MARRIED BY MISTAKE

MARRIED BY MISTAKE
20



Sinar matahari pagi mulai mengusik tidur seorang wanita yang masih nyaman di balik selimut, karna terganggu dengan sinar tersebut ia terpaksa membuka matanya


Dahinya mengerut ketika melihat keringat suaminya yang terus keluar padahal pendinginan ruangan tetap menyala


"Rev–astaga, kamu demam" Dengan segera ia bangkit dari tidurnya dan beringsut turun dari ranjang, tetapi tangannya di cekal saat hendak keluar dari kamar


"Tetap disini, dan jangan kemana-mana" Pinta Revan, "Aku mau ke dapur buatin kamu bubur buat minum obat, hanya sebentar" Jawab Selena, "Tetap disini" Kekeh Revan


Selena mengalah dan kembali merebahkan tubuh nya di samping Revan, pria itu memeluk Selena dan menyembunyikan wajahnya di dada wanitanya mencari tempat yang nyaman


Selena tersenyum geli melihat tingkah manja Revan yang jarang sekali pemuda itu perlihatkan, meletakkan tangan kanannya di kepala Revan lalu mengusap nya pelan


"Aku akan telfon Shiv kalau kita hari ini nggak berangkat" Ucap Selena meraih ponselnya yang berada di atas nakas, "Kamu berangkat aja nggak papa, aku bisa kok" Kata Revan mendongakkan kepala nya


Selena menggeleng. "No, aku akan tetap di rumah. Aku nggak akan tenang kalo ninggalin kamu dengan keadaan sakit kayak gini"


"Makasih"


"Heem"


Selesai menelfon Shiv, Selena menarik selimut sampai batas leher suaminya. Ia merasa seperti sedang menghangatkan seorang bayi, tapi kali ini adalah bayi besar


"Aku buatin bubur dulu, ya. Abis itu minum obat biar cepet sembuh" Ucap Selena pelan, "Nanti sembuh sendiri, Lena" Tolak halus Revan


"Kalo nggak mau minum obat, aku nggak mau lagi tidur sama kamu. Aku mau tidur di kamar bawah" Kata Selena yang terpaksa mengancam agar Revan mau minum obat, "Iya iya, aku mau minum obat" Pasrah Revan


Revan melepas pelukan nya dan membiarkan Selena pergi ke dapur. Tak butuh waktu lama, Selena kembali dengan membawa semangkuk bubur dan juga obat untuk Revan


"Ayo makan dulu, terus di minum obatnya" Titah Selena mengarahkan sendok ke sang suami


Dengan malas Revan menerima suapan itu, ia sama sekali tidak nafsu makan. Tapi demi Selena tetap tidur dengannya, ia terpaksa melakukan apa yang Selena perintahkan


"Nggak usah di tekuk gitu mukanya, cuma minum obat sebentar. Nggak ada satu menit" Ujar Selena, "Ini obatnya. Setelah ini, istirahat aja"


"Temenin"


"Iya, udah di minum dulu obatnya" Selena tersenyum melihat Revan mau menuruti ucapan nya


"Sini"


"Iya, dasar bayi besar" Wanita itu merebahkan tubuh nya kembali, dan Revan juga kembali ke posisi nyamannya tadi berada di atas dada Selena.


"Gibran"


"Gibran"


"Gibran!"


"Iya, Sayang"


"Sayang, sayang pale lo! Ini bantu gue ngurus Rheta" Dengus Tere yang sedari tadi kerepotan mengurus adik nya


Tara menitipkan si bungsu kepada Tere, karna ia akan pergi dengan Ethan karna ada urusan. Merasa tak sanggup, Tere langsung menghubungi Gibran untuk datang ke rumah.


Gibran mengambil alih Rheta yang berada di tangan Tere, membiarkan gadis kecil berusia tiga tahun tersebut duduk di pangkuannya dan ia kembali melanjutkan game nya


"Gibran, kalo lo laper ambil aja di meja. Tadi mami udah masak" Ucap Tere membereskan mainan Rheta ke dalam kotak


"Iya."


"Kenapa aku nggak di temenin? Kan tadi aku minta di temenin" Rengut Revan memeluk Selena dari belakang, "Nanti di temenin lagi, aku lagi nyiapin makan siang buat kamu minum obat. Balik aja ke kamar, nanti aku nyusul" Jawab Selena kembali melanjutkan mengolah makan siang


"Nggak mau"


"Yaudah, kamu duduk dulu. Aku susah gerak kalo kamu kayak gini" Kata Selena. Pria itu menuruti ucapan Selena untuk duduk di kursi


Selesai membuat makan siang, Selena menaranya di meja makan karna Revan masih berada disana


"Suapin.."


Selena menggelengkan kepalanya sambil tersenyum, lalu menyuapi bayi besarnya dengan telaten


"Kamu nggak makan?" Tanya Revan menatap Selena yang daritadi terus menyuapi dirinya, "Nanti, sekarang kamu makan dulu" Jawab Selena


Revan mengambil alih piring yang berada di tangan Selena. "Buka mulut nya, kita makan sama-sama" Ucap Revan ingin menyuapi Selena


Dengan senang hati Selena menerima suapan dari Revan


"Duduk aja, aku bisa ambil obatku sendiri. Di mana tempatnya" Cegah Revan ketika Selena ingin beranjak pergi.


...»»——⍟——««...