MARRIED BY MISTAKE

MARRIED BY MISTAKE
Prolog



Jam sudah menunjukkan pukul 22.00 itu artinya sudah jam sepuluh malam, seorang gadis menatap bangunan mewah yang menjadi tempat tinggal nya dengan tatapan takut


Dengan langkah ragu Alisha memasuki bangunan megah itu.


Ceklek


Belum sampai tangan nya memegang gagang pintu, pintu sudah terbuka menampakkan seorang gadis cantik dengan piyama tidurnya


"Kak" lirih alisha


"Kenapa baru pulang? bagaimana jika papa dan kakek tau kamu pulang malam?" tanya Elisa


Ya! itu Elisa saudari kembar alisha, Elisa begitu menyayangi alisha namun ia tidak bisa menunjukkan kasih sayang itu secara langsung karena jika ia menunjukkan secara langsung pasti Alisha yang akan terkena hukuman.


"Maaf" cicit alisha


"Yasudah sana masuk dan cepat tidur" titah Elisa seraya mengusap kepala alisha dengan sayang


Alisha tersenyum mendapatkan perlakuan manis sang kakak, ia juga menyayangi Elisa namun kadang ia menyayangkan sikap Elisa yang acuh saat ia di siksa oleh keluarga nya


.


.


.


Pagi-pagi sekali alisha sudah keluar dari kamar dengan pakai rapi seperti anak kuliahan, alisha menuruni tangga dengan tergesa-gesa ia bisa melihat keluarga besar nya yang sudah duduk di meja makan


"Mau kemana kamu?" sentak seorang wanita bernama Helda


"Alisha mau ke kampus ma" cicitnya menatap takut sang mama


"Saya sudah bilang kamu jangan keluar sebelum kami selesai makan" bentak Arman sang tuan besar Aldebaran


"Selera makan saya jadi hilang melihat wajah mu" ketus Hendra sang papa


"Maaf kek, pa alisha harus pergi karena nanti pacar kak Elisa akan datang" ucapnya seraya menunduk


Lalu mereka terdiam membenarkan ucapan alisha, ya memang semua orang tidak ada yang tau bahwa alisha adalah anak keluarga Aldebaran, keluarga Aldebaran sepakat untuk menyembunyikan identitas alisha, meski kembar tidak ada yang tahu bahwa alisha dan elisa adalah saudari kembar karena sebelumnya memang mereka tidak mirip, singkatnya kembar tidak identik


"Pergi sana sebelum selera makan ku hilang" Ketus Amira menatap sinis alisha


Alisha mengangguk lalu pergi dari hadapan keluarga besar nya, itu sudah biasa terjadi kepada alisha diperlakukan layaknya seorang pembantu di siksa dan di caci maki


.


.


.


Alisha menghampiri teman-teman nya, tidak banyak hanya tiga orang yang mau berteman dengan alisha kebanyakan orang segan untuk berteman dengan alisha karena alisha begitu misterius bagi mereka semua, bahkan ketiga teman dekat alisha tidak ada yang tau dimana tempat tinggal alisha dan siapa orang tua alisha.


"Irene, dimana winda dan mia?" tanya alisha yang tak melihat kedua teman nya yang lain


"Mereka dikelas, ayo kesana hari ini jam kosong karena dosen ada acara" jawab Irene seraya menarik tangan alisha, meski tidak mengetahui siapa alisha tapi mereka begitu nyaman berteman dengan alisha


Malam tiba, seperti malam sebelumnya alisha selalu pulang malam, bukan untuk melakukan hal yang tidak benar melainkan ia bekerja sebagai pelayan restoran untuk menghidupi dirinya, memang keluarga Aldebaran membiayai kuliahnya namun tidak semua, seperti biaya semesteran kali ini alisha yang membayar nya sendiri dengan gaji kerja nya


Plak..Plak..Plak..


Tiga tamparan alisha rasakan di kedua pipi nya, Alisha menatap seluruh keluarga nya yang masih berada di ruang keluarga, tatapan alisha tertuju kepada Hendra sang papa, sudah biasa ia merasakan ini namun tetap saja hati nya sakit


"Darimana kamu hah?! selalu pulang malam ,mau jadi apa kamu?" Bentak Hendra


"Dasar jal*ngg" sentak Helda kepada anaknya yang sudah menunduk


Tidak ada rasa iba di hati kedua orang tua itu ,melihat alisha di siksa mereka berdua malah membiarkan alisha di hajar oleh Arman selaku kakek alisha


Suara pukulan tongkat menggema di ruangan itu, tangis dan raungan Alisha seolah alunan musik bagi mereka semua, Hendra pun turun tangan untuk memberikan pukulan di wajah dan perut alisha.


"Berhenti!" suara berat dan dingin itu membuat aktivitas mereka terhenti, mereka menoleh melihat seorang pemuda yang tengah berdiri dengan tatapan tajam


"Biar Arga yang mengurus anak sialan ini" ucap Arga, Arga Aldebaran anak sulung keluarga Aldebaran selama ini ia tinggal di luar negeri dan baru satu Minggu ini kembali ke tanah air.


Sama seperti yang lainnya, Arga juga membenci alisha ,Arga akan bersikap dingin kepada semua orang kecuali kepada adik tersayang nya Elisa


Entah alasan apa yang membuat Alisha begitu dibenci oleh semua keluarga nya, mereka hanya menyayangi Elisa menjadikan Elisa Princess di keluarga Aldebaran


Arga melepaskan tongkat Arman lalu menarik tangan alisha, alisha tidak meronta-ronta ia hanya diam seakan sudah pasrah dengan hidup dan mati nya


"Setidaknya aku mati ditangan kakak ku" batin alisha pilu


Byurr


Detik berikutnya alisha merasa tubuhnya tenggelam, ternyata Arga menenggelamkan alisha di kolam renang sedalam 2 Meter itu, Arga dengan tega nya menahan kepala alisha agar tidak keluar dari kolam


Alisha memberontak, seakan nyawa alisha sudah diujung tanduk, ia tidak bisa bernafas ber renang pun ia tidak bisa, namun Arga tidak peduli ia menatap puas alisha yang tengah tenggelam.


..


..


..


..


Hallo semua ,maaf ya kalau jelek ini baru permulaan, jujur masih ragu ini eps udah aku draf hampir dua Minggu aku masih ragu asli wkwkwk