love the general

love the general
"Overdosis.



"Pernihan derren dan vania'membuat taliata dan aelis patah hati,namun sepertinya mereka masih berharap'untuk mendapatkan cinta pria itu.


Mereka sama sekali tak tau,kalau derren juga sudah menikahi liana'kini satu minggu sudah,liana jadi istri tersembunyi derren.


Pria itu setiap malam'kini tidur dikamar vania'karna orang rumah taunya merekalah suami istri,dan liana masih tetap tidur dikamar pelayan.


Malam ini derren sempatkan'dengan mengedap-endap membawa istri tercinta kekamarnya."Emm...tuan,ini sudah malam,saya takut ada yang tau.


Kecuali'bibi anita,tak ada yang tau jalan ini sayang,apa kamu tak rindu denganku,...."derren menghentikan langkah liana dan memeluknya dari belakang.


Mm...saya melihat anda setiap hari'jadi mana mungkin rindu'saya malah bosan,..he hihi.." liana mengoda,hingga derren terdiam sejenak.


Ooh...'begitu ya,padahal setiap detik aku rindu'tiap bertemu'aku juga berusaha mencuri pandang,tapi kamu bilang bosan melihatku...'beraninya,....Hm.."


Eem...ampun..tuan..hi..hi." saking gemas pria ini mencium dan mengigit leher gadisnya dengan mesra.


Dia pun langsung membopong tubuh istrinya keranjang tidur,sepertinya derren tak menyia-nyia kan waktu kebersamaannya dengan liana,kesempatan ini ia habiskan dengan mencumbu istri mungilnya.


"liana,sayang'....aku tidak tega melihatmu menjadi pelayan terus disini,apa lebih baik kita tingal diluar'kamu mau tingal dikota mana,akan ku siapkan rumah yang mewah,supaya kamu lebih bebas'...


Sembari terus memeluk istrinya diranjang'derren membicarakan maksud hatinya yang ingin liana bahagia."tidak tuan saya ingin disini saja,tak mau ditempat lain,saya ingin selalu melihat anda setiap hari....jangan biarkan saya pergi..saya tak mau kalau harus dan selalu menunggu anda datang'saya sudah bahagia meski jadi pelayan..."


Hm...jadi seperti itu'kamu pura-pura bosan melihatku'karna tak ingin aku usir dari rumah ini ...mm."


Mm..." liana malah mengangguk.


Hah...kamu istri dari seorang pengusaha sukses'liana...,apa kamu tak sedih'dengan menjadi pelayan dirumah suami mu sendiri..mm.


Cuup..cuup...tuan banyak bicara'saya tak membutuhkan apapun,yang penting bisa melihat anda setiap hari,itu sudah cukup,dan jangan kawatirkan persaan ini'karna saya akan selalu senang disini....'hanya satu yang dibutuhkan tuan...?.. mm."gadis itu menciumi dagu suaminya.


Apa....kata kan..'ooh yang ini...,pasti,aku akan selalu memuaskanmu...he.." liana mengerutkan alis...


Mm...bukan itu....hi..hi...."


Lalu apa...


Saya ingin anda selalu percaya saya...."liana berbisik sambil mendekap lebih dalam pada tubuh sandi.


Hm.....yah,akan ku ingat sayang...'tapi liana suatu saat aku tetap harus mengukap siapa diri kamu,dan aku janji akan menempatkan kamu di posisi yang sebenar...mm...'eh ngomong-ngomong...gadisku ini suka tempat yang bagaimana.


Saya...lebih suka tinggal dipedesaan atau pegunungan tuan...ada banyak pepohonan' tanaman,dan kalau bisa dekat sungai,.....ah saya jadi rindu kampung halaman...'


Mm...eh liana dimana kampungmu,aku sama sekali tak tau silsilah keluarga mu..."


Aah besok-besok saya ceritakan nya,sekarang kita tidur saja tuan...'anda tadi sudah buat saya lelah,bisakah saya pejamkan mata sekarang..."


Hm...baiklah sayangku'tapi hanya dua jam saja ya,setelah itu aku akan membangunkanmu..."


Auh...kenapa harus dua jam'...kitakan bisa sampai pagi tidur disini ....eem...aah.."


Karna dalam dua jam,...si dia akan bangun lagi..'apa kamu nyakin'kuat meladeniku sampai pagi..,kalau aku sih bisa saja..."matanya meyempit,dan wajah kesalnya mulai nampak.


Bukan itu maksudnya'......Eeeehhhhhhhh menjauhlaaaah dari sayaaaa...tuaaan."


Hehe...hm..mm...sstt...tidak'..aku tak mau menjauh,biar kan aku memeluk sampai bosan...ook.''


*********


Singkat cerita,setelah satu bulan'dirumah itu tak ada masalah yang berat,kondisi vania memang belum membaik,tapi dirinya masih terus diawasi dokter'derren dan liana pun masih saling upat untuk bisa bertemu,itu pun mereka jalani tanpa masalah.


Talita masih tinggal'karna ia meminta pada derren untuk menjadi guru pribadi quinsa,dan memang sudah disetujui,sedangkan aelis'masih juga jadi dokter khusus keluarga tuan felik.


felisa dan sandi,kini makin mesra'meski nyonya dilara masih melararang,tapi mereka tetap selalu bertemu' walau kadang sembunyi-sembuyi untuk bisa bersama.


Masalah dengan tuan levin'derren sudah mendatangi dan mengacamnya,karna dia punya bukti yang cukup'pamannya jadi ketakutan,dan berjanji tak akan melakukan kejahatan lagi.


Derren belum sepenuhnya percaya pada janji tuan levin itu 'ia tetap harus berhati-hati,sandi pun terus mengawasi orang tua dan anak buahnya itu.


Liana'liana..." selin memangil-mangil liana yang sedang berjalan.


Ada apa lin'kenapa lari-lari...sih.."


Liana lihat ini'paman mu ingin bertemu,apa aku harus membalas pesannya.."


Tidak....bilang saja,aku sudah tak ada disini...'kamu kan sudah tau,dia sekarang jahat padaku..'aku tak mau bertemu lagi dengannya.."


Selamat datang...nyanya fifian...selamat sore tuan derren..."liana dan selin menyapa.


Mm...."saut fifian,


Eeh..." tiba-tiba,derren yang berjalan'dibelang tubuh ibunya menyengol diri liana,tangan gadis itu digapai oleh tangan nya,lalu dilepas lagi dengan cepat setelah meyelipkan sedikit sobekan kertas.


Hah...'liana apa yang tuan lakukan barusan.."liana yang bengong langsung mengepalkan tangan.


Auh...tidak tau,eeh selin aku harus pergi...ku tinggal ya...'liana pun buru-buru pergi.


Liana...ee..iiih.."selin pun kesal sudah dicuekin.


Dengan pelan liana membuka kertas itu dan membacanya."honey aku menungumu malam ini,I love you ...'hi ...hm.."...aah..ka inka.." liana terkejut dan menyembunyikan lagi kertas itu.


Hai...liana...mm...'coba kulihat apa yang kamu baca dari kertas itu,aku penasaran dengan senyum bahagiamu....hi hi...dapat."inka langsung menarik kertas dari tangan liana.


Euh..aah ka inka berikan.." niat hati ingin bercanda,saat membaca inka terkejut dengan tulisana yang terdapat di kertas.


Bukan karna kata-kata didalamnya yang membuat dia mengerutkan alis,tapi tulisan itu yang langsung mengingatkannya pada seseorang."ooh..ini ku kembalikan..liana kenapa kamu tak ikut tingal bersama sandi suamimu..."talita langsung bertanya.


E..eh..itu.." liana binggung menjawabnya.


Aah baiklah tak usah dibahas,aku akan pergi...sampai jumpai jumpa...."talita pun pergi,liana jadi lega.


Seperti biasa derren akan menunggu liana'didekat pintu rahasiah'saat melihat istrinya datang ia langsung memeluk dan mencumnya.


Hah....liana...dan derren...'Hm..mereka menipuku,...liana,aku tak akan membiarkan mu....."ternyata kecurigaan talita terbukti,ia sengaja telah mengikuti liana.


Yah...karna sepucuk surat tadi sore membuatnya tak tenang,talita hapal betul siapa penulisnya'dengan membuktikannya langsung'emosinya pun meluap.


Halo'... tuan levin'...ini aku talita,yah...aku butuh bantuanmu...."entah kenapa talita bisa seakrab itu denga paman derren'setelah menyipan amarah pada liana ia menelpon pria jahat itu.


**********


Seperti biasa setiap pagi'vania meminum obat,pelayan pun sudah menyiapkan segala kebutuhannya.


Liana...bisa bantu saya,..."salah satu pelayan yang liana kenal menegurnya.


Iya ada apa"...." saut liana.


Perutku sangat sakit,aku harus pergi ke ruang rawat,bisakah kamu berikan obat ini pada nyonya vania...tolonglah..."


Ooh...baiklah..."


Berikan obat ini'tiga tiga padanya yah...jangan lupa..."


Mm...ini sudah benarkan..."liana pun berjalan ke kamar vania untuk memberi obat itu.


Nyonya,bangunlah'ini minumlah obatnya..." liana pun memberi obat-obat itu,dan vania langsung meminumnya.


Setelah beberapa menit liana pun keluar,dan pergi ke ruang makan,terlihat pagi ini semua keluarga tuan felik berkumpul untuk sarapan pagi.


Liana berdiri,didekat mereka yang sedang makan'terlihat sesekali derren memandanginya'meski menunduk tapi liana tau bahwa suaminya suka melakukan itu.


Tolong....tolong....tuan...tuan....''suara salah satu pelayan mengejutkan semua orang yang ada di ruang makan itu.


Ada apa....''etah siapah yang berteriak.


Tuan'nyoya vania muntah darah dan kejang-kejang..." semua terkejut lagi dan derren langsung berlari ke kamar.


Liana yang mendengar pun langsung sok dan ikut melihat'seisi rumah yang panik langsung memangil dokter.


Setelah diperiksa vania langsung dilarikan kerumah sakit,karna keadaannya sangat kritis."dokter apa yang terjadi,kenapa dia tiba-tiba begini." tanya derren pada dokter itu.


Tuan sepertinya istri anda,overdosis'apa dia minum obat dengan benar'...untung saja nyawanya masih bisa diselamatkan."saut si dokter.


Derren pulang kerumah setelah dari rumah sakit'ia pun langsung mengupulkan para pelayan yang khusus menjaga vania'satu persatu mereka di tanyai.


Apa... liana...." derren terkejut saat salah satu pelayan bercerita bahwa lianalah yang memberi obat pagi ini pada vania.


Yah...tuan...liana.