
Suasana rumah Pak Farhan sudah sangat ramai, para tamu undangan juga sudah banyak yang datang, terlihat Sandy dan Bella juga sudah duduk disana.
Sheila pagi ini terlihat sangat cantik sekali., di badannya sudah terpasang ,deng'an sangat indahnya kebaya putih yang sudah ia pilih kemarin.
Sheila tak sendirian disana, ada Risa yang menemaninya, Risa sangat antusias sekali saat mendengar Sheila dan Rendy akan menikah.
"Bagaimana perasaan Lo saat ini She??", Tanya Risa.
dapat Risa lihat jika wajah Sheila saat ini terlihat sangat gugup sekali.
Bahkan, saat bicara pun Sheila terlihat sangat gugup sekali.
"Sumpah, gue deg-degan banget, ini hari penting buat gue Ris??", Ungkap Sheila kepada sahabatnya itu.
Risa memang sudah datang sejak pagi, dan makeup pun Risa lakukan di rumah Sheila dengan menggunakan jasa MUA yang juga mendandani Sheila, cari gratisan lah, hehe.
"Lo harus tenang She, pasti semua berjalan dengan lancar, Lo harus tenang".
Selang beberapa saat, Terlihat keluarga Rendy sudah datang, Rendy di dampingi oleh Andrew, Andrew khusus datang kembali ke Jakarta hanya untuk mendampingi sahabat nya yang akan menikah ini.
Risa melihat dari tangga, keluarga Rendy sudah masuk kedalam rumah dengan disambut hangat oleh pak Farhan dan Bu Tika.
Risa kembali masuk kedalam kamar Sheila, wajahnya juga terlihat sangat senang sekali melihat keluarga calon suami sahabatnya itu datang.
"She, keluarga Rendy sudah datang, siap-siap turun kebawah ya". Ucap Risa, dan Sheila semakin gugup ketika mendengar Rendy datang.
Tak lama setelah itu, Ada salah satu maid yang naik ke atas, memberi tahu jika Sheila harus turun saat ini karena acara akad nikah akan segera dimulai.
"Ayo She kit turun". Sheila menarik nafasnya dalam-dalam, Mencoba menetralkan detak jantung nya yang saat ini berpacu sangat cepat.
Sheila turun dari kamarnya dengan didampingi oleh Risa, Rendy yang melihat calon istrinya tersebut sangat bahagia dan juga sangat terpesona dengan kecantikan Sheila yang mengenakan kebaya pengantin.
Sheila duduk di samping Rendy, Penghulu juga sudah datang lima menit yang lalu. Pak Farhan duduk di samping penghulu dengan di dampingi oleh Sandy di samping pak Farhan.
Ini adalah pernikahan terindah bagi Sheila, Bisa didampingi oleh Bunda dan kakak kandungnya tentunya, dan Juga ada calon kakak ipar yang juga hadir disana.
Akhirnya, semua sudah di lewati, dengan satu tarikan nafas akhirnya Rendy sudah berhasil mengucapkan ijab kabul di depan pak Farhan dan semua tamu yang di undang, Suasana bahagia sedang menyelimuti keluarga tersebut, Bu Tika tak henti-hentinya meneteskan air matanya ketika melihat putri nya kini sudah menjadi seorang istri.
"Selamat sayang, Maafkan bunda ya", Ungkap Bu Tika. mereka berdua saling berpelukan satu sama lain.
"Rendy, tolong jaga putri kesayangan ku, Bunda yakin kamu laki-laki baik, kamu bisa menjaga putri bunda". Ungkap Bu Tika lagi kepada Rendy.
"Pasti bunda, Rendy akan menjaga Sheila, menyayangi Sheila sampai kapanpun".
"Selamat sayang, Ayah sangat bahagia sekali, dan kamu Rendy, Kamu sekarang sudah menjadi bagian keluarga ku, Ubah panggilan mu, aku sekarang ayahmu",
"Baik ayah, terimakasih sudah mau menerima ku disini",
Sheila dan Rendy berjalan menuju ke arah Bapak dan ibu Rendy, mereka berdua juga terlihat bahagia, begitu juga Feli, Gadis itu juga terlihat sangat bahagia karena mulai saat ini dirinya punya kakak perempuan yang sangat cantik seperti Sheila.
Tak lama setelah itu ada yang menyenggol lengan Rendy, Rendy pun menoleh, tak disangka Sandy lah yang menyenggol lengannya.
"Selamat buat kalian berdua, Jaga adik ku baik-baik, Meskipun kita baru saja bertemu aku yakin kamu bisa menjaga adikku", Terlihat Sandy tiba-tiba memeluk Rendy.
Sheila kemudian mendekat, memeluk kakak yang Baru beberapa bulan ini ia temui, Tapi jujur saja, kasih sayang antara mereka berdua sangatlah kuat, Meskipun berpisah selama 20 tahun, tapi mereka seperti bersama semenjak kecil
"Aku bahagia sekali kak". Ucap Sheila sambil memeluk Sandy dengan erat.
Setelah Sandy kini giliran Bella, gadis yang akan menjadi istri kakaknya itu.
Dari kejauhan dapat Rendy dan Sheila lihat jika Andrew dan Risa berjalan bersama menuju ke arah Dimana pengantin baru itu berada.
"Kapan kalian berdua nyusul??", tanya Rendy, Andrew dan Risa pun hanya saling menatap satu sama lain.
"Doakan saja, semoga kita berdua secepatnya menyusul". Ucap Andrew yang membuat Risa tersenyum bahagia.
"Nanti kalau kalian nikah jangan lupa kabari kami", sahut Sheila.
"Pastinya". Jawab Risa sambil tersenyum ke arah sahabat nya itu.
*****
Beberapa jam kemudian, tamu sudah meninggalkan acara pernikahan itu, keluarga Rendy juga sudah pulang sedari tadi, kini hanya tinggal Bu Tika, Sandy dan Bella yang masih berada di sana.
Suasana rumah itu terlihat sangat hangat sekali, apalagi melihat ayah dan bunda mereka yang saat ini jauh lebih akrab lagi, dan pastinya Sandy dan Sheila berharap jika Ayah dan bunda mereka akan kembali bersatu.
Sandy dan Bella pun berpamitan, meninggalkan sang bunda yang masih disana.
"Jika kalian ingin pergi tidak apa-apa, biar bunda kalian ayah yang mengantar". Ucap pak Farhan dan di balas dengan senyuman oleh Sandy.
Pak Farhan sudah menyiapkan tiket kejutan untuk putri dan menantunya, sudah ia letakkan juga dia atas ranjang mereka, pastinya saat ini mereka sudah menemukan nya.
Rendy yang saat ini berada di dalam kamar Sheila secara tidak sengaja menemukan sebuah amplop coklat, Rendy pun sangat penasaran, kira-kira apa isi dari amplop tersebut.
Tak menunggu waktu lama, Rendy membuka amplop tersebut dan ternyata amplop itu berisikan kunci kamar hotel untu 2 malam.
Rendy dan Sheila pun segera bersiap-siap, setelah membersihkan badan mereka akhirnya Rendy dan Sheila berangkat menuju ke hotel tersebut.
Hotel tersebut merupakan hadiah bulan madu dari sang ayah dan Sheila pun sangat bahagia.
Sheila kini duduk bersama di dalam mobil, mengingat masa lalu yang seperti ini, disaat Rendy masih menjadi seorang bodyguard nya yang sangat menyebalkan.
Tapi saat ini sudah berubah, Rendy dan Sheila sudah Menikah dan Sheila berkata kepada Rendy
"My bodyguard is my husband" Ucap Sheila sambil memeluk Rendy.
End
Terimakasih sudah mengikuti perjalanan cinta Sheila dan Rendy, ini novel kedua saya, maaf jika banyak kesalahan, novel tidak nyambung dan banyak sebagai nya.
Saya akan berusaha menjadi semakin baik lagi.
Dan untuk perjalanan cinta mereka berdua setelah menikah, nanti ya??
🥰🥰🥰🥰