My Is Love

My Is Love
bab 13



Semenjak kejadian reza waktu itu aku menjadi tertutup pada keluargaku. Setiap hari aku hanya fokus dengan cafe dan kuliahku.


"kak, kita jalan-jalan yuk ?" ajak sammy


"ya udah ayo ! ucapku


Saat sampai di cafe mall sammy malah meninggalkanku sendirian di sana. Dia beralasan jika dirinya sakit perut dan langsung pergi ke toilet.


Aku pun memesan makanan dan duduk sendiri di cafe itu sampai seseorang duduk dihadapanku.


" kamu sisil anaknya pak bagus wicaksono ?" tanyanya menghampiriku


"iya kamu siapa ?" tanyaku bingung


"Aku randy suhendar !" ucapnya sambil duduk di hadapanku


"terus ?"


"hari ini aku di suruh kencan denganmu oleh tanteku dan ibumu !" ucapnya menjelaskan


"jadi sammy sengaja mengajakku ke sini untuk bertemu denganmu ?" tanyaku tak percaya


"benar sekali, ini semua sudah direncanakan tante dan ibumu !" ucapnya sambil memesan makanan untuk kami


"sialan si sammy, dia sekongkol dengan ibu udah tahu aku paling benci dengan perjodohan malah aku sendiri yang terperangkap dengan ini semua !" makiku dalam hati


"ayo dimakan kamu kok malah bengong !" titahnya


Aku hanya bisa menahan kesal dengan sammy dan ibu. Sambil melihat ke arah laki-laki dihadapanku.



Sungguh, aku tidak suka dengan lelaki dihadapanku ini.


"kamu tahu aku punya peternakan sapi seperti ayahmu tapi tidak sebesar milik pak bagus !" ucapnya


"Setiap hari aku yang mengurusnya sendiri dan jika kamu menikah denganku


kamu akan jadi nyonya peternakan sapi lalu aku akan membuatkan kamu rumah di dekat rumah ibuku dan satu lagi kamu akan kubawa tinggal bersamaku di tugu !" ucapnya tanpa henti


Aku hanya tersenyum padanya


"Sumpah yah ini orang baru kenal udah ngomongin pernikahan aja ! pengen aku sumpal itu mulut pake piring yang ada di hadapanku !" ucapku dalam hati


Selesai makan aku meminta izin untuk pergi pulang. Tapi, dia menahanku untuk pulang bersamanya.


"ayo naik !" ucapnya masuk ke dalam angkot


"aku ngg bisa bawa mobil !


dan aku juga ngg bisa naik motor !" ucapnya menoleh ke arahku


"astaga, kamu itu...Masa setiap jalan harus naik angkutan umum ?


kamu itu lelaki seenggaknya kamu harus bisa bawa kendaraan. Apalagi jika ada keadaan gawat darurat !


dan kamu susah mencari angkutan umum" ucapku menasehatinya


"aku tidak kefikiran sampai ke sana !" ucapnya lagi


"kalau begitu sekarang fikirkan saja !" ucapku


Aku pun meminta randy tidak mengantarkan aku pulang karena kita berbeda jalan saat naik ke angkot yang kedua.


Dia pun pergi meninggalkanku dan aku langsung pulang ke rumah.


"ciee, yang udah kencan !" ucap sammy saat aku sudah masuk ke dalam rumah


"tega kamu sam sama kakak !" ucapku kesal


"gimana kencannya ?" tanya ibu


"ibu kakak ngg suka di jodohin kayak gini apalagi dengan randy


aku bisa cari sendiri jodoh aku ibu !" ucapku merengek


"jalanin aja dulu perkenalan aja gitu


siapa tau nanti cocok !" ucap ibu


"tapi, ibu !" ucapku masih merengek padanya


"ngg ada tapi-tapian, kalo kamu menolak ibu malu dengan tante yuni !


keponakkannya itu sedang mencari jodoh dan tante yuni ingin kamu jadi menantu di keluarga besarnya dia "


"tapi kenapa mesti aku ibu ?" ucapku dengan nada tinggi


"nurut sama ibu atau ngg ibu marah !" ucapnya emosi


"maaf ibu aku akan nurut sama ibu !" ucapku menunduk