MARRIED BY MISTAKE

MARRIED BY MISTAKE
46



Hari pernikahan Kendrick dan Selena pun tiba, tamu undangan sudah duduk di tempat mereka. Tidak banyak tamu yang pihak keluarga undang karna Selena meminta agar pernikahan kali ini di laksanakan dengan sederhana.


Tere dan Vira melangkah turun dari tangga dengan Selena yang berdiri di antara mereka. Setelah Selena duduk di sebelah Kendrick, kedua gadis itu duduk di sebelah Gibran dan Chris


"Bisa kita mulai sekarang?" Tanya sang penghulu


"Bisa"


"Tolong jabat tangan tangan ayah mempelai wanita" Kendrick menuruti ucapan penghulu tersebut. Setelah Zafran berucap, sekarang giliran Kendrick


"Saya terima nik—" Ucapan Kendrick terhenti ketika pistol Chris menekan pelipis Kendrick dan tentu saja semua orang berteriak ketakutan


"Tenang!! Untuk para tamu undangan sudah di perbolehkan pulang" Ucap Vira ramah, "Chris!"


"Sesuai perintahmu" Dengan sigap, Chris mengikat kuat Kendrick di kursi. Tenaga Kendrick tidak cukup kuat untuk melawan tenaga Chris yang sudah ahli dalam bertugas


Sekarang hanya keempat keluarga yang ada di sana, semuanya menatap bingung ke arah Davira dan juga Chris. Davira memberikan isyarat kepada salah seorang pelayan untuk membawa Devan ke belakang


"Apa yang kau lakukan, Vira" Tanya Kendrick menahan amarah, "Yang ku lakukan? Tanya sama dirimu sendiri kenapa diriku bisa melakukan ini semua" Balas Vira duduk di kursi berhadapan dengan Kendrick


"Apa yang kau cari, Tuan Kendrick Putra Anggara" Semua orang yang ada di sana terkejut setelah mendengar nama asli Kendrick di sebut dengan jelas oleh Davira, yang mereka tau nama Kendrick adalah Kendrick Louis


"Dia—"


"Sesuai yang ada di fikiran kalian, jadi kalian semua tau apa yang aku lakukan sekarang dan kenapa aku langsung setuju Kakak ipar menikah dengan pria ini sebelum Kakak ipar mengatakan tujuannya datang ke rumah" Jelas Vira


"Jadi kau—" Kendrick membulatkan kedua bola matanya ketika menyadari kalau gadis di depannya adalah orang yang selama ingin ia pancing keluar


Vira tersenyum miring melihat keterkejutan Kendrick, ia memberikan isyarat kepada Chris untuk membawa empat yang sudah ia persiapkan untuk membuat kejutan kepada semuanya


"Apa yang ingin kau lakukan dengan mereka berdua, ha?!" Bentak Kendrick melihat Ricky dan Meryl berada di tangan anak buah Davira


"Menghabisinya. Dan tenang, kejutan ku bukan hanya ini. Chris" Ujar Vira diangguki Chris, lelaki itu berjalan ke salah satu pria yang menutupi wajahnya dengan masker dan juga memakai topi di kepalanya


"Lepaskan sekarang" Ucap Chris, pria itu mengangguk lalu melepas masker dan topi hitamnya


"R–Revan?" Semuanya terutama Tiara dan Selena menatap tak percaya kalau Revan berdiri di hadapan mereka semua


"Ba–bagaimana bisa?" Tanya Kendrick heran, "Hahaha!! Kau pikir kau itu pintar? Bahkan anak buah mu berkhianat pun kau tak tau. Lihat dia, dia yang sudah membocorkan semua rencanamu. Dan lihat hasilnya, Kakak saya selamat" Kata Vira menunjuk pria berkepala botak yang berdiri di samping Revan


"Dasar penghianat! Kau ingin mati, ha?!"


"Dan ya, untuk Tuan Ricky dan Nyonya Meryl pasti penasaran tentang siapa yang membunuh putri kalian, bukan?" Mereka berdua mengangguk


"Saya. Saya yang sudah membunuh Metha putri kalian, dan pasti kalian sudah tau kenapa saya melakukan itu" Lanjut Vira


"Dasar kau Iblis!" Sentak Meryl, "Terimakasih atas pujiannya, Nyonya" Balas Vira membungkukkan sedikit badannya


"Apa kau juga penasaran di mana adikmu yang bernama Kendra itu?"


"Katakan!!"


"Dia sudah mati. Saya menculiknya dan menggantikan posisi Kakak saya di kecelakaan itu, dia pun ikut terbakar di mobil itu. Dan ya rencanamu yang sudah menghancurkan keluarga mu sendiri, saya hanya mengembalikan apa yang keluar dari pikiranmu" Jawab Vira panjang lebar, "Kau tak percaya? Kau bisa membongkar makam di mana orang menganggap makam itu adalah makam Kakak saya" Tambah Vira


"Tapi sayangnya kau tidak akan mendapatkan kesempatan itu, karna kematian mu ada di depan mata"


Tangan Vira mengulur mengambil pisau berkarat di tangan Chris, lalu mengukir wajah Kendrick dengan kasar.


"Hukuman kecil karna niat burukmu untuk Kakak ipar ku" Ucap Vira seraya membuang asal pisau, "Chris, sepertinya dia tidak ada alasan lagi untuk hidup. Adik dan keponakan tersayang nya sudah ku habisi, bahkan sebentar lagi dia dan sepupunya juga akan menyusul"


"Lalu? Lihat keluarga mu disini, mereka sangat tegang" Imbuh Chris


Vira memundurkan sedikit jauh kursinya dari hadapan Kendrick


Kedua tangannya satu per satu melemparkan sebuah pisau kecil dengan santai tanpa memperdulikan orang-orang di sekitarnya, kurang lebih ada lima pisau yang menancap di tubuh Kendrick


Kedua lengan, lutut, pinggang, dan juga perut sudah tertancap dengan sempurna oleh pisau Davira


"Lemparan yang sempurna, Ira" Puji Chris, "Kau ingin coba" Tawar Vira


"Tentu" Chris melemparkan dengan cepat pisau terakhir tepat di jantung Kendrick


Tidak butuh waktu lama, Kendrick pun tak bernyawa. Karna setiap pisau yang tertancap di tubuh Kendrick sudah di lumuri oleh racun buatan Davira.


"Yah..mati" Rengut Vira


"Sudah cukup!" Putus Evan


"Chris, kau urus mereka berdua. Setelah selesai kembali kesini" Perintah Vira


"Siap."