Me And Mr Perfect

Me And Mr Perfect
Bab 26 Meninggalkan Jejak Cinta



Nasha memberikan surat pengunduran diri kepada Chaca tanpa pemberitahuan yang membuatnya bingung karena menyerahkan surat itu.


'kenapa Nasha mengundurkan diri padahal cuma melakukan kesalahan sekali tapi itu sudah diperbaikinya. dan selama ini kerjanya dia bagus gitu.' guman Chaca dalam hati menatap Nasha yang sudah pergi menjauh tanpa berkata apapun.


setelah Nasha pergi dan hilang dari pandangannya. Chaca baru tersadar jika dia memberikan surat ini kepada Kenz sebagai atasannya apa yang akan dia katakan ketika di tanya alasan Nasha mengundurkan diri.


Nasha mengapa mempersulit posisi Chaca sebagai asisten Kenz daan Chaca berpikir kembali


'Apa yang terjadi sebenarnya? apa ada yang


sesuatu yang tidak diketahuinya kemarin.' Saat Chaca memikirkan hal itu, Kenz


masuk ke dalam dengan aura wibawanya membuat semua orang yang melihat berdecak


kagum, sebagian besar perempuan yang akan datang


yang tampan, takjir, keren mana semua perempuan memimpikannya sosok laki-laki


seperti itu.


Begitu Kenz menaiki lift khusus


direktur, Chaca langsung menyusul untuk memberi tahu bahwa sekretarisnya


mengundurkan diri tadi. Kenz melihat Chaca heran, apa yang sedang dia lakukan


karena dia bisa saja menaiki lift karyawan tapi kenapa malah menaiki bersama dengan


Kenz di lift khusus direktur, setelah sampai di lantai atas Kenz bingung dan mencari


Nasha dimana-mana karena sudah jam kerja.


"Cha ... Ada apa, dari tadi kamu


mengikuti saya? "tanya Kenz melihat Chaca yang terlihat kebingungan


untuk memberi tahu sesuatu.


"Itu ... itu pak, ada yang ingin


saya beri tahu sesuatu tetapi lebih baik bicara di ruangan bapak saja. ”Jawab Chaca


mencoba berbicara dengan tenang tentang


pengunduran diri Nasha.


"Baiklah, silahkan masuk."Ucap Kenz


mempersilahkan Chaca asistennya masuk terlebih dahulu sebelum memberi


penjelasan.


Kenzpun masuk dan diikuti


Chaca dari belakang ke dalam ruangan direktur, dan mempersilahkan Chaca duduk


di bangku depan meja kerja Kenz.


Kenzpun menekan tombol telpon yang menghubungkan ruangan pantry untuk memesan minuman untuk dirinya dan Chaca sebelum pembicaraan dimulai.


Tok... tok...


Suara ketukan pintu terdengar,


Kenz mempersilahkan seorang office girl masuk untuk meletakkan minuman


yang diminta oleh direktur tersebut.


Kenz mengetahui bahwa Chaca ingin


berbicara masalah serius dilihat dari sikapnya yang tidak tenang


dan ragu-ragu untuk memulai sesuatu sampai akhirnya Kenz memulai pembicaraannya.


"Ada apa Cha?" tanya Kenz tenang


dan melanjutkan membuka laptop yang sedang menyiapkan file untuk


rapat nanti.


"Ini pak ... itu ... itu."Ucap Chaca


gugup karena takut mendengar berita ini, Kenz akan marah dan pasti


melampiaskannya ke Chaca.


“Coba atur nafas kamu perlahan


baru kamu jelaskan sebenarya ada apa. ”Saran Kenz mencoba membuat Chaca sedikit


santai sebelum memulai pembicaraannya.


"Hu ... Hu ... Hu ... tadi pagi Nasha


memberikan surat pengunduran diri ke saya untuk disampaikan ke bapak, ini pak


surat pengunduran dirinya. "Ucap Chaca hati-hati berbicara agar bisa mengontrol


hatinya yang takut menghadapi Kenz.


Sontak Kenz kaget mendengar kabar


tentang pengunduran diri Nasha sampai dia berhenti mengetik dokumen yang


sangat penting itu. Chaca melihat raut muka atasannya itu tahu bahwa Kenz sangat kaget


dan sedikit kecewa dengan Nasha, namun Chaca tidak berani memberi saran


karena takut Kenz tidak menerima saran darinya.


“Maaf pak… aku tidak bisa


Menghindari Nasha akan mengundurkan diri karena aku tidak tahu Nasha akan mengundurkan


diri. " Ucap Chaca sedikit menyesal karena tidak bisa menolak pengunduran diri


setelah melihat raut muka Nasha yang sedikit lelah dan sedih.


“Terima kasih, kembali


ke tempat kamu kerja." Perintah Kenz Kepada Chaca agar bisa membahas, mencerna kenapa


semua terjadi sementara dirinya mulai mempunyai perasaan kepadanya, kenapa Nasha malah


pergi jauh.


Sementara di luar ruangan


direktur, Chaca mulai memikirkan sesuatu dan mengaitkan pengunduran diri


Nasha dengan kekecewaan Kenz mendengar kabar ini.“ apa ada hubungan dengan pengunduran diri


Nasha bekerja dikantor dengan Kenz, juga Kenz sepertinya ada


Pikirkan tentang semua yang perlu diselesaikan sambil mendorong saja.


'NASHAAAAA .... "Teriak Kenz di dalam


ruangan, melemparkan barang-barang melewatinya yang bisa didapat. Dirinya terlihat


sangat kacau sebagian besar terporak-porakdakan.


Tidak sengaja Kenz memecah kaca


yang berada di ruangannya sampai membuat tangannya mengeluarkan darah segar dan


bercecer kemana-mana.


Chaca yang mendengar teriakan Kenz langsung


menghampirinya dan sangat kaget ketika melihat ruangan direktur kacau


dengan barang-barang yang berserakan dimana-mana, tangan Kenz yang terluka


akibat memukul kaca di ruangannya.


Tanpa menunggu lama Chaca mengirimkan


pesan untuk Haikal sahabat dekat Kenz untuk menenangkannya.


To Haika


Pak Haikal tolong Pak Kenz


Send  ? Yes


Haikal yang sedang rapat dengan


karyawannya melihat ada notif pesan dari Chaca asisten Kenz, dalam pikirannya


Haikal. 'Kenz tumben banget menyuruh asistennya untuk hubungin gue, biasanya


dia sendiri yang mengirim pesan, 'pikir Haikal yang tidak mengerti bahwa Chaca


mengirim pesan bukan karena suruhan dari Kenz.


Beberapa menit kemudian, setelah


pertemuan selesai. Haikal membuka dan membaca pesan dari Chaca, betapa kaget


isi pesan Chaca bahwa Kenz sedang dalam perasaannya yang tidak ada


bagus. Tanpa menunggu lama Haikal mengambil kunci mobil di ruangannya lalu segera


pergi ke perusahaan itu untuk menolongnya.


"Kenz ada apa sama lo?" pikir Kenz


terus menerus dalam perjalanan ke perusahaan Kenz yang memikirkan kondisi Kenz


di sana sampai asistennya mengirim pesan meminta tolong untuk


membantu kenz.


Sementara di perusahaan Kenz, setelah


emosi yang diluapkan Kenz sedikit mulai kehilangan kesadarannya dan jatuh dari kursi


kebesarannya tersebut. Chaca yang mulai panik melihat atasannya tidak sadarkan


diri, menelpon satpam dari telpon di ruangan direktur untuk membantunya


memidahkan Kenz ke sofa.


Nasha: Hallo pak, ini Chaca


asisten direktur tolong ke ruangan direktur ya


Satpam: Baik bu, saya segera


kesana.


Satpam pun langsung pergi ke


dalam perusahaan itu untuk ke dalam ruangan direktur atas permintaan Chaca tanpa


mempertimbangkan apa saja yang terjadi di sana.


Selang beberapa lama disusul oleh Haikal


yang sudah sampai di perusahaan Kenz dan pergi ke ruangan Kenz bekerja,


ekspresi yang sama dilihat oleh Chaca setelah masuk sekarang Haikal dan satpam


kaget melihat di dalam ruangan itu.


Haikal melihat chaca kesusahan membawa


Kenz yang sudah tidak sadarkan diri. dan menayakan apa yang terjadi.


“Sebenarnya ada apa ini, kenapa


Kenz bisa seperti kondisi begini? ”tanya Haikal menunggu penjelasan dari Chaca yang


berdiri di dekat meja kerja Kenz.


“Saya tidak tahu tapi sebelum


peristiwa ini, saya memberikan surat pengunduran diri Nasha. Dan raut wajah Pak


Kenz kecewa besar setelah itu aku dengar Pak Kenz berteriak di


ruangannya. Setelah saya masuk ke ruangan sudah mulai seperti ini. "Jelas Chaca


memceritakan kejadiannya secara terinci kepada Haikal.


"Nasha ... Nasha ... Nasha ... Nasha ...


jangan pergi aku mohon. "panggil Kenz dalam kondisi tidak sadarkan diri dan terus


memanggil nama Nasha.


Tiba-tiba Kenz tiba Nasha


berulang kali dalam keadaan tidak


sadarkan diri, Haikal yang ada di samping Kenz dapat dipahami sebenarnya ada


apa dengan sahabatnya itu.Jika Nasha hanya sebagai karyawan biasa


mungkin bisa membuat Kenz jadi hancur seperti sekarang, pasti Kenz mempunyai


perasaan untuk Nasha dan dia tidak bisa menerima jika Nasha pergi dari


kehidupannya.