love the general

love the general
begitulah isi otakku yang kotor...!!merasa telah merebut istri orang.



bibi anita..putriku tak ada di aulanya..apa dia disini."vania bertanya.


iya nyoya tadi dia disini'..dan sekarang nona muda pergi jalan-jalan bersama tuan."pelayan paling setia ini menenangkan istri tuannya yang datang tergesa-gesa karna kawatir pada putrinya.


oooh..tumben,hah..kenapa derren tak mengabariku'..ya sudah aku cape'...eeh tolong pangilkan liana sebentar yah..bi."


maaf nyoya..liana juga pergi bersama tuan.."


mm..suamiku membawa liana...,,,maksudnya mereka jalan bertiga begitu.."


benar nyoya." vania terdiam sejenak.


kenapa tak percaya kata-kataku...sudah ku bilang gadis itu ingin merebut suamimu'..apa kamu akan diam saja hah.." ibu dari vania menghampiri''namanya nyoya (veronica)ia sesekali datang untuk menenggok putri dan cucunya.


mamah untuk apa kesini..kenapa tidak keaulaku saja.."vania terkejut dengan kedatangannya yang tiba-tiba.


"hmm,..mamah sengaja ingin lihat gadis yang sudah menggangu suamimu...jika kamu tak berani memperingatkannya'biar mamah yang urus pelayan tak tau diri itu." orang tua ini memang terkenal sangat galak.


mah'..dia hanya gadis muda yang baik..aku tak masalah dia dekat dengan suamiku'mungkin derren mengagapnya,adik.."


vania..kenapa begitu bodoh'..kamu lupa sejak kekasihnya hilang,suamimu itu tak pernah tertarik lagi pada wanita,sekarang lihat...dia membawa seorang gadis...ingat..anak gadis'menjadikannya pelayan istimewa...lalu..mereka satu aula...dimana otakmu itu mm." voronica lebih tau kabar dirumah itu dari pada putrinya padahal ia tak tinggal disana.


"emosi veronica meluap-luap karna putrinya ini tak panik dengan kelakuan suaminya,'yah vania memang terlihat sangat santai walau ia tau apa yang diperbuat derren ahir-ahir ini sudah kelewat batas.


baiklah aku mengerti..nanti kita bicarakan dan sekarang tubuhku lelah,, ,, ,,sebaiknya mamah pulang takperlu mencari keributan disini.."


tidak'mamah,akan tunggu derren disini..mm." nyoya emosian ini pergi entah keruang mana.


hah..mah...mah..cepk'bibi anita awasi ibuku dan beri tau derren..aku akan mandi sebentar..hah..."


baik nyoya'saya akan mengirim pesan pada tuan."


********


kaka ayo.."ternyata derren membawa putrinya ketempat wahana permainan.


nona jangan naik permainnan itu,,kaka takut ketinggian."quinsa meminta untuk naik wahana kicir yang berputar rumayan tinggi.


aaahh...heks aku mau...papah ayo naik yang ini."bocah ini tetap saja merengek.


iya sayang ayo masuk.."derren melihat pada liana dan terseyum licik.


kalian saja ya'yang naik.....euh...ah..tuan keluarkan saya...saya takut..." liana ditarik dan didorong supaya duduk diayunan yang berbentuk kotak sempit itu.


anak kecil saja berani...hah sudah diam." quinsa begitu senang saat benda yang ditumpanginya mulai menyala lalu berputar.


hah..tuan saya benar-benar takut ketinggian..aw..eehh...hiks." saat mesin sudah memutar pelan keatas'liana merasa mual dan pusing tubuhnya jelas gemetar tak jelas.


hei..tenang buka matamu pelan-pelan jangan seperti bocan begitu'quinsa asik-asik saja tuh..he ha."liana mengkerutkan tubuh kepojokan.


..aah...hiks..tuan kenapa mesinnya berhenti..iih nona jangan terseyum ...ayo..kita turun." liana langsung merangkul tangan dan menyembuyikan separuh tubuh kepunggung orang yang ada disampingnya'tapi ayah dan anak itu malah menertawai kelakuannya.


ah..kaka payah.." ahirnya mereka hanya bisa bermain satu putaran."


eem...tuan'kalian kejam sekali,kepala sayakan jadi pusing."


"hah dasar memalukan....sayang kamu mau main apa lagi.."


aku mau naik kereta itu..kaka ayo cepat.."


iya..iya..baiklah yang ini'kaka gak takut."mereka pun sampai malam berada diwahana permainan itu.


papah aku cape..."wajah anak kecil ini sepertinya sudah layu karna ngatuk.


sini nona biar kaka gedong..ep..apa puas mainnya..hmm.hihi ahirnya kamu nyerah juga ya.."


mm." quinsa menganguk.


ini minumnya..hmm..apa dia sudah tidur." derren memberikan liana satu botol air putih dingin karna ia kehausan.


mm'terimakasih tuan." sikecil ini terbaring imut didalam mobil.


kamu juga mengantuk mm'..ah kenapa sangat macet.." derren mengedarai mobil mewahnya sendiri'dan liana duduk dikursi jok depan disamping dirinya.


tidak tuan'hanya cape saja."


baiklah kita mengobrol'supaya aku tak mengantuk." wajah derren terlihat serius.


iya.." namun mereka sejenak terdiam


kenapa diam..ayo bicaralah."derren meliriknya


bicara tentang apa tuan."saut liana


hah...apa saja kenapa harus bertanya."


tapi saya binggung apa yang harus..dibicarakan."


baiklah'aku akan bertanya duluaan..selama kamu dirumahku'kenapa tak ada keluarga yang menemuimu atau menghubungimu,apa kamu tak memberi kabar pada mereka."


euh..itu..hah..saya memang kabur dari rumah tuan."


apa tuan akan percaya..ee baiklah..jangan melihat seperti itu'saya akan beritau anda...."liana menceritakan semuanya tanpa ada yang ia tutup-tutupi.


ooh seperti itu'jadi sebenarnya aku ini hampir jadi suami ketigamu yah...ha ha.."


euh..tuan kenapa anda meledek..ini memalukan' makanya aku malas menceritakannya."


hah..apesnya'tuan muda paling tampan dan kaya sekota ini'.....'menikahi gadis tapi sudah beberapa x memiliki suami'kenapa baru memberi tauku mm,kamu tau tidak'sekarang diriku merasa telah merebut istri orang.."


auh..he...ehhh..akukan hanya menikah satu kali kenapa anda melebih-lebihkan lagian itu jugakan dipaksa." liana menuduk kesal karna derren terus memojokannya.


ha ha...kenapa cemberut'harusnya aku yang bersedih..."


tuan sekarang boleh saya yang bertanya."


tidak'..kamu tak boleh bertanya apapun tentangku.."


eeh curang...satu saja..anda hanya jawab ya atau tidak."


baiklah ..katakan."


waktu dihutan anda berpakaiyan tentara dan saya pernah melihat ada satu poto anda mengenakan baju yang sama..apa."


yah..aku dulu seorang tentara'tapi tidak lagi,bahkan sekarang aku tak ingin mengenakan seragam kebanggan itu'seseorang sudah membuatku melupakan cita-cita yang sudah kugapai dengan susah payah itu.."


siapa seseorang itu.." derren sejenak terdiam.


kamu..." ia berbohong dengan rona muka serius'lalu derren melihat lagi wajah liana yang terkejut.


ke..kenapa saya.."


yaaa.....karna kamu sudah merusak citranya'....jika aku sampai mengenakannya lagi..aku pasti akan teringat'paha raping dan mulus waktu itu'..hah begitulah isi otakku yang kotor."entah kenapa hari ini hati pria ini terlihat bahagia


euh..tuan hiks..anda benar-benar keterlaluan."


ha..ha...itu memang benarkan."liana jadi terigat pada roknya yang pendek.


******


anita".. kenapa mereka pergi sangat lama mm?...vania cepat tlpn suamimu,agar dia cepat pulang."


tunggu saja mereka sebentar lagi..jangan banyak bertanya..mah."


kamu ini yah..benar-benar tak bisa diandalkan..apa mungkin harus melihat mereka satu kamar baru kamu menangis.."


hah..aku menanti saat itu'mungkin dengan begitu suamiku bisa berubah."ibunya langsung menggelengkan kepala saat anaknya berkata seperti itu.


apa yang kamu maksud'dasar anak bodoh."


nah...itu suara mobilnya..aku peringatkan yah..mah jangan sampai mamah memukul gadis itu."


sini biar aku yang gendong.." derren memboyong putrinya lelap.


ooh..menantuku baru pulang.." sesampainya diruang tamu mereka sudah di suguhkan ocehan.


bibi anita'bawa putriku kekamar."


baik tuan."anita mengabil quinsa dari pangkuan derren.


liana... pergilah kekamar."


tunggu..hmm'ini.. gadis yang sudah menggodamu..wanita inikah yang menarik perhatian tuan muda kaya raya sepertimu'apa matamu sudah buta hah',, ,,lihat dan bandingkan dia dengan putriku'mungkinkan otakmu itu sudah dicuci mm." derren mengerutkan alis mendengar ucapan mertuanya'sementara liana hanya bisa menuduk.


mah.." vania pun tak bisa bicara apa-apa kalau ibunya sudah marah.


diam kamu'...hai gadis kampung berapa harga tubuhmu itu mm,apa kamu tak malu menampakkan wajah pas-passan ini,lihatlah kekaca'betapa tak pantasnya kamu berada disini..apalagi didekatnya'ku beritau padamu yah..dijualpun tubuhmu itu tak akan lagu....dengar tidak hmm."


cukup....nyoya veronica'tarik ucapanmu itu..anda sudah menghinaku'harusnya anda yang kuberitau'dia jauh lebih baik dari pada anda dan putri anda itu....keluar dari rumahku...mm."


hah..hah..kamu berani sekali sudah kurang ajar padaku derren...derren.." menantunya itu pergi membawa liana dan tak menghiraukan ucapannya.


mah sudah...ayo pulang." vania menarik-narik tangan ibunya.


tuan lepas..hah..hah..saya akan bergi kekamar saja...e.em..tuan."liana melihat wajah derren yang kesal.


eeh....dia sudah menghina kita'kenapa kamu tak kesal."


e..saya hanya sedikit kesal'tapi yang dikatakannya benar...'tidak seharusnya pelayan seperti saya terlalu dekat pada tuannya yang sudah memiliki istri..saya selalu sadar diri..memang tak pantas'tapi saya juga binggung bagai mana cara menjauh dari anda."


hah..maksudmu'karna aku yang selalu mendekatimu begitu..


iya..memang begitukan...!emm..tuan..." tiba-tiba derren memeluk tubuh mungilnya.


kamu harus seperti ini terus..jangan pernah sedih bila orang lain menghinamu'karna itulah resikonya jika ingin tetap disisi pria tampan sepertiku..mm'sekarang aku pun tak menyesal sudah merebut istri orang."


auh..hi..hi..itu tidak lucu..tuan."


begitu sulit bagi keduanya untuk menyatakan perasaan'mungkin lewat caralah sedikit demi sedikit mereka dapat mengukapkannya.


..