My Bodyguard Is My Husband

My Bodyguard Is My Husband
18



Pagi harinya Rendy yang sedang berjalan menyusuri gang disepanjang jalan kost-an nya tiba-tiba saja bertemu dengan perempuan yang berada dirumah pak Edy, Dia adalah putri Pak Edy yang juga sedang menempuh pendidikan S1 di universitas yang sama dengan Rendy.


" Hai Nona, Kamu bukannya putrinya pak Edy ??", Tanya Rendy yang sudah mensejajarkan langkahnya dengan perempuan berjilbab tersebut.


" Iya, Bukannya mas ini yang datang bersama ayah tadi malam ??",


" Iya , Oh iya kita belum berkenalan, Perkenalkan nama ku Rendy ", Ujar Rendy sambil menjulurkan tangannya.


" Nama saya Sarah Mas ", Ujar Sarah sambil tersenyum.


" Kamu mau kemana??", Tanya Rendy lagi.


" Aku mau berangkat kuliah mas, dan mas ???", Tanya Sarah balik.


" Aku juga mau kuliah, kalau boleh tau kamu kuliah dimana??",


" Aku kuliah di universitas Xxx mas ", Ujar Sarah.


" Berarti kita sama, kalau begitu sebaiknya kita berangkat bersama ", Ujar Rendy.


" Iya mas ", Jawab Sarah sambil tersenyum.


Mereka terlihat sedang berbincang-bincang dari tadi, dan terlihat juga mereka sudah sangat akrab.


Setelah turun dari angkot mereka kini berjalan bersama menuju ke dalam kampus.


Andrew yang melihat kedatangan Rendy langsung saja menghampirinya.


" Hai Rend, Tumben sudah datang ", Ujar Andrew sambil memperhatikan wanita yang sedang berjalan bersama Rendy.


" Iya And, aku mau ke perpustakaan hari ini, banyak yang akan aku cari disana ", Ujar Rendy.


Mereka berjalan beriringan, Kemudian Sarah pun berpamitan untuk pergi terlebih dahulu.


" Mas aku duluan ya, lagi ada urusan" Ujar Sarah kepada Rendy.


" Iya Sar, Nanti pulangnya mau bareng atau nggak ??", Tanya Rendy yang membuat Sarah tiba-tiba berhenti melangkah.


" Lihat nanti saja mas, kalau aku lagi banyak tugas, aku mungkin akan pulang sendiri ", Ujar Sarah.


" Ya sudah mas kalau begitu aku pergi dulu ", Ujar Sarah yang mkembali melangkahkan kaki nya menuju kelasnya.


Rendy pun kembali berjalan dengan Andrew,


Mereka kini menuju ke perpustakaan yang berada di bagian paling ujung kampus.


" And, Lo mau ikut gue apa mau ke kelas dulu", Ujar Rendy.


" Gue ikut Lo aja Rend, itung-itung gue juga belajar disini "Ujar Andrew.


Rendy saat ini tengah memilih berbagai macam buku yang ia perlukan, setelah semua urusannya di perpustakaan selesai mereka pun kini berjalan menuju ke kelas mereka.


Dosen pun sudah datang dan Rendy terlihat sangat berkonsentrasi dengan penjelasan dosen tersebut.


Setelah jam kuliahnya selesai Rendy pun segera keluar dari dalam kelas bersama dengan Andrew.


Mereka kini tengah berjalan menuju ke arah kantin kampus,


Rendy yang sudah terbiasa sarapan pagi terlihat sangat lahap saat menikmati sarapannya yang kesiangan


" Rend, lo kayak gak pernah makan aja ", Ujar Andrew.


" Gue tadi belum sarapan and, dan sekarang gue laper banget, apalagi habis dengerin dosen tadi semakin membuat gue kelaparan",


Ujar Rendy.


Sarah yang berada tepat di belakang meja Rendy mendengar kan semua pembicaraan Rendy dengan Andrew.


" Gue dulu sering sarapan bersama Sheila kalau dia mau berangkat kuliah ", Ujar Rendy.


"Wah kayaknya kamu tuh spesial buat Sheila Rend ",Ujar Andrew yang membuat Rendy menghentikan sarapannya.


" Gue gak pernah berpikiran sejauh itu And, Sheila sama gue itu beda, gue cuma mantan bodyguard nya ,gak lebih ", Ucap Rendy.


"Gue yakin Sheila menaruh hati kepadamu", Ujar Andrew.


Sarah yang mendengar pembicaraan mereka berdua nampak penasaran dengan perempuan yang bernama Sheila tersebut.


" Seperti apa sih dia, kenapa mas Rendy sangat antusias sekali membicarakannya ", Ujar Sarah.


Ada rasa keingintahuan nya terhadap Sheila, wanita yang sedang dibicarakan oleh Rendy dan temannya tersebut.


Namun Sarah masih bisa menahan rasa keingin tahuannya tersebut karena merasa di tak ada hubungan apapun dengan Rendy.


Di sela percakapan antara Rendy dan Andrew tiba-tiba saja ponsel Rendy berbunyi, dengan segera Rendy mengambil ponselnya dari saku bajunya.


Setelah di lihat sama seperti biasanya yang sedang menelfon tak lain adalah Jody, Jody sudah terbiasa akan menelfon Rendy untuk meminta saran kepada nya.


" Halo Jod, ada apa ??", Tanya Rendy.


" Halo mas Rendy, Begini mas saya cuma ingin curhat saja tentang Nona ", Ujar Jody.


" Kenapa lagi dengan Sheila Jod ??", Tanya Rendy yang seketika membuat Sarah yang juga berada di meja belakang Rendy langsung mendongakkan kepalanya dan memasang telinga nya lebar-lebar.


" Dia hari ini marah-marah terus mas, aku jadi pusing dibuatnya ", Ujar Jody.


" Aku boleh minta tolong mas ??", Tanya Jody.


" Iya Jod, kalau aku bisa pasti aku akan menolong mu ", Ujar Rendy.


" Tolong mas nasehati Nona Sheila, aku yakin jika Nona mendengar nasehat mas dia akan sedikit lebih baik kepadaku ", Ujar Jody.


" Jujur mas, aku rasanya ingin berhenti jadi bodyguard nya, tapi aku ingat istriku dikampung mas, jadi aku mencoba untuk bertahan ", Ujar Jody melanjutkan.


" Baiklah Jod, aku akan membantumu ", Ujar Rendy.


" Terimakasih mas sudah mau membantuku ", Ujar Jody sambil tersenyum.


" Sama-sama Jod ", Ujar Rendy.


Setelah Jody mengakhiri panggilannya , akhirnya Rendy segera menghubungi Sheila.


Tak lama kemudian panggilan pun tersambung, Sheila yang kini sedang berada dikamarnya ketika melihat ponselnya berbunyi langsung saja tersenyum lebar.


" Halo Rend ", Ucap Sheila.


" Halo Nona, bagaimana kabar anda ", ujar Rendy.


" Kabar ku kurang baik semenjak kamu tidak ada disini ", Ujar Sheila.


Rendy pun terdiam sebentar mendengar perkataan Sheila kepadanya.


" Rend??", Ucap Sheila saat tidak mendengar suara Rendy.


" Iya Nona ada apa??", Tanya Rendy.


" Jangan memanggilku Nona, panggil aku Sheila ", Ujar Sheila.


" Iya She, ada apa??", Tanya Rendy.


" Aku merindukan mu Rend ", Ucap Sheila.


Rendy pun terdiam kembali, ia tak tahu harus menjawab apa , namun sejujurnya ia juga sangat merindukan Sheila.


" Aku juga merindukan mu She ", Ujar Rendy yang membuat Sheila tersenyum senang.


Sarah yang mendengar perkataan Rendy tiba-tiba saja merasakan sakit di dadanya, tak tahu apa yang Sarah rasakan kali ini, tapi semenjak bertemu Rendy hati Sarah sudah terpaut kepada Rendy.


" She, boleh aku bertanya??", Ucap Rendy.


" Iya Rend, apa yang ingin kamu tanyakan ", Ujar Sheila.


" Apa kamu memperlakukan Jody sama seperti kamu memperlakukanku ??", Tanya Rendy.


" Maksud kamu apa Rend??", Tanya Sheila tak mengerti.


" Aku tahu jika kamu masih belum bisa menerima Jody ", Ujar Rendy.


" Iya aku memang tak menyukainya, aku hanya ingin kamu yang selalu disampingku " Ujar Sheila.


" She dengarkan aku, aku belum bisa menjagamu seperti dulu, tapi aku janji aku akan kembali menjagamu lagi " Ujar Rendy.


" Benarkah " Tanya Sheila tak percaya.


" Iya tapi ada syaratnya ", Ujar Rendy.


" Apa, syarat ....??".