
Nasha, Amel dan Anggara yang menjaga Anatasya masih dalam keadaan belum sadar, selalu senantiasa berdzikir dan berdo'a agar secepatnya Anatasya segera sadar untuk menyaksikan Nasha akad nikah dengan Kenz.
Nasha yang berlinang air mata, dalam memohon keajaiban kepada ibu yang di sayang. karena, agar bisa menjadi pelengkap sumber kebahagiaannya di hari ini.
"Ya Tuhan ... hamba memohon pada-Mu, berilah keajaiaban kepada ibu hamba dan cepat sadar. Untuk menyaksikan pernikahan hamba dengan calon suami hamba," do'a Nasha yang tidak berhenti memohon dan berharap agar Anatasya terbangun untuk melihat kebahagiaan ini.
"Tuhan pasti mengabulkan do'a anak sholehah seperti kamu," ucap Amel dengan tatapan terharu ternyata calon menantunya anak yang berbudi baik.
"Terima kasih tante," ujar Nasha memeluk Amel dengan sangat erat. Dari semua kejadian yang dialami, Nasha mencoba sabar menghadapi semua ini.
Tok ... tok ....
Ketukan pintu terdengar, ketika Nasha dan Amel pelukan terharu. Anggara yang tidak ingin mengganggu moment tersebut. Inisiatif untuk membukakan pintu. Dan ternyata, Anita dan Haikal yang baru kembali mengambil kebaya, beserta jas untuk pernikahan. Disusul oleh Kenz bersama penghulu.
Beberapa menit, menjelang acara dimulai. Anatasya membuka mata dan melihat disekelilingnya sambil memanggil Nasha. "Nashaaa," panggil Anatasya dalam keadaan lemah.
"Nasha disini bu," balas Nasha menghampiri Anatasya dan memeluknya akan rasa kangen dan rindu. Tuhan mengabulkan dengan cepat do'a Nasha, untuk menyadarkan Anatasya yang masih terbaring lemah.
"Kamu nggak meninggalkan sayang ?" tanya Anatasya yang masih ingat ketika Anita menceritakan kebohongan tentang Nasha.
"Maafin Anita Ma, Anita berbohong saat itu. karena benci sama Nasha," jawab Anita menyela jawaban dari Nasha. karena, sudah membuat cerita bohong.
"Syukurlah kalau itu tidak benar. Sini sayang Anita, Nasha. peluk ibu nak," pinta Anatasya kepada kedua putrinya.
"Boleh kah, acara kita lanjutkan ?" tanya penghulu karena, tidak banyak waktu lagi.
"Iya pak," jawab Kenz mengajak Mella dan meminta izin kepada Anatasya untuk pernikahan dengan Nasha. "tante, saya izin menikah dengan Nasha," ucap Kenz mendekat Nasha.
"Silahkan nak, tante merestui kalian menikah. Ma ... Bang Anggara," ujar Anatasya kepada Kenz dan memanggil mertua dan mantan suaminya.
"Anatasya, maafin mama sudah memisahkan kalian. kami akan menerimamu kembali," ucap Diana menyesal sekali.
"Terima kasih Ma ...," ujar Anatasya menyaksikan acara akad ijab qobul Nasha dengan Kenz laki-laki yang sangat dicintai oleh putrinya.
Terlihat sekali yang menyaksikan akad nikah Nasha dan Kenz, bahagia dengan mata yang bersinar. terutama Anatasya, selalu tersenyum melihat acara sakral putri bungsunya dengan laki-laki itu.
Acara pun telah selesai, saatnya Nasha dan Kenz untuk sungkeman kepada orang tua. agar rumah tangga mereka bahagia, secara bergantian satu sama lain.
"Untuk sementara hanya bisa ini," ucap Kenz karena tidak bisa melakukan pernikahan mewah. Demi mertuanya yang baru saja pulih.
"Nggak papa Kenz. Yang penting kamu bahagiakan Nasha," ujar Anatasya kepada Kenz yang baru saja status menjadi menantu dari Anggara.
"Kenz janji bu setelah semua pulih. akan menggelar pesta mewah untuk Nasha," ucap Kenz mencium tangan mertuanya tersebut.
"Saya tidak terima, tante menerima Anatasya kembali --," teriak seseorang wanita berpenampilan seksi dan menggoda. Namun, tidak dengan Anita yang melihatnya penuh amarah.