan sabuk pengaman


"emang kamu ngapain ?" tanyanya


"aku buatin bekal buat kamu !" ucapku sambil menunjuk tas kotak bekalku yang ku simpan di dashboard mobil dion


"kayak seorang istri aja buatin aku bekal !" ucapnya sambil tertawa


"ha'h kamu bilang apa dion ?


maaf aku tidak mendengarmu soalnya lagi baca pesan di ponselku !" ucapku sambil mengetik kata di ponsel


"kamu emang lagi ngapain sampai aku ngomong ngg denger segala !" tanyanya


"lagi bales chat temen !" ucapku jujur


"temen apa temen ?


jangan sampe yang ng'chat ternyata orang yang mau dijodohin sama kamu lagi !" ucapnya meledek


"hahah, ngg ini hiburan aja ada nomor nyasar ke ponselku lumayan buat mengisi waktu luang aja !" ucapku


"dari pada kamu, yang ngechat paling cowok semua dan sms paling operator aja !" tambahku meledeknya


"yeeee, aku mah bukan cowok gampangan yang selalu balas pesan dari yang nomor tidak di kenal !" ucapnya


"dasar jones !" ledekku


"biarin week....hahah " kami pun tertawa bersama


Akhirnya kami pun sampai di parkiran kampus.


"dion, makan dulu yuk jangan masuk dulu !" ucapku menahan lengannya


"di sini ?" tanyanya


"iyah, nanti maggh kamu kambuh sini aku suapin dulu " ucapku sambil menyodorkan suapanku kepadanya


"yeeaay, habis...sekarang minum !" titahku padanya


"ya udah aku masuk kelas dulu ya, nanti pulangnya aku tunggu !" ucapnya


"baiklah, kalau begitu aku juga mau masuk kelas !"


Pulang kuliah aku langsung masuk kamar dan memainkan ponselku.


Sebulan kemudian...


Sepulang aku dari cafe. Tante linda datang ke rumah bersama seorang pria. Di memperkenalkan aku dengan lelaki dihadapanku.


"sisil sini, kenalin ini hendry atmojo !" ucapnya memperkenalkan lelaki itu padaku


"Pantas saja tante menyuruhku berdandan aku kira dia akan mengajakku pergi jalan-jalan bersama teh uli ternyata aku dikenalin sama yang namanya hendry" batinku


"saya sisilia wicaksono !" ucapku canggung


"kalau begitu sisil masuk dulu tante, aa !" tambahku


Saat aku akan masuk ke dalam kamar entah mengapa lelaki seperti berbisik kepada tante. Tak sengaja aku mendengar lelaki itu berbisik kepada tante.


"itu orangnya yang mau dijodohin sama aku mah ?" ucapnya


"iya itu sisil anak kakak mama !" jawabnya


Lalu mereka tersenyum dan mengobrol dengan ibu.


Malam tiba hendry meneleponku.


"gimana kesannya ketemu sama aku ?


pasti kamu terkejut ?" tanyanya


"ngg, biasa aja...mungkin kamu yang terkejut melihat aku ?" tanyaku balik


"aku udah tahu kamu kok dari tante"


"ouh, begitu ya ?hahah" jawabku malas dan berpura-pura tertawa


"aku harap kamu ngg ngejauhin aku ya ?


aku tahu kamu benci dengan perjodohan tapi aku harap kamu mau jadi temen aku gimana ?"


"iya, gimana kamu aja !" ucapku


"ya udah kamu sekarang tidur ya !


besok aku kerja juga..bye "


"bye juga !" ucapku sambil menutup teleponnya


Sudah kuduga, pasti ibu masih terobsesi pengen aku nikah muda. Batinku