Me And Mr Perfect

Me And Mr Perfect
Lamaran



Sesampainya Jay, Andini dan juga Nasha di rumah. Jay langsung berbicara kepada Nasha bahwa pertemuannya akan diadakan di rumah.


"Nasha besok keluarga teman ayahmu ke rumah, jadi kamu besok barus berpenampilan cantik ya," ucap Jay tidak bisa berbuat apa-apa karena semua itu keputusan Dandy sebelum meninggal.


"Baik om... terima kasih. sudah memberi tahu Nasha," ucap Nasha tidak bisa berkata.


"Sekarang kamu istirahat ya," ucap Jay kepada Nasha dengan tenang. berharap semua itu akan baik-baik saja kedepannya.


"Iya om.." jawab Nasha pergi ke kamar Andini.


Andini melihat Nasha dengan perjodohannya tidak bisa berkata maupun berbuat apa-apa.


"Sha yang sabar ya. Yakinlah kalau jodohmu itu Kenz pasti akan bersatu," ucap Andini memeluk Nasha yang sudah menangis hal ini.


"Aku hanya bisa pasrah Din.. hu... hu..." isak tangis Nasha pecah dan berurai air mata.


"Orang tua selalu ingin yang terbaik Sha," ucap Andini mencoba menenangkan hati Nasha yang pilu.


Setelah drama tangis selesai, Nasha dan Andini beristirahat seharian karena besok hari minggu jadi bisa tenang mengerjakan tugas kuliah.


Begitu juga Haikal yang pulang langsung beristirahat, berharap jalan yang terbaik untuk mereka berdua dihadapi rintangannya.


Besok Hari.


Amel membangunkan Kenz di kamar untuk segera bersiap-siap ke rumah Jay Saputra dalam rangka perjodohan.


"Sayang ayoo... Mama nggak mungkin menolak perjodohan itu. Om Dandy sangat baik kepada keluarga kita," ucap Amel menatap putranya itu.


"Iya ma... Kenz bersiap-siap dulu ya," ucap Kenz membersihkan badan, memakai parfum dan memakai kemeja berwarna abu-abu.



ini visual dari Kenz ya semoga suka.


Amel melihat Kenz sudah siap untuk pergi langsung mengambil tas kecilnya dengan sangat anggun.



ini visual Amel ya. mama dari Kenz.


"Sayang sudah siap... ?" tanya Jay kepada Nasha di kamar yang sedang berhias.


"Sebentar Om," jawab Nasha dengan hati yang berdetak keras dan grogi menemui calon suaminya.



Ini Visual Nasha agak sedikit berbeda dari chat karena masih mencari yang pas.


"Kamu cantik Sha... " ucap Jay, Andini dan Haikal begitu melihat Nasha dengan tampilan anggun.


"Terima kasih," ucap Nasha masih belum bisa menerima semua ini.


"Kita tunggu di ruang tamu, sebentar lagi mereka sampai," ucap Jay pergi ke ruang tamu bersama Haikal. sedangkan Andini menuntun Nasha untuk menguatkannya saat detik-detik ini.


Kendaraan yang dibawa oleh kenz sudah sampai perkarangan rumah Jay. dan disambut dengan sangat baik, begitu melihat perempuan Anggun Kenz secara tidak sadar menyebutkan nama Nasha membuat semua menatapnya.


"Nasha... " ucap kenz kaget, bahagia dan binggun akan hal ini.


"Kamu kenapa kesini Kenz ?" tanya Nasha kaget Karena bungung kenaPa Kenz ke runah Haikal.


"Jadi itu Nasha ya.. " ucap Amel mengingat Anita pernah membicarakannya.


"Ini Nasha Danasya putri armahum Dandy sahabat kita Amel," ucap Jay merangkul Nasha dan memperkenalkannya.


Andini dan Haikal bahagia karena yang dijodohkan itu adalah Kenz untuk Nasha. tinggal semua mengalir saja rencana tuhan, dan menghadapi Anita kekasih hatinya.


"Kalian berdua karena sudah saling kenal. om harap dipercepat pertunangannya atau langsung menikah."


"Tapi bagaimana dengan Anita om.. kakak kandung Nasha. pasti dia tidak akan terima," ucap Nasha bingung.


"Biar tante sayang yang akan hadapi. dan masalah ibumu... tante akan pindahkan ke rumah sakit yang aman," ucap Amel memeluk anak sahabatnya itu. tidak menyangka perempuan yang dibilang Anita adalah anak sahabatnya.


di rumah Anggara.


"Tidakkkk mungkin... " teriak gadis melemparkan barang-barang di meja riasnya karena Nasha dan Kenz bersatu.