love the general

love the general
pelayanku



liana perjalanan masih jauh'..tidur saja,..apa kamu lapar..mm.?."tanya sandi.


tuan kita akan kemana,...kenapa dari tadi belum sampai juga,aku ingin kekamar kecil."


nanti ku beritau yah',,,,,,"ka bisakah kita minggir sebentar,..."


baiklah."saut derren yang langsung masuk ketempat resarea.


ayo..liana disana ada poliklinik,,kita periksa lukamu dulu..mm..."sandi membantunya berjalan.


tililit...tililittttt...


halo,,sayang'iya papah akan cepat pulang,mm..kamu harus makan yang banyak,,,yah ....i love you hani."derren memang sudah memiliki satu orang putri dari pernikahannya dengan vania'


kira"setengah jam derren menunggu dimobil'membuatnya sedikit kesal,ditambah lagi kemunculan mereka'yang dimana tubuh liana dipangkuan sandi.


kenapa kalian begitu lama'aku bukan supir yang harus menunggu sepasang kekasih."derren keluar dari mobil dan masuk kebali untuk duduk diruang tengah kendaraan mewahnya.


maaf ka"liana tadi kesulitan berjalan jadi aku harus mengendongnya..ayo liana kamu naik didepan..tidak apa"kan."...


banyak alasan'hanya mencari kesempatan,,hai cepat masuk."derren membuka pintu tenggah supaya liana duduk bersamanya.


euh,,,iya tuan."saut liana yang langsung masuk dan duduk disamping derren.


hah,,baiklah,,ahirnya aku menjadi supir tuan dan nyonya...yah ini mungkin sudah seharusnya..."sandi mengerutu.


tuan sandi'maaf..."liana jadi tidak enak hati pada sandi namun ia juga tidak bisa menolak perintah derren.


tidak masalah...."liana jangan sering"bicara pada supir setampan aku yah'...soalnya aku takut suamimu akan cemburu." lalu sandi menengok kesepion dalam mobil'dilihat derren telah menyandarkan kepala untuk pura"tak mendengar ocehannya.


hah...euh."liana melirik kesamping'derren sudah memejamkan mata.


tiba"hujan turun begitu deras'jarak daerah yang mereka datanggi ini,sangatlah jauh dari ibu kota'butuh waktu sekitar 24 jam untuk sampai kerumah derren.


ka"..bangun,tolong lihat keadaan luka liana...kita sudah mau masuk tol,,,aku tak bisa menghentikan mobilnya."..


hah..cep,,sini kulihat lukamu..mm..kenapa?....apa kamu ingin aku memulainya dari atas."derren mencoba membuka kancing bawah kemeja meski liana sempat menepis tanggannya.


euh,,,."derren selalu melakukan hal spontan membuat liana gugup.


ka"jangan membuatnya takut." liana memperlihatkan lukanya sendiri,teryata ada jahitan yang terputus.


hei,,,ka'kenapa kamu menutupnya." derren membuka sekat penutup antara majikan dan supir'didalam mobil,mungkin supaya sandi tak bisa melihat apa yang terjadi.


sudah,,jangan banyak bertanya,,,,terus saja jalan..."tahan ini akan sedikit menyakitkan..." liana pun meringis.


kenapa kamu menyakitinya ka"..."liana apa kamu baik"saja.." kemudian suasan hening,sandi tak bisa tau apa yang sudah dilakukan kakaknya pada liana.


iya,,aku tidak apa"tuan.."liana melihat pada derren yang baru selesai mengobati lukanya'pria ini juga menggabil tisu untuk mengelap keringat diwajah istri dadakannya itu.


euh..tuan terimakasih.." derren mengabil selimut yang ada dijok belakang dan menutup tubuh liana yang mulai mengigil.


derren membuka sedikit kaca mobil'ia mulai menyalakan roko untuk menghilangkan bau enek darah liana'dia juga membiarkan ai hujan masuk terbawa angin.


liana tertidur ia merasa lemah tak berdaya tubuhnya berasa panas dan dingin'gadis ini juga tak memikirkan akan dibawa kemana oleh derren.


sandi makin kencang mengendarai mobil'sepertinya ia ingin segera sampai tujuan,namun dia juga mencemaskan liana'menurutnya apa gadis ini bisa bersosialisasi dengan keluarga derren yang benar"akan membuatnya terkejut.


duuk..eeeh..." derren mengerutkan alis melihat kepala liana yang terus"san membentur kaca sebelah kanan mobil'lalu dengan tak sadar tubuh gadis ini bergeser kekiri dan langsung bersandar dibahu pria yang memang suaminya.


haah..."derren membiarkan liana berada didekatnya,meski awalnya tak peduli'tapi sekarang dia memikirkan apa yang harus ia perbuat terhadap gadis yang sudah dia nikahi ini'meski tidak ada seorangpun dari keluarganya yang tau,kecuali sandi'ini akan tetap berbahaya bagi nyawa liana.


sandi..kamu benar biarkan dia menjadi pelayan dirumahku.."