MARRIED BY MISTAKE

MARRIED BY MISTAKE
45



Hati Selena sedikit merasa lega ketika ia mengatakan apa yang Kendrick katakan tadi kepada Olivia dan Zafran, tetapi itu tidak membuat hatinya sepenuhnya lega. Ia juga harus meminta pendapat orang tua Revan, mau bagaimanapun juga mereka juga orang tuanya


"Assalamu'alaikum" Ucap Selena melangkah masuk ke dalam, ia melihat orang tua Revan dan juga Vira sedang berada di ruang keluarga


"Lena? Kau kesini sendiri, di mana Devan" Tanya Tiara, "Devan nya tidur, Mah. Makanya aku kesini sendiri" Jawab Selena tersenyum


"Terima saja" Ucap Vira tiba-tiba. Evan dan Tiara menatap putri mereka bingung, sedangkan Selena menatap dengan tatapan terkejut


"Terima saja, aku sudah tau apa yang ingin Kakak bicarakan" Ujar Vira


"Bag—"


"Bukankah aku sudah mengatakan kalau aku selalu memantau Kakak dan juga si tampan, itu tanggung jawab ku sekarang" Kata Vira


"Bisa kamu jelaskan, Lena" Pinta Tiara, Selena menghembuskan nafasnya lalu mengatakan apa yang Kendrick katakan


"Aku sudah bicarakan ini sama papa mama, tapi rasanya tidak akan lengkap kalau aku nggak bicara sama kalian" Ujar Selena, "Mama sudah mengatakan nya waktu itu, kalau kamu ingin menikah lagi? Lakukanlah, Ayah sama Mama tidak akan melarang mu. Jalanmu masih panjang, Devan juga membutuhkan figur seorang ayah" Balas Tiara


"Jadi?"


"Yang Vira katakan, Ayah sama Mama akan merestui kalian" Timpal Evan tersenyum


"Terimakasih"


"Dan Vira?"


"Aku setuju, dan aku akan memberikan Kakak ipar hadiah. Aku pastikan hadiah ku nanti yang akan Kakak ipar sukai" Ucap Vira, "Ohya? Hadiah apa memang" Imbuh Tiara


"Kalau aku kasih itu namanya bukan hadiah lagi" Dengus Vira.


Pekerjaan ku akan semakin mudah, kita lihat nanti. Batin Davira menyeringai.


Setelah satu minggu lebih Selena menimbangkan semuanya, ia akhirnya memutuskan untuk menemui Kendrick untuk memberikan jawaban


"Ken" Selena masuk ke ruang kerja Kendrick


"Nona, kenapa tidak anda repot-repot kesini. Anda bisa saja menelfon saja untuk datang" Ucap Kendrick ikut duduk di sebelah Selena, "Tidak, aku kesini hanya ingin menjawabnya" Kata Selena ragu


Kendrick tersenyum. "Katakan, apa jawaban anda. Saya akan menerima apapun keputusan nya"


"Tidak"


"Tidak masalah, Nona. Itu sud—"


"Terimakasih, anda menerima saya itu sudah lebih dari cukup" Balas Kendrick yang diam-diam tersenyum menyeringai


Masuk jebakan! Penderitaan mu akan di mulai setelah menikah. Bukan malam pertama yang akan terjadi tetapi awal penderitaanmu, Nona Selena Aprilia. Ujar Kendrick dalam hati.


"Hahahaha!! Lihat dia, dia begitu percaya diri akan berhasil. Kita lihat siapa yang akan mati, kematiannya kali ini akan lebih ku percepatan karna aku sudah muak dengan wajahnya" Ucap Vira, "Dengan caranya seperti ini, dia malah membuat rencana kita semakin mudah. Sama saja dia sekarang sedang menggali kuburnya sendiri"


Lelaki yang duduk di depan Davira hanya menggelengkan kepalanya.


"Ira, kenapa kau sesenang ini? Apa ada hal yang menarik" Tanya Chris yang baru saja datang, "Heem, tugasmu harus kau jalankan dengan benar. Satu kesalahan, kepala mu akan ku jadikan hiasan di depan pintu" Ancam Vira


"Iya, kamu tenang aja."


***


"Ken, kita mau kemana?" Tanya Selena yang sedari tadi terus membuntuti Kendrick yang terus berjalan mengelilingi pusat perbelanjaan, "Mencari apa yang akan kita butuhkan saat menikah nanti, kita akan menikah tiga hari lagi" Jawab Kendrick membuat Selena melotot


"Tiga hari lagi? Kau gila? Mana bisa sesingkat itu" Protes Selena


"Tenang saja, semuanya akan ku atur. Nanti malam aku akan datang ke rumahmu untuk melamar mu secara resmi" Ujar Kendrick santai


"Terserah."


Sore hari, Selena baru saja sampai di rumah. Ia melihat semua orang tengah sibuk kesana kemari setelah mendengar kabar kalau malam ini Kendrick akan datang melamar


"Lena, kenapa acaranya mendadak seperti ini?" Kesal Olivia, "Mana ku tau, Mah. Dia yang bilang, aku nggak bisa apa-apa. Bahkan pernikahan kita nanti di adakan tiga hari lagi" Jawab Selena merengut


"Astaga!" Olivia kembali membantu para pelayan yang begitu sibuk bahkan sangat fokus dengan pekerjaan mereka.


***


"Jadi?"


Acara lamaran dadakan itu hanya mengundang keluarga dekat saja, karna mereka tidak punya banyak waktu untuk mengundang yang lain


"Saya kesini ingin melamar putri anda sebagai istri saya, dan saya akan berusaha menjadi suami dan juga ayah sambung Devan yang baik" Ujar Kendrick dengan nada tegas


"Kami terserah dengan Lena nya saja" Kata Zafran melirik putrinya


"Lena"


"A–aku menerimanya" Ucap Selena sedikit menunduk.