Me And Mr Perfect

Me And Mr Perfect
Hadiah Nasha



Kini, keluarga Anggara dengan Anggota Diana, Anatasya, Anita dan Nasha tengah bahagia karena, dua hal. yaitu, Anatasya sudah sadar kembali dan pernikahan Nasha yang sederhana di rumah sakit demi ibu.


Anggara duduk mendekati Nasha sedang bahagia hanya untuk mengobrol. Ya karena, Anggara jarang sekali berbicara kepada Nasha waktu itu. "Nasha ... kamu mau hadiah apa dari Ayah ?" tanya Anggara sambil mengelus rambut putri bungsunya itu. walaupun, Anggara sudah menyiapkan hadiah untuk Nasha


"Nasha, nggak minta apa-apa dari Ayah. Ayah sudah kumpul sama kita. Buat Nasha sudah cukup," jawab Nasha karena, kebahagiaan sejati Ialah berkumpul bersama orang-orang tersayang.


"Sebenarnya, Ayah sudah menyiapkan hadiah pernikahan untuk kamu dan Kenz. di suatu tempat," ucap Anggara ingin memberikan kejutan indah untuk menantu dan putri bungsungnya.


"Oma juga sudah mempersiapkan semua," ujar Diana tidak mau kalah memberikan hadiah kecil untuk cucu yang baru diketemui.


"Terima kasih Oma ... Ayah. sudah repot-repot mempersiapkan semua untuk Nasha," ucap Nasha terharu. tidak menyangka, bahwa keluarga kecilnya mempersiapkan hadiah pernikahan dengan Kenz.


"Dek ... kamu mau bulan madu kemana ?" tanya Anita penasaran impian bulan madu Nasha. setiap perempuan pasti memimpikan bulan madu yang romantis bersama pasangannya.


"Aku ... nggak mau ke mana-mana Kak. Aku mau merawat dan menjaga ibu sampai sembuh," jawab Nasha memeluk ibu tercinta kepada Anita. Nasha sangat mencintai dan menyayangi ibunya yang tengah sakit.


"Kakak bangga sama kamu dek karena, kamu masih saja memikirkan ibu yang sedang sakit. terima kasih Nasha," ucap Anita bangga mempunyai adek seperti Nasha.


"Sama-sama Kak," ujar Nasha tersenyum bahagia dan memeluk Anita dengan perasaan penuh haru.


"Sha ... aku senang, kamu akhirnya bahagia kembali. juga sebentar lagi kita menjadi saudara," ucap Andini melirik ke arah Haikal dan Anita bergandengan tangan.


"Benar itu, kalau Haikal menikah dengan Anita," ujar Kenz memeluk Nasha dari arah belakang. membuat orang yang melihat, kemesraan mereka menjadi batuk disengaja.


Setelah acara selesai, dan pengulu pamit pergi. Anggara mendekati Nasha kembali, untuk memberikan hadiah kotak kecil kepada Nasha. Di mana, di dalam kotak itu yang bisa di tempati romantis dengan suaminya istirahat nanti.


Nasha menerima dengan senang hati, dan membukanya perlahan akan hadiah dari Anggara yang sudah repot-repot untuk mempersiapkan semua ini. Betapa terkejutnya Nasha, ketika melihat isi di kotak kecil tersebut.


"Ayah ini apa ?!" ucap Nasha terkejut mengambil sebuah kunci yang dipita warna merah dari kotak kecil itu.


"Itu rumah yang Ayah sudah siapkan untuk kamu dan Kenz," ujar Anggara tersenyum bahagia. ketika melihat, ekspresi Nasha terharu atas pemberian kecik itu.


"Tapi Ayah --," ucap Nasha merasa semua ini berlebihan untuknya dengan Kenz.


"Ayah mohon kamu terima itu. Ayah ingin kamu bahagia," ujar Anggara tahu persis bagaimana Nasha.


"Terima kasih Ayah atas hadiah ini," ucap Nasha sudah tidak bisa mengucap apa-apa lagi selain ungkapan terima kasih.


"Dan ini, dari Oma untuk kamu. terima ya," ujar Diana memberikan kunci mobil mini kuler untuk Nasha gunakan bekerja dan kuliah.


"Terima kasih Oma," ucap Nasha memeluk bahagia Diana dengan perasaan rindu akan sayang neneknya.


Anita melihat keluarga sayang dengan Nasha, seperti memberikan hadiah mobil untuknya. membuat Anita teringat kembali, ketika waktu itu bertukar posisi. Di mana harus menggunakan kendaraan umum, untuk berangkat kerja.