My Is Love

My Is Love
bab 1



Sinar mentari masuk ke dalam jendela kamarku mengusik tidurku yang lelap.


Aku bangun dari tidurku lalu membereskan tempat tidur dan pergi menuju kamar mandi. Selesai mandi dan memakai seragam.


Kulangkahkan kakiku ke dapur melihat ibu yang sedang memasak.


"pagi ibu !" sapaku sambil mencium pipinya


"pagi sayang kamu udah siap ?


tolong bangunkan adikmu ya !" pinta ibuku sambil tersenyum


Aku pun melangkahkan kakiku ke kamar sammy.


"sam, ayo bangun !" ucaku sambil mengetuk pintunya


"sam udah bangun kok kak !" ucapnya sambil membuka pintu


"ya udah cepet mandi terus kita sarapan di bawah yah !" ucapku sambil meninggalkannya


Saat di ruang makan


"gimana ? adikmu sudah bangun ?" tanya ibu


"sudah kok bu dia mau mandi dulu katanya !" jawabku sambil duduk di kursi makan


"ayah mana bu ?" tanyaku sambil celingukkan


"ayah sudah berangkat ke peternakan sayang tadi pagi katanya ada sapi baru datang ke sana!" ucap ibu


Aku pun menganggukkan kepalaku pertanda mengerti.


Karena ayah punya pertenakan sapi membuatku jarang bertemu dengannya di saat pagi.


Selesai sarapan aku memainkan ponselku untuk menunggu dion datang menjemputku pergi ke sekolah.


"udah lama ?" tanyanya masuk ke dalam rumah


"eh, dion kamu udah dateng ?" tanyaku saat aku menoleh ke arahnya


"yuk berangkat !" ajaknya


"kamu mau sarapan dulu ?" tanyaku saat dion berjalan menuju keluar


"ngg tadi udah sarapan di rumah !" jawabnya


"ibu ...sisil berangkat sekolah ya !" ucapku berteriak


"iyaa, hati-hati !" jawab ibu di kamar mandi


Aku pun menaiki motor dion menuju sekolah. Karena rumah kami bersebelahan aku sering berangkat bersama dion.


Dari kami duduk di bangku SMP kami selalu berangkat bersama.


"terima kasih dion !" ucapku melepas helm


"sama-sama !


nanti pulangnya mau bareng ngg ?


kamu janji mau bikinin aku batagor, cireng sama cilok !" ucapnya


"iya, ya udah aku masuk dulu ke dalam kelas ya !" ucapku meninggalkan dion


Aku pun masuk ke dalam kelas lalu duduk di kursiku dan mengikuti pelajaran.


Jam istirahat pun datang aku bersama teman-teman sekelasku pergi ke kantin.


"kalian mau makan apa ?" tanyaku pada tika, wiwin dan iis


"samain aja deh !" ucap mereka kompak


Kami pun membeli bakso dan duduk di kursi kantin.


"eh, kalian tahu ngg ?" ucap wiwin


"apa ?" jawab kami serentak


"aku kenalan sama cowok di sosmed dan nanti malem kami janji ketemuan !" ucapnya


"kalian mau kan temenin aku ?


soalnya dia juga sama teman-temannya !" tambahnya lagi


"iya aku mau !" ucap iis dan tika


"kamu gimana ?" tanya wiwin


"ngg ah, males !" ucapku


"ih, kamu mah ngg asik !" ucap mereka


Aku hanya memutar bola mata malas. Mereka itu selalu aja bersikap centil pada yang namanya lelaki.


Selesai jam istirahat aku kembali ke dalam kelas bersama mereka. Lalu kembali mengikuti pelajaran.


Jam pulang pun telah tiba aku pamit pada teman-temanku pergi ke parkiran menunggu dion sambil memainkan ponselku.


Kulihat kakak kelas yang aku suka sedang bercanda dengan pacarnya. Sungguh aku iri mereka yang nampak serasi dan bahagia.


Dion pun datang dan mengajakku untuk pulang.


Aku pun memakai helm dan naik ke motor dion.


Sesampainya di depan rumah dion mengingatkanku untuk datang ke rumahnya untuk membuat cemilan.