Me And Mr Perfect

Me And Mr Perfect
Peringatan Nasha



Anita yang mengirim pesan kepada tante Amel untuk memberitahukan bahwa target sudah di apartemennya. Amel yang berada di rumah sakit menjaga Kenz membaca pesan tersebut terkejut ketika melihat nama pengirimnya.


''Anita kenapa dia tahu alamat si perempuan licik yang ingin mencelakakan Kenz. ini tidak bisa diam saja, aku harus bertindak secepatnya sebelum Kenz sadar," pikir Amel ketika membaca pesan berisi sebuah alamat Nasha tinggal.


Amel segera mengirim anak buahnya untuk mendatangi dan memberi peringatan kepada Nasha menjauhi Kenz sebelum sadar.


To Purnomo


kamu segera ke apartemen Nasha untuk memberi peringatan agar menjauhi Kenz.


Send ? Yes.


From Purnomo


Baik akan saya lakukan segera perintah Nyonya.


Replay ? Yes.


Purnomopun langsung menyuruh anak buahnya untuk segera pergi ke alamat yang diberikan Amel. sedangkan Nasha baru sampai apartemen langsung beristirahat untuk menyiapkan kepindahan.


"Hari ini siapkan dan mulai mencari kontrakan dekat tempat Andini karena beberapa sudah boleh pulang dari rumah sakit jadi harus segera mengurus kepindahan," pikir Nasha merapikan barang-barang dari pakaian ibu sampai pakaian dirinya serta yang lainnya.


tidak lama Nasha mulai merapikan barqng-barang pindahan, bel apartemennya berbunyi. Nasha pun menghentikan aktifitasnya untuk mengecek siapa yang bertamu ke rumahnya di saat seperti ini.


"Apa ini benar tempat tinggal Nasha ?" tanya seorang lelaki berpakaian hitam, menggunakan kacamata hitam, berperawakan tinggi dan besar sambil melipatkan kedua tangannya didada.


"Betul, ini dengan siapa ya dan ada perlu apa dengan saya." jawab Nasha mulai merasa ada hal yang aneh dengan laki-laki dihadapannya itu.


"Saya menyampaikan pesan dari bos saya bahwa anda harus menjauhi tuan muda Kenz sejauh mungkin, kalau tidak akan ada akibatnya lebih dari ini," ucap laki-laki tersebut.


"Tuan tidak usah khawatir, saya dalam jangka 2 hari akan pergi dari sini dan tidak akan bertemu dengan tuan muda kalian, permisi...!!!" kata Nasha menutup pintu dengan kasar karena tidak menyangka akan ada kejadian seperti ini.


Purnomo mengirim pesan kepada Nyonya Amel tentang kepindahan Nasha dari apartemennya dalam 2 hari ini untuk memberi laporan.


To Nyonya Amel


Nyonya... tugas sudah saya laksanakan dan ada kabar bahwa Nasha sudah ingin pindah dalam jangka 2 hari ini.


Send ? Yes.


Setelah merapikan barang-barang pindahan, Nasha mulai menelpon Andini untuk menanyakan tempat yang ingin ditinggal di daerah Andini tinggal. mungkin hanya ini yang bisa dilakukan sekarang untuk secepatnya pindah.


tut.... tut.....


Nasha : Hallo Din...


Andini : Iya Nasha kenapa ?


Nasha : Gimana di san ada kostsan atau kontrakan nggak ?


Andini : Ada, tapi gue belum tau harganya. sebaiknya nanti lo aja kesini sama gue biar enak.


Nasha : Oke.


Nasha mematikan panggilan tersebut dan mencoba beristirahat sambil menenangakan diri dari hirup pikut kehidupannya yang rumit. Dan memikirkan kembali, siapa yang mengirim alamatnya ke Kenz.


Nasha yang berpikir tanpa kerasa tertidur lelap karena rasa lelah yang luar biasa membereskan barang pindahannya. sedangkan di rumah sakit Anita berharap ada sesuatu yang terjadi kepada Nasha agar adeknya tersebut trauma untuk mendekati lagi Kenz walaupun dirinya sudah mendengar bahwa Nasha merelakan Kenz bersama Anita.


"Apa jangan-jangan..." Nasha dalam keadaan tertidur teringat akan sesuatu.


Note : Maaf Author kemarin tidak bisa menepati janji karena kondisi Author yang masih droup jadi tidak memungkinkan untuk meupload me and mr perfeck.