
Hari - hari pun telah dilalui Sheila dengan sangat menyenangkan bersama Rendy.
Sheila sudah terbiasa dengan sikap Rendy yang dulunya sangat menyebalkan menurutnya, dan kini Sheila bisa menerima semua itu, tentu saja dengan perjuangan Rendy yang tidak Mudah untuk menaklukkan hati Sheila.
Tepat satu Minggu lagi Rendy akan berhenti menjadi Bodyguard Sheila, dan Sheila tampaknya masih belum tahu soal itu, pagi ini Pak Farhan sudah menyuruh seorang bodyguard baru untuk datang kerumahnya untuk memperkenalkan diri sebelum Benar - benar menjaga Sheila nantinya.
Dan ini juga akan menjadi masa percobaan untuk Bodyguard baru itu, tentu saja dengan pengawasan Rendy sebagai Bodyguard senior dirumah ini.
" Selamat Pagi Pak ", Ucap Bodyguard baru itu.
" Perkenalkan Nama saya Jody ", Ucap Jody.
" Baiklah Jody, kamu akan menjalani masa percobaan disini selama satu Minggu ", Ucap Pak Farhan.
" Baik Pak ", Ucap Jody.
Dilain tempat Rendy tengah menunggu Sheila di depan kamarnya seperti biasanya, Beberapa saat kemudian Sheila sudah keluar dari kamarnya dengan senyum yang sangat cantik.
" Selamat pagi Nona ", Ucap Rendy.
" Selamat pagi juga Rend ", Jawab Sheila.
" Mari kita turun Nona, Ayah anda sudah menunggu anda untuk sarapan ", Ucap Rendy.
Sheila kemudian berjalan menuruni tangga dan diikuti oleh Rendy dari belakang.
Saat Sheila sudah sampai di ruang makan tersebut, Sheila melihat ada orang baru yang berseragam sama persis dengan yang Rendy kenakan setiap hari.
" Selamat pagi Yah ", Ucap Sheila Sambil mencium Pipi Ayahnya.
" Selamat pagi juga sayang, Duduk lah ", Ucap Pak Farhan.
Sheila pun segera duduk dan Rendy juga duduk disebelah Sheila.
Sheila masih terus melihat ke arah Laki - laki tersebut.
" Yah dia siapa ??", Tanya Sheila penasaran.
Rendy yang melihat Sheila penasaran hanya diam saja.
" Itu Jody sayang, dia akan menjadi Bodyguard baru mu ", Ucap Pak Farhan.
" Apa yah, Bodyguard baru, lalu Rendy gimana ??", Tanya Sheila kaget.
" Iya sayang, kamu akan di kawal oleh Jody mulai Minggu depan ", Ucap Pak Farhan.
" Nggak Yah, aku nggak mau, aku mau Rendy aja yang jagain aku ", Ujar Sheila dengan penolakannya.
" Tapi sayang, Rendy mulai Minggu depan sudah tidak bisa lagi menjagamu ",Ucap Pak Farhan.
Sheila kemudian memalingkan wajahnya dan mengarahkannya ke wajah Rendy, tatapan Sheila kini berubah menjadi ingin meminta penjelasan kepada Rendy.
" Nona, maafkan saya, Seharusnya saya menceritakan ini semua kepada Nona", Ucap Rendy.
" Nona, maafkan saya, mulai Minggu depan saya sudah berhenti menjaga anda ", Ucap Rendy.
Sheila pun terlihat sudah berkaca-kaca,
" Kenapa kamu gak jujur sama aku Rend, kenapa ini begitu mendadak, padahal aku sudah mulai nyaman jika kamu terus berada disampingmu ", Ucap Sheila yang sudah menangis.
"Sekali lagi maafkan saya Nona, Ini juga berat untuk saya, tapi beasiswa saya tidak bisa saya tinggalkan begitu saja ", Ujar Rendy.
" Kamu dapat beasiswa ??", Tanya Sheila.
"Iya Nona, saya mendapat Beasiswa S2 di Surabaya , Jadi saya terpaksa harus mengundurkan diri menjadi Bodyguard Nona ", Ucap Rendy.
Sheila pun hanya diam, untuk sarapan saja ia sudah tidak selera, rasa sakit dihatinya kini mampu melawan segala rasa yang ada dihatinya saat ini.
" Nona tunggu ", Ucap Rendy yang kini sudah berteriak.
Sheila pun tidak menggubris nya sama sekali ,ia terus saja berjalan kedepan dan menghentikan taksi yang lewat tepat saat ia keluar dari rumahnya.
Sheila masuk kedalam taksi tersebut dengan air mata yang sudah menetes sedari tadi, ia menangis sangat kencang sekali sehingga membuat supir taxi tersebut kebingungan.
" Nona, Nona tidak apa-apa ?, Tanya supir taksi itu dengan khawatir, Pasalnya Sheila masih terus saja menangis sedari tadi.
" Mengapa Rend, disaat aku merasakan nyaman denganmu kamu malah ingin meninggalkan ku, Mengapa disaat aku merasa aku jatuh cinta padamu kamu tiba - tiba kamu menjauh, kenapa disaat aku ingin melihatmu kamu malah menghilang dari pandangan ku ", Ucap Sheila yang masih menangis dan masih dengan kekecewaannya.
Sedang kan saat ini Rendy tengah mengemudikan mobil nya dengan kecepatan tinggi, ia kini telah kehilangan jejak Sheila.
" Anda pergi kemana Nona ??", Gumam. Rendy dalam hatinya.
" Maafkan saya Nona, Ini diluar kendali saya, saya juga tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang sudah saya dapatkan ", Ujar Rendy.
Rendy pun kini teringat bahwa dia sudah memasang GPS pada ponsel Sheila, setelah itu Rendy segera mengecek ponselnya dan mulai mencari keberadaan Sheila lewat ponselnya.
Setelah lokasinya diketahui Rendy segera melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi untuk segera sampai di tempat tersebut.
***
Sheila kini sedang berada di tepi pantai, ia berdiri sendiri memandang ke arah laut luas yang ada dihadapannya saat ini.
Beberapa saat kemudian Rendy sudah sampai di pantai tersebut, ia langsung mengedarkan pandangannya ke arah laut luas tersebut, Terlihat seorang wanita yang sedang berdiri ditepi laut sendirian membuat Rendy segera berlari menghampiri wanita tersebut yang tak lain adalah Sheila.
" Nona apa yang anda lakukan disini ??", Tanya Rendy yang sangat khawatir dengan Sheila.
Sheila pun terdiam tidak bersuara sama sekali,
" Nona, jawab saya, apa yang anda lakukan di tepi laut seperti ini, ini sangat bahaya ", Ujar Rendy.
" Kenapa kamu tidak pernah jujur kepadaku jika kamu akan pergi ", Ucap Sheila untuk pertama kalinya.
Rendy pun terdiam sejenak, ia tahu ia salah tidak jujur kepada Sheila selama ini,
Apalagi Sheila kini sudah dapat menerimanya sebagai Bodyguard yang harus bersamanya kemanapun Sheila pergi, jadi wajar saja jika Sheila tidak bisa menerima kepergian Rendy yang mendadak menurutnya.
" Nona maafkan saya jika saya tidak jujur kepada Nona ", Ucap Rendy.
" Saya baru mendapat beasiswa bulan lalu ketika Bapak saya sakit", Ucap Rendy.
Sheila pun masih terdiam, ia tak berbicara apapun kepada Rendy.
" Nona, sebaiknya kita pergi dari sini ", Ucap Rendy sambil menggandeng tangan Sheila.
Sheila hanya terdiam sambil terus menatap Rendy yang sedang menariknya saat ini.
" Jangan pergi Rend, jika kamu tidak menjagaku lalu siapa yang akan menjagaku nantinya ", Ucap Sheila.
Rendy pun menghentikan langkahnya, " Nona maafkan saya, saya harus pergi, nanti Jody akan menggantikan saya untuk menjaga Nona ", Ujar Rendy.
" Kenapa kamu bisa sangat percaya bahwa Jody akan menjagaku sama seperti mu ", Tanya Sheila.
Rendy pun menghembuskan nafasnya dengan berat, " Nona, percayalah Jody adalah pengganti saya yang terbaik dan sudah dipilih secara khusus oleh Ayah Nona, jadi Nona tidak perlu kuatir lagi.
" Baiklah Rend, aku akan mencobanya, Tapi jangan pernah melupakan aku ", Ucap Sheila.
Rendy pun tersenyum, " Saya tidak akan pernah melupakan wanita cantik seperti Nona ", Ucap Rendy.
" Kalau begitu sebagai kenangan perpisahan kita, buatlah aku bahagia bersama mu selama seminggu ini ", Ucap Sheila.
" Baiklah Nona, apapun yang Nona minta akan saya turuti ", Ucap Rendy