love the general

love the general
wajah imut itu terlelap dengan mimpinya



uuh..kamu sudah seperti nyoya yah disini..turun dari mobil mewah tuan derren lagi...'dasar gadis kampung tak tau malu..hah." liana berpapasan dengan elena,sasmita dan yang lain.


yah..sudah diusir bukannya pergi malah merayu..tidak punya harga diri...dasar."


hah..itu bukan urusan kalian.."saut liana


eh lihat itu...hah..hp keluaran terbaru'harganya sangat mahal..."e.eh...dia tidak mungkin bisa membeli barang itu'kalau bukan merayu tuan derren..iyakan." kata sasmita yang begitu jengkel dan iri'sebenarnya wanita pelayan disini semua cantik"tapi tuan derren tak pernah tertarik sekalipun pada mereka'padahal sesekali gadis"ini sengaja menarik perhatiannya.


hah..terserah kalian mu bilang apa." lalu liana ingin pergi


eeettt..kamu mu pergi..hah.." tubuh liana didorong kediding.


e.eh lepas kalian mu apa..aah..aaw" meski berotak dan ingin kabur'tapi mereka semua menghalangi.


haii...apa yang sedang kalian perbuat padanya." semua langsung berbalik'lalu melepas tubuh liana yang mereka cengram tadi.


tuan dean...e..kami sedang bercanda..iyakan liana."


hmm..gadis mungil apa kamu tidak apa-apa."dean mendekat dan merapikan rambut yang menghalangi wajah liana.


iya...tuan'..e..euh permisi,saya ingin kekamar.."


tunggu,,,manis'kau mau kemana..,katakan padaku apa mereka menyakitimu mm."


tidak tuan."liana ingin segera pergi'tak mau berurusan dengan tuan muda kedua ini'ia pernah diberi tau ical' kalau pria ini sering berbuat tak sopan pada wanita'bisa dibilang mata kerajang.


bohong,,wajahmu yang cantik ini'terlihat ketakutan tadi..hei kalian dengar'jika ada yang berani menggangunya lagi'aku takkan segan"untuk menghukum'..pergi kalian." ga taulah apa yang ada dipikiran adik deren ini.


i..iya tuan."mereka pun bubar dengan wajah kesal.


tuan..euh boleh saya juga pergi.."


tidak'kamu harus berterima kasih dulu padaku." dean makin terus maju pada liana.


iya...terimakasih." saut liana sembari terus undur.


duuk..." liana mentok pada tubuh seseorang.


tuan derren."


hmm ha.a..kau lagi."


mm..sana kekamarmu." derren mengeser tubuh liana dan meyuruhnya pergi.


e.eeh tunggu dulu,,kau harus ikut kekamarku aku sudah menolongmu jadi kamu harus membayarnya..ayo..manis." dengan cepat dean mengabil tangan liana


hah..lepaskan." liana mencoba melepas tapi aga kesulitan karna pria ini dengan kuat menggengamnya.


kau ini.." derren menarik bahu lalu saat adiknya berbalik ia langsung mendaratkan pukulan kewajah hingga bibirnya berdarah'


aw..ah."sementara dean meringis kesakitan,derren mengabil tangan liana dan pergi dari ruang itu.


*****


anita.." derren memanggil kepala pelayan itu.


iya tuan derren...ada apa."


siapkan kamar diaulaku untuk gadis ini'mulai besok dia akan melayani kebutuhanku."


tapi tuan derren..nyoya fifian bisa marah padaku."


hmm baiklah...ayo liana" ia hanya bengong dengan kelakuan derren yang aneh hari ini.


liana ini kamar tuan derren'besok pagi harus setembai disini'jika tobol servis menyala kamu baru boleh masuk..mengerti."


iya bibi anita."


ayo sekarang ketempatmu." bibi anita menujukan kamar liana yang tak jauh dari balkon kamar derren.


kamar ini sangat mungil karna hanya ada satu ranjang tidur kecil'tapi sepertinya didisain sebegitu nyaman'dari jendela kamar liana bisa melihat keatas dimana majikannya menghabiskan waktu'dan sebelum masuk pintu ruangan'terdapat kolam ikan dan tanaman bungga"yang sangat cantik.


nampak malam ini bulan dilangit begitu terang'seseorang berdiri dibalkon kamar'entah tak bisa tidur atau sedang merasa bingbang,tapi hatinya sedikit lega saat melihat dari balik tirai jendela yang belum tertutup'wajah imut itu terlelap dengan mimpinya'lalu orang itu terseyum.


*****


ting..ting..ting..."bunyi serpis sudah menyala'tapi liana baru selesai mandi rambutnya pun masih basah'ia memang bangun kesiangan,tanpa pikir ia cepat" berlari menuju kamar derren.


e..aiss',,,selamat pagi tuan derre'ada yang bisa saya bantu.." liana langsung menuduk'saat dilihat derren sudah mandi dan hanya memakai handuk kimono.


hah..apa ini masih pagi'..jam 08:05 pelayanku baru banggun,apa semalam kau mimpi basah..mm." derren melihat liana dari ujung kaki hingga kepala.


euh..tidak tuan." liana mengusap rambutnnya yang memang tergerai belum kering.


hmm,jawab tidak,,berarti kau pernah bermimpi mm,,,oh..yah..aku lupa bahwa sebelumnya'kamu pernah menikah."


tuan tolong jangan ungkit masalah itu'saya tidak suka."


baik'kalau begitu aku ingin tanyakan sesuatu,,,,'apa... waktu itu kamu melakukannya,,,,m." seperti biasa derren mulai mendekat.


melakukan apa,,,saya tidak mengerti',,e.eeh tuan aku masih anak kecil'jangan mengodaku sepeti ini.." liana mendorong tubuh derren.


ha..ha masih anak-anak..yang mana kecil'aku lihat semuanya sudah cukup pas..'kau mungki bisa lepas dari adikku,,tapi,,,tidak olehku."derren tak membiarkan mangsanya pergi'ia terus menatap pada mata'tangannya mulai mengelus"wajah dan bibir liana yang menurut hatinya sangat manis.


tuan kau bilang tidak menyukai rasaku'tapi kenapa anda ingin melakukannya lagi..ah lepasin..apa anda sengaja ingin melecehkan karna kebencianmu padaku." liana mencoba berotak lagi'namun derren makin mencengramnya


sssst..yah...mungkin.." liana tertegun saat bibir dingin itu mencium pipinya'barulah derren melepasnya.


hai...jangan bengong'siapkan kopi untukku." derren melempar handuk'liana keluar dengan wajah memerah dan kesal.


iih,,e.eh.. pria tua kurang ajar.." liana mengerutu.


e.eh liana sedang apa kau disini."


tuan sandi..iya aku sekarang..e eh bertugas disini."


ooh kaka'ku ini diam-diam,nakal juga." sandi terseyum licik.


ah tuan sandi'saya harus cepat siapkan kopi,.."


baiklah buatkan untukku juga ok.."


mm."


*******


kali ini kalian tak boleh gagal,kita pasti bisa menghacurkannya'sakit hati ini harus terbalaskan,aku ingin keluarganya mati satu persatu."


tuan'dirumah itu ada seorang anak kecil,bagai mana kalau dia yang jadi sasaran utama kita."


kau benar,,culik dia'kita lihat bagai mana orang tua itu akan menagis melihat cucunya mati ditanganku...ha ha."