Me And Mr Perfect

Me And Mr Perfect
Terbongkar Semua



Setelah lama Haikal menunggu informasi mengenai Nasha dan Anita. Mr X merekam semua pembicaraan perempuan itu dengan ibu paruh baya secara serius tanpa ada orang yang mengetahui.


Perbincangan yang sangat mengagetkan itu terdengar oleh Mr X, namun niatnya tidak mundur untuk tetap mencari informasi lebih lanjut akan memuaskan Haikal.


Dengan sangat terpaksa Mr X mengirim hasil rekaman yang baru saja didapat. "Maafkan saya bos kalau setelah mendengar ini semua, mungkin bos akan dihadapin dua pilihan yang sangat berat nanti," guman Mr X dalam hati membayangkan reaksi Haikal setelah mendengar rekaman itu.


Sedangkan di kediaman Haikal, Haikal lagi menunggu dengan sangat gelisah tidak karuan dan perasaannya mengatakan akan ada yang terjadi. Untuk menghilangin pikiran negatif dan menunggu informasi, Haikal lebih memilih olahraga fitnes di rumahnya biar terasa lebih segar.


berapa menit kemudian, handphone yang diletakkan di samping meja televisi berbunyi karena ada notivasi pesan masuk. Sebelum membaca pesan tersebut, Haikal membersihkan badan sekalian mengambil air putih dingin karena energinya terkuras.


"APA-APAAN INI !!! DAN KENAPA ANITA SETEGA ITU DENGAN NASHA ADEKNYA SENDIRI. AKU TIDAK MENYANGKA KAMU SEJAHAT ITU HANYA DEMI KEINGINANMU NITA, KAMU TIDAK PUNYA HATI, MAAF KALI INI AKU TETAP AKAN MENYELAMATKAN NASHA DARI NIAT JAHATMU," Teriak Haikal di ruang keluarga mendengar hasil rekaman dari anak buahnya dan yang membuat Haikal semakin kecewa, kaget Anita yang dikenal begitu jahat terhadap adek kandungnya sendiri.


Sedangkan di rumah sakit Anita meminta izin kepada Anatasya untuk keluar sebentar karena keperluan yang mendesak. Anatasya tidak mengetahui bahwa Anita keluar karena ingin melakukan rencananya untuk menghabisi Nasha.


" Bu, Anita keluar sebentar ya nanti Anita ke sini lagi," izin Anita memegang lembut tangan ibunya untuk berpamitan.


" Jangan nak, ibu mau kamu temanin ibu disini," ucap ibu lirih karena merasakan akan ada sesuatu buruk yang terjadi dengan orang yang disayang.


" Sebentar ya bu, Anita mohon," ucap Anita sembari melepaskan genggaman erat tangan ibunya agar dirinya bisa meninggalkan Anatasya.


"Anita sayang... " panggil Anatasya lirih mencoba meraih tangan Anita yang sudah hampir keluar.


di luar kamar Anita mengirim pesan kepada anak buahnya untuk menjemput dan melaksanakan rencananya tersebut. lagi-lagi Mr X mengirim informasi kepada Haikal untuk segera ke apartemen Nasha karena Anita sudah pergi kesana.


**To Bos Haikal


Bos perempuan itu sudah pergi ke apartement Nasha bos.


Send ? Yes.


From Haikal


APAAA.... baiklah kamu segera susul dia. dan jangan biarkan Dia menyentuh Nasha sebelum saya datang.


Replay ? Yes**.


Haikal langsung mengganti baju dengan memakai kemeja berwarna biru dan berangkat pergi ke apartement Nasha untuk menyelamatkannya.


'Semoga saja masih sempat menyelamatkan gadis pujaan Kenz sebelum Anita menghabisi nyawanya,' ucap Haikal dalam hati dan melajukan mobil vienza dengan kecepatan penuh agar segera sampai tujuan.


Mr x mencoba mengirim pesan kepada Nasha melalui bantuan temannya bekerja disebuah telekomunikasi agar Nasha bisa lebih waspada terhadap Anita.


Mr X : broo bantuin gue, lo kirim rekaman ini ke gadis bernama Nasha.


Mr Y : memang ada apa ?


Mr X : ada seseorang yang ingin mencelakainya jadi mohon kerjasama demi sekamatkan Nasha.


Mr Y : Ok, akan saya bantu mengirim rekaman tersebut.


Mr X: thanks you bro.


Mr X tinggal mengikuti Anita tanpa diketahui biar aman menyelamatkan Nasha secepatnya. sedangkan di apartement, Nasha yang sedang masak untuk sarapan pagi mendapatkan sebuah voice note dari nomor tidak dikenal dan betapa kagetnya kakak yang disayang tega menghilangkan nyawa adeknya sendiri sampai tangan yang memegang spatula terjatuh karena tangannya bergetar hebat.


'Kaka kenapa kamu tega dengan aku, bahkan aku rela berkorban buat kamu ka. Aku pindah juga untuk kaka bisa dekat kembali dengan Kenz. kaka.... hiks.... hiks,' ucap Nasha lirih berusaha bangun dan mengunci akses masuk agar kakanya tidak masuk ke dalam.


'aku harus menghubungin Andini dan meminta bantuan kepadanya. ibu maafkan Nasha tidak bisa bersama ibu hiks....hikss,' isak tangis Nasha pecah, dia mematikan kompor dan mengurung diri di kamar karena terkejut Anita tega melakukan kejahatan kepadanya.


To Andini


Dini... tolong gue sekarang.


Send ? Yes.


Kini Semua kebusukan Anita terbongkar tanpa sepengetahuannya, tinggal Nasha yang begitu sangat amat terpukul menusuk ulu hatinya dan berharap ada seseorang yang bisa menolongnya.


seseorang bersyukur karena dirinya sampai lebih awal sehingga bisa membawa kabur Nasha dari tangan jahatnya Anita. seseorang berusaha lari menuju lantai tempat Nasha tinggal.


"Hallo Nasha, ini aku temannya Kenz. kamu ada di dalam. aku disini untuk menyelamatkan kamu," teriak seseorang dari luar apartement.