
Kendaraan roda empat dimana terdapat, Diana dan Anita segera menyusul Haikal untuk bisa bertemu dengan Nasha karena rasa penyesalan yang selalu menghantuinya.
Haikal sengaja mengendarai pelan mobilnya karena, tahu Anita dan Diana akan berpikir untuk menemui Nasha di rumah. Sudah saatnya, Diana untuk menghilangkan rasa ego, keras kepala untuk memaafkan Anatasya dan mau menerima mereka kembali.
Sedangkan untuk Anita, sadar betapa kejam apa yang telah dilakukan terhadap Nasha ? membuatnya kehilangan persaudaraan diantara mereka. Agar mereka bisa kembali bersama menjadi keluarga yang utuh dan Bahagia.
"Bang Haikal, kenapa sih bawa mobilnya pelan ?" tanya Andini karena belum berpikir Anita dan Diana menyusul untuk meminta maaf kepada Nasha dan juga Anatasya.
"Abang pikir, Nenek Diana dan Anita akan segera menyusul. Karena sudah saatnya mereka bersatu kembali," jawab Haikal menjelaskan kepada Andini. Adek bungsunya itu, dimana sahabat dari Nasha.
"Tapi -- egh, itu bukannya mobil Nenek Diana ya," ucap Andini ketika terlihat mobil bewarna silver mendekati mobil Haikal dari kaca spion depan.
"Iya ... benar kan, kata Abang. Mereka pasti bakal menyusul untuk meminta maaf," ujar Adit dengan perasaan yang lega karena harapan agar keluarga Anita bisa kembali utuh dan bahagia.
"Tapi apa benar Bang, mereka akan meminta maaf kepada Nasha dan juga tante Anatasya. Andini kasihan Nasha sudah lama menderita," ucap Andini karena bagaimana pun Nasha adalah sahabat yang sangat berharga untuknya dan ingin yang terbaik untuk Nasha.
"Percaya sama Abang," kata Haikal karena yang mengetahui sifat Diana dan Anita hanyalah Haikal seorang.
"Ya sudah kalau kata Bang Haikal begitu," balas Andini percaya dengan perkataan Haikal bahwa Anita akan meminta maaf kepada Nasha.
Mau -- tidak mau, Andini membiarkan kendaraan Diana untuk mengikutinya sampai di rumah demi kebahagian Nasha. Walaupun hati kecilnya ... ragu dengan perkataan Haikal.
Sedangkan di kediaman Haikal, Nasha masih berusaha untuk merespons Kenz disampingnya begitu mendengar kabar bahagia dari Haikal.
"Nasha, kamu sudah sadar," ucap Kenz memegang tangan kekasihnya itu dengan lembut dan merasa bersyukur Nasha bisa merespons ucapannya.
Nasha yang masih lemah, hanya bisa menganggukkan kepala saja untuk membalas ucapan dan tersenyum tipis merespons tatapan sedih Kenz.
"Alhamdulillah .... " Kenz langsung berlari menghampiri Amel di ruang tamu untuk memberitahu kabar bahagia ini. "Mama," panggil Kenz.
"Kenapa sayang ?" tanya Amel karena betapa terkejut putranya berlari dari kamar sampai ke ruang tamu.
"Alhamdulillah, boleh kah Om melihat Nasha ?" tanya Anggara ingin sekali melihat Nasha setelah beberapa minggu tidak bertemu.
"Tentu Om. Mari saya anter ke kamar," jawab Kenz sopan dan santun kepada Ayah dari orang yang sangat dicintai.
Amel mengikuti kedua laki-laki di depannya untuk menengok kondisi Nasha yang sudah cukup membaik. Hatinya begitu bahagia, semua bisa berakhir baik tanpa ada hati yang tersakitin oleh satu sama lain.
"Sayang, kamu sudah sadar," ucap Anggara mendekati Nasha terbaring dikasur dalam kamar.
"Iya Om, tapi Nasha belum bisa berbicara karena masih lemas," sela Kenz membantu Nasha menjawab.
Selang beberapa Jam. Haikal, Diana dan Anita sampai di kediaman Jay untuk menengok Nasha dan meminta maaf kepadanya.
"Anggara, kamu disini juga ?!" ucap Diana kaget ketika anaknya ada di rumah Jay dan didekat Nasha.
"Iya Ma. Nasha cucuk Mama, waktu Mama menyuruh Anggara ikut bersama Mama. Anatasya sedang mengandung Nasha. untung saja ada laki-laki yang menolongnya," ujar Anggara menjelaskan siapa Nasha sebenarnya.
"Maafkan Oma sayang, sudah memisahkan kamu dengan Ayahmu. Oma minta maaf," ucap Diana menyesal karena sudah membuat menantu dan cucu satunya lagi menderita korban dari egois.
"N-a-s h a sudah memaafkan kalian," ujar Nasha dengan pelan dan terbata-bata karena tidak kuat untuk berbicara lancar.
"Sungguh baik hati kamu Sha, pantas saja Kenz mencintai dan menyayangimu karena kebaikan hatimu. Kakak akan merestui kalian," ucap Anita mencoba berani mendekati Nasha di kasur.
"Bagaima kalau pernikahan Nasha dan Kenz --," ujar Amel mengutarakan pendapat tentang pernikahan Nasha dan Kenz terpotong oleh Nasha.
"Nasha mau pernikahan dihadiri oleh ibu, tante jadi --," ucap Nasha terpotong.
"Baiklah, tante Amel paham. setelah semua lengkap jangan diundur lagi ya," ujar Amel mencoba mengerti kemauan Nasha.