
Perlahan tapi pasti, Setelah kejadian pagi tadi yang mempertemukan dirinya dengan Tika, pak Farhan semakin tidak bisa melupakan wanita yang masih ia cintai tersebut, Senyumannya masih sama seperti dulu, sama saat masih berada di sampingnya.
Pak Farhan mempunyai keinginan untuk bisa rujuk kembali, tapi apakah Tika mau dengannya ??.
Disisi lain, Rendy yang tengah bersiap untuk pulang esok pagi dikagetkan dengan suara Ponselnya, awalnya Rendy akan pulang hari ini, Setelah mendapat kabar jika dosennya masih memerlukan dia, jadi Rendy menunda kepulangannya.
" Halo sayang ??", Ucap Rendy, Laki-laki itu begitu bersemangat, ia akan bertemu dengan Sheila besok, tapi ia tak mau memberi tahu karena ia ingin memberikan surprise kepada kekasihnya tersebut.
" Kamu sedang apa ??", Sheila pun bertanya, pagi tadi Rendy sama sekali tidak menghubungi nya, tapi Sheila mengerti, Sheila tau jika Rendy masih mempunyai banyak tugas yang harus ia selesaikan
" Aku lagi lihat kamu Sayang ", Ujar Rendy.
" Maksud kamu apa ??", Sheila pun tersenyum,
" Aku melihat kamu dimana pun kamu berada ", Ujar Rendy yabg seperti nya sudah mulai bisa menggombali Sheila.
Sheila pun tertawa," Kamu bisa aja sayang ",
" Ada yang ingin aku katakan, dan ini penting ", Ujar Sheila.
Rendy pun mendengarkan Sheila dengan seksama.
" Iya ada apa??, apa ada masalah, ceritakan !!", Perintah Rendy, Rendy menduga jika Sheila mengalami kesulitan sehingga ia ingin berbicara serius dengannya.
" Sayang, kamu jangan panik dulu, aku tidak apa-apa, aku hanya mau kamu tau sesuatu, dan aku bahagia sekali hari ini ", Ujar Sheila.
Rendy pun semakin penasaran, ia kini tengah menunggu Sheila menceritakan apa yang membuat ia bahagia hati ini.
" Rend, aku bertemu dengan Bundaku dan kakak ku ",Ujar Sheila.
Rendy pun mengerutkan keningnya, ia tak mengerti maksud dari Sheila.
" Maksud kamu sayang ??", Tanya Rendy.
" Iya Rend, aku sudah menemukan bundaku dan kakak ku, aku bahagia Rend, ternyata aku sekarang mempunyai keluarga yang utuh ",Ucap Sheila.
" Syukurlah sayang, jika kamu bahagia, aku juga bahagia, lalu dimana mereka sekarang ??", Tanya Rendy.
" Mereka masih di apartemen, selama ini ternyata mereka mencariku, karena ada kesalahpahaman dulu, jadi bundaku pergi dari rumah bersama dengan kak Sandy " Ujar Sheila.
Rendy pun sekarang mengerti, ia Merasa senang, akhirnya Sheila bisa menikmati rasanya dipeluk dan disayang oleh ibu kandungnya, apalagi Sheila punya kakak, pasti kakaknya juga akan menjaga Sheila.
Sheila juga begitu, ia kini bertambah merasa bahagia dan merasa aman, ia tahu kakaknya akan menjaganya dari para lelaki dan terutama dari Adrian, Sheila harus menceritakan semua tentang kehidupannya dan tentang hubungannya dengan Rendy.
Hari semakin larut dan baru sepuluh menit yang lalu mereka mengakhiri pembicaraan mereka, Sheila kini sudah mengantuk, dia akan bersiap untuk tidur.
Keesokan harinya, Rendy sudah siap, Rendy akan berangkat menuju ke kotanya, ia mengemudikan mobilnya dan berniat akan menempuh perjalanan dari Jogja ke Jakarta.
Andrew kini tengah sendirian tapi satu Minggu lagi ia sudah berjanji akan datang ke Jakarta untuk menemui Rendy dan tentunya tujuan utamanya adalah Risa.
Pukul 3 sore, Rendy sudah menepikan mobilnya di depan rumahnya, awalnya Feli tidak tahu, Setelah ia melihat dari balik jendela akhirnya Feli membukakan pintu untuk kakaknya.
" Kenapa kakak gak bilang kalau pulang hari ini ??", tanya Feli.
Rendy pun tersenyum, " Kakak ingin memberi kejutan untuk Bapak, ibu, dan kamu, terutama untuk Sheila ", Ujar Rendy.
Feli pun tersenyum, " Feli suka sama kak Sheila, kak Sheila baik, dan dia udah ngajakin Feli jalan-jalan kemarin ", ujar Feli.
Rendy dan Feli pun masuk kedalam rumah, Bapak dan ibunya juga berada di ruang tengah sedang menonton televisi.
" Assalamualaikum Pak, Bu ", Ucap Rendy dan kemudian menghampiri orang yang paling Rendy sayangi, Rendy kemudian mencium punggung tangan bapak dan ibunya, dan Rendy juga memeluk wanita yang sudah melahirkan nya ke dunia.
" Waalaikum salam,kenapa kamu pulang gk beritahu bapak atau ibumu dulu ??", Tanya pak Dayat.
" Maaf Pak, Rendy memang sengaja ingin memberi kejutan kepada Bapak dan ibu ", Ujar Rendy.
" Ya sudah sebaiknya kamu masuk dulu dan segera istirahat, pasti kamu capek kan, ibu akan siapkan makan untuk mu ", Ujar bu Ani.
Rendy pun segera masuk kedalam kamarnya, kamar yang beberapa bulan ini ia tinggalkan semenjak bekerja dengan pak Farhan dan akhirnya harus ia tinggalkan Kembali karena beasiswa S2 nya di Jogja.
Rendy segera membuka kaosnya, Rafa gerah di badannya membuat ia tak sabar untuk merasakan guyuran air shower.
Segera Rendy menuju kamar mandinya, ia kini dapat merasakan segarnya air shower yang membasahi seluruh tubuhnya, mulai dari ujung rambut sampai ujung kakinya.
Di dapur, Bu Ani dan Feli sedang sibuk menyiapkan makan malam, karena ini sudah sore jadi Bu Ani langsung saja menyiapkan makan malam untuk keluarga nya, apalagi keluarga nya sudah lengkap karena kedatangan putra sulung mereka.
Makanan pun sudah siap, Feli kini sedang berjalan menuju ke arah kamar kakaknya karena makan malam sudah siap.
" Kak, makan malam nya sudah siap, ayo kita makan sama-sama ", Ujar Feli.
Rendy pun segera keluar, dengan memakai kaos tipis berwarna hitam dan dengan celana pendek senada dengan warna kaos yang ia kenakan membuat tubuh six pack nya dapat terlihat jelas dari balik kaos tersebut.
Rendy dan Feli segera duduk bersama dengan Orang tua mereka, Bu Ani dan Feli masak aneka makanan malam ini, Bu Ani ingin menyambut kedatangan putranya yang amat ia rindukan.
Setelah makan malam selesai, Rendy pun tak istirahat, ia mengambil jaket hitamnya dan tak lupa ponsel dan dompet nya ia kini keluar dan pergi menuju ke rumah Sheila, Rendy ingin sekali menemui kekasihnya dan memberikannya kejutan.
Sebelum Rendy menemui Sheila, terlebih dahulu Rendy membeli Bunga mawar merah dan satu buah coklat untuk Sheila, Rendy ingin sekali bersikap romantis kepada Sheila, Entah bagaiman perasaan Sheila malam ini jika kekasih hatinya datang dan membawa bunga dan coklat kesukaannya.
Mobil Rendy terparkir tepat dihalaman rumah megah pak Farhan, ia segera turun dan Jody melihat Rendy datang.
" Mas ??", Ujar Jody saat melihat Rendy.
" Jod, kamu gak pulang ??", Tanya Rendy karena ini merupakan hari libur jadi Jody bisa pulang dan berlibur bersama keluarga nya.
" Sudah tadi, aku baru Kembali satu jam yang lalu ", Ucap Jody.
" Mas kesini mau bertemu nona ??", tanya Jody, dan Rendy pun mengangguk,
" Silahkan masuk mas, nona pasti senang melihat kedatangan mas Rendy, dan tuan juga ada di dalam ", Ucap Jody.
" Baik Jod, aku masuk dulu ", Rendy pun meninggalkan Jody dan dia masuk kedalam rumah Tersebut.