
ka...'ooh ada rame-rame apa sepagi ini." sandi dan felisa pun datang.
tidak ada" ..ka aku pinjam pelayanmu sebentar yah..,, tak masalahkan ."dean bicara sambil menggengam erat tangan liana.
apa aulamu kekurangan pelayan mm..apa mintaku hajar lagi." derren selalu kesal pada adik laki-lakinya itu.
ayolah..ka"hanya sebentar,lagian liana sudah janji akan membantuku,, benarkan.." gadis ini menganguk.
ka dean'...tumben sekali pagi'berkeliaran,biasanya kaka masih tidur."
aku kesini ingin bertemu temanku,memangnya kenapa,,,ah sudahlah..liana ayo ikut."dean menjawab felisa yang usil.
iya tuan." keduanya berjalan melewati pria bertelanjang dada itu'tiba-tiba tangga liana diambil dan ditarik.
berani sekali melangkah tak minta izinku mm." derren menatapnya tajam.
hah...emm,, ,, maaf janji harus saya tepati....mari tuan dean." liana menepis tangan derren dan tak mempedulikan omongan'...pria ini langsung merasa ada yang salah pada pelayannya.
wah..ada yang marah...'apa yang sudah anda lakukan semalam padanya ka,..lihat barusan..wajah liana sepertinya kesal melihatmu." sandi makin membuat derren mengerutkan alis
mm eeh..hah.." derren sempat terdiam'dan mengingat apa yang terjadi tadi malam.
ka" ada banyak rapat pagi ini yang harus kaka hadiri.."sandi membawa banyak map untuk bosnya ini.
kalian saja yang hendel.." derren meninggalkan kedua kekasih ini.
ka..aku tak bisa menanganinya sendiri.." felisa berteriak.
sudahlah nona...pria itu lagi jatuh cinta,dan hatinya sedang cemburu....ayo kita pergi."
tunggu....jatuh cinta..cemburu...apa... mm..,."
kakamu mungkin sedang......"
maksudku..apa kau pernah cemburu padaku.." felisa mendekat pada tubuh sandi'lalu tangannya memainkan dasi pria yang ia sukai ini.
hah nona..aku ingin sekali cemburu padamu tapi sayang tak ada lelaki yang berani mendekatimu...jadi sepertinya...kamulah yang harus cemburu padaku hmm.." sandi melangkah saat wajah wanita ini mulai berubah kesal.
eeh ...hai berani sekali..iiih tunggu aku." yah selama ini felisa lah yang selalu mengusik sandi.
anita,jika sibodoh itu sudah tak memerlukan pelayan ku'beri tau aku."
baik tuan..saya sendiri yang akan mengawasinya."
mm." anita pun pergi keaula dean.
ada apa,,,aku tidak memangilmu bi." dean bertanya karna anita berdiri saat keduanya sedang bercanda.
maaf tuan,saya disini untuk mengawasi liana'apa ia bisa membantu keperluan anda."
hmm..kaka yang menyuruhmu.." dean senang melukis dia ingin liana menemaninya dan meminta komentarnya saat ia mengambar.
maafkan saya tuan muda." anita tak dapat berbohong.
tuan dean biarkan saja...ayo cepat selesaikan,aku ingin lihat jadi seperti apa nanti gambarnya.."
apa kamu penasaran...mm." merekapun ahirnya melajutkan dan tak mempedulikan anita yang mengawasi'dan ahirnya beberapa jam sudah liana sisana'padahal ada pria yang sudah kesal menunggu kedatangannya.
huuh aku lapar sekali...eh k ical..sedang makan apa." setelah selesai menemani tuannya'liana pergi ke balkon.
eh..liana'..aku bosan dengan makannan didalam,mih siap saji ..apa kamu mau..ini aku akan seduhkan untukmu." ical memberi temannya ini satu kap'lalu dibuatlah mih itu dengan air panas.
hi..hii..asiik k ical ku memang baik." lalu liana menunggu mi yang panas itu menguap.
hah..tuan derren...e..e..liana aku pergi dulu."
ka ical.." derren dengan cepat menghampiri.
liana sedang malas melihat tuan derren,kata-kata semalam membuat hatinya sakit'pria kaya ini sudah mengecewakan harapannya.
aku menyuruhmu menemuiku'kenapa kamu malah disini dan tidak mematuhi perintah hah." pria ini langsung membentak dengan suara keras.
saya lelah.." sautnya
hmm..hanya itu'kamu sudah membuatku kesal..ayo ikut aku."derren menarik tangan liana'namun tak sengaja badan gadis ini menyengol meja "lalu.
bruuus trakk....ah..hiks..aw..aw.." kap mih yang masih panas itu tumpah dan menggenai kaki liana.
ya tuhan." derren terkejut dan langsung membopong'ia menaruh tubuh gadis itu dimeja wastapel'dan kran air dinyalakan supaya menyirami kaki liana yang melepuh.
ah..hiks..tuan kaki sakit."
iya..iya..maafkan aku..ceep...kalian lihat apa cepat panggil dokter." wajah pria ini cemas dan merasa bersalah.
e..e...baik tuan." pelayan-pelayan yang lewat malah bengong melihat derren.
cepatlah..obati dia,jangan banyak bertanya."
baik..baiklah tuan muda..ah untung tidak parah.."dokter hanya memberinya salep luar.
terimakasih dokter."
mm''lain kali hati-hati yah,...kudengar semalam kau mabuk hah..apa kamu ingin mati cepat'aku sudah memperingatkan'jangan sampai kabuh lalu merepotkanku mm." liana binggung pada omongan' vega yang dengan melotot bicara pada derren.
aku tau..pergilah..."
tak usah mengusir'.. aku pun malas disini..mm..liana sayang kamu harus sedikit menjauh dari pria menyebalkan ini yah..aku permisi dulu..hmm...pelayan bawa tasku." liana hanya menganguk bengong melihat tingkahnya.
hah..apa masih panas." derren melihat liana yang masih sedikit meringis.
sedikit.."
kenapa bisa ada makanan panas disana...ooh pelayan gedut itu.."
ah..tuan anda mau kemana..jangan marah padanya'dia tidak salah...tadi saya lapar dan meminta makanan itu ke ka ical.." liana menarik tangan derren yang ingin bangkit dari kursi.
apa dirumah ini kekurangan makan mm..pelayan..." tuan rumah ini berteriak memangil pegawainya.
iya..tuan." sekitar empat orang menghadap.
tuan jangan marah pada mereka kumohon."
bawa semua hidangan yang ada kesini." yang tadinya ingin marah jadi luluh karna permohonan gadis itu.
baik tuan."
ya tuhan banyak sekali...tuan." liana yang lapar ahirnya melahap beberapa makanan.
hah..."
*****
hiks...hiks...derren ini aku'apa kamu sudah melupakan ku." seorang wanita menangis,didepan rumah mewah milik tuan felik ini.
aduh sampahnya banyak sekali sih..eep..hah beres..huh aku merasa bersalah pada liana..ia terluka karenaku untung saja tuan derren memaafkanku..emmm eh nona...halo..." ical yang sedang keluar'merasa aneh dengan gadis yang sedang menangis ini'berdiri tak bergerak'entah dimana angan dan pikirannya.
tek..tek..." ical memainkan tangannya didepan wajah wanita yang masih bengong itu.
hah..e.e..maaf aku terkesima pada rumah megah ini..permisi." ical menatap wajah wanita cantik ini'samar-samar ia merasa pernah melihatnya.
hei nona...kamu...eh..eh siapa ya..'uuh dia malah kabur.." wanita ini cepat-cepat bergegas pergi,tak mempedulikan ical yang masih bertanya.
ka ical..."liana kembali nongrong dibalkon karena memang adem disana.
em..liana...aduh maaf ya..kakimu jadi terluka karena aku.."
tidak apa" ini salahku ko..ka."
mm..he.he..sukurlah jadi lega mendengarnya..eh liana tadi aku melihat ada seorang wanita cantik menangis diluar.."
apa kaka yang membuatnya menangis mm..apa kau kenal." tanya liana.
eeh..mm..tidak...'tapi sebenarnya aku merasa tak asing dengan wanita itu...apa dia mantan kekasihku ya..he he terlalu cantik...hah..benar-benar lupa..liana."
cuuuaaah kaka.."
eh nona quinsa." ayah dan anak itu menghampiri liana'ical langsung leyap saat melihat bosnya itu.
he he ka ical... kenapa seperti melihat harimau saja." liana yang melihat tingkahnya geli dan tersenyum.
kenapa sigedut itu....lari."
ooh...dia tadi melihat lebah jelek dan menyebalkan lewat, ,,jadi kabur..mm tadinya saya juga ingin lari tapi sayang kaki masih sakit......em nona kamu mau kemana berdandan secantik ini mm." sindirian itu membuat derren menghelak napas.
hmm begitu..........."hei..segimana jeleknya lebah itu mm." badan tinggi dan tubuh yang kekar ini'dilengkapi dengan wajah tampan,pesonanya pun bisa mebuat wanita jatuh hati.
hah e.e.tuan." ia mendekatkan wajahnya pada mata liana.
cepat katakan.." tuannya ini terus mendekat.
e..e..quinsa...aw..ah." tubuh kecil itu ditarik hingga membentur dada bidangnya'derren bebisik didekat teliganya.
hihi...hihi.." quinsa tak peduli kedua orang dewasa itu, ia hanya berlarian mengajar kupu-kupu yang hinggap di bunga-bungga.
lebah beracunku...sangat mengemaskan..cuup." ciuman dipipi x ini telah merontokkan kemarahan hati nya.
jika tak ada rasa'kenapa buatku berharap..,cinta dihati semakin tak bisa kukendalikan'...wangi tubuh ini membuatku susah mengabaikan,..tuhan bila tak dapat kumiliki izinkan aku membencinya.
mm""ayo jalan..