Me And Mr Perfect

Me And Mr Perfect
Bab 29 Kamu Tidak Pernah Berubah



Haikal yang melihat Anita untuk tetap berada disisi Kenz, hanya bisa diam tidak berbicara dan semoga saja Anita bisa membuat Kenz secepatnya sadarkan diri. Anita sangat telaten merawat Kenz, apalagi ia mencurahkan kasih sayang walaupun Kenz tidak merespons.


tanpa sadar Haikal mendekatinya dan memegang tangan Anita yang sedang menatap wajah Kenz belum sadarkan diri. Anita yang merasa tangannya dipegang seseorang langsung berkata, " Tolong jaga sikap kamu Haikal."


"Anita... aku tahu, kamu suka sama Kenz tetapi apa salahnya kalau aku menyukaimu. lagipula Kenz sudah ada gadis yang disuka," ucap Haikal menatap lembut ke arah Anita yang pandangannya tidak pernah lepas dari Kenz.


"Haikal tolong ngertiin perasaanku. aku tidak pernah suka kamu apalagi cinta sama kamu. perasaanku tetap sama untuk Kenz seorang," mohon Anita belum membuka hati untuk Haikal yang sudah menyukainya sejak lama.


"Aku akan tetap menunggu kamu Anita. kamu hanya boleh jadi milikku seorang," bentak Haikal dengan intonasi nada tinggi membuat Anita kaget.


"Kamu kenapa tidak pernah berubah Haikal, sudah dari dulu aku tekankan kepada kamu bahwa aku hanya mencintai Kenz tidak ada yang lain," ucap Anita sedih. kenapa Haikal tidak mau mengerti perasaannya dari dulu sampai saat ini.


"Semoga kamu sadar secepatnya Nita, aku akan selalu mencintai kamu selamanya bahkan aku rela melakukan apa saja agar kamu mau menjadi milikku," bisik Haikal kepada Anita yang masih dengan posisi duduk dekat Kenz. sebelum Haikal pergi meninggalkan Anita sendiri.


Jantung Anita terasa kaget mendengar ucapan Haikal sebelum meninggalkannya dan memikirkannya, 'tidak mungkin dia melakukan segala cara untuk mendapatkanku apalagi sampai mencelakai seseorang.'


"Kenz cepatlah sadar, aku merindukanmu yang dulu. Hanya kamulah yamg bisa mengerti aku. aku akan tetap setia mendampingimu dan tidak akan pergi," ucap Anita pelan dengan tatapan sedihnya.


Anita terus berbicara kepada Kenz dan berharap dengan dia mengajak Kenz berbicara akan bisa menyembuhkannya. Namun Anita masih memikirkan ibunya yang masih dirawat dan Nasha disamping ibunya.


tiba-tiba ada seseorang membuka pintu dan memanggil namanya, suaranya yang sangat familiar membuat Anita melihat ke asal suara tersebut.


"Anita itukah kamu ?" tanya seorang wanita di depan pintu setelah menutupnya dengan sangat hati-hati.


"Tante amel, sudah lama tidak bertemu." jawab Anita dan berlari mengampiri tante amel, ibu dari Kenz.


Anita dan Tante Amel sudah sangat dekat semenjak Kenz kuliah bahkan Tante Amel tidak ragu-ragu mengajak Anita berlibur ke luar Negeri. Anitapun menceritakan semuanya bahkan mengarang cerita bahwa Kenz dicelakai oleh Nasha gadis kampung.


"APA... KAMU TIDAK SALAH BICARA NGOMONG BEGITU. ITU TIDAK MUNGKIN." ucap Amel kagett bahkan tidak mempercayai ucapan dari Anita mengenai Nasha.


"Bener ko tan, aku tidak mungkin bohong." jawab Anita berusaha meyakinkan Tante Amel.


"Bailaklah kalau kamu bilang begitu, sebaiknya kamu pulang. kamu butuh istirahat besok kamu kesini lagi menjaganya." ucap Amel mengelus rambut Anita, mantu idamannya.


' Nasha maafkan aku... "