MARRIED BY MISTAKE

MARRIED BY MISTAKE
44



Seorang pria turun dari mobil ketika sudah sampai di tujuannya, yaitu rumah sepupunya.


"Gimana perkembangannya?" Tanya seorang pria menghampiri sepupunya yang fokus dengan ponselnya, "Masih sama, bahkan Kendra seperti tertelan bumi" Jawabnya, "Lalu bagaimana tadi?"


"Di tolak dengan alasan ingin fokus mengurus Devan" Jawab pria itu yang tak lain adalah Kendrick


"Lalu langkahmu selanjutnya?" Tanyanya lagi, "Demi rencana yang sudah kita susun, aku akan melakukan apapun agar bisa menikah dengannya. Karna hanya itu jalan satu satunya kita bisa membalas dendam atas apa yang sudah keluarga mereka lakukan di masa lalu" Jawab Kendrick mengepalkan kedua tangannya


"Setelah aku berhasil menikahinya, kita akan membunuh mereka satu per satu. Dan ya, Ricky. Apa kau juga sudah menemukan pembunuh putri kesayangan mu?" Tanya Kendrick


"Sama, semua koneksi ku tidak bekerja sama sekali" Jawab Ricky gusar.


Kendrick, Kendra, dan juga Ricky adalah saudara sepupu. Kendrick dan Kendra adalah anak dari adik ayah Ricky yang tinggal di negara P. Kendrick membawa sang adik ke negara di mana sang paman tinggal hanya untuk membantu membalas dendam sepupunya, Ricky.


Percakapan mereka terhenti ketika ponsel Kendrick berdering, sang pemilik tersenyum miring melihat nama yang tertera di layar ponselnya


^^^"Ya, Nona. Apa ada masalah"^^^


"Maaf, karna sudah mengganggumu. Devan mencari mencarimu dan ingin bertemu denganmu, apa kau ada waktu?"


^^^"Tentu, Nona. Saya akan segera kesana" Sambungan telfon terputus, Kendrick segera pergi menuju ke kediaman orang tua Selena.^^^


Sesampainya di sana, Kendrick langsung masuk ke dalam rumah dan mendapati Devan dengan mata sembab


"Hai, Boy. Papa disini" Ucap Kendrick merentangkan kedua tangannya, bocah laki-laki itu berlari dan memeluk Kendrick


"Papa kenapa pergi, Adek nyariin Papa" Rengut Devan, "Maaf, tadi Papa ada urusan. Jadi nggak sempet pamit sama Adek" Jawab Kendrick


"Kau belum mandi, Boy" Devan menggeleng.


"Sekarang jagoan Papa mandi, dan Papa akan nunggu disini" Kata Kendrick, "Janji nggak pergi" Pinta Devan


"Iya, janji. Sekarang Adek mandi" Selena menggandeng tangan mungil Devan menuju ke kamar.


***


"Bagaimana, Nona. Apa anda berubah fikiran?" Tanya Kendrick menatap wajah Selena, "Ken, kau masih bisa mendapatkan wanita yang lebih baik dariku. Selamanya aku tidak akan pantas berdiri di sampingmu, janda sepertiku tid—"


"Apa saya pernah mempermasalahkan status anda, Nona. Ya, saya memang bisa mencari wanita yang baik di luaran sana. Tetapi saya sudah jatuh hati kepada anda dari awal kita bertemu" Jawab Kendrick, "Tapi saat saya tau anda sudah bersuami, saya mundur dan memilih melihat wanita yang sudah membuat hati saya bergetar bahagia"


"Mungkin ini kesempatan yang Tuhan berikan kepada saya. Jadi sekali lagi, apa anda mau menerima saya sebagai suami dan juga ayah sambung Devan? Saya tidak akan menuntut anda untuk mengeluarkan mendiang tuan Revan dari hati anda, saya hanya minta untuk memberi saya sedikit ruang untuk menempatinya" Ucap Kendrick menggenggam kedua tangan Selena.


Selena menatap Kendrick dengan tatapan sulit di percaya, sekarang ia berasa sangat bingung. Di sisi lain Devan selalu ingin dekat Kendrick dan di sisi lain hatinya sepenuhnya hanya ada Revan


"Akan ku pikirkan, beri aku waktu" Pinta Selena melepas genggaman tangan Kendrick


"Baiklah."


"What?! Lo benerankan? Nggak lagi boong" Tanya Tere heboh, "Ngapain gue bercanda sama urusan serius kayak gini, Re. Lo tau sendiri, bahkan cincin ini nggak pernah gue lepas. Gue nggak mau nyakitin Ken karna di hati gue masih ada Revan sepenuhnya" Jelas Selena menatap cincin pernikahannya dengan Revan


"Lo harus ngelanjutin hidup lo, Lena. Mungkin dia orang yang dikirim Tuhan buat lo, dan ya sekarang jalannya memang berbeda. Tapi lo juga harus mikirin Devan, dia bahkan nggak pernah seharipun nggak ketemu sama di Ken Ken itu" Kata Tere


"Entahlah."