
tuan felik'memang seorang pembisnis yang sangat sukses'dia mengembangkan usaha sejak masih muda,dan tentu saja'banyak yang iri'bahkan nyawanya pun sering teracam.
maka dari itu'semua keluarganya dikawal dengan ketat'tak hanya para bady gart'mata"pun ia taruh dimana saja'jika mereka berpergian.
ka"..
tuan""apa kabar....." sandi dan yang lain menyapa derren yang baru saja tiba.
aku baik'...." hari ini derren sengaja datang kemarkas untuk mengatar surat pengguduran dirinya sebagai seorang (kasad)atau( kostrad)'dan ini hari terahir ia menjabat sebagai seorang jendral.
dulu derren bersemangat menggapai impian"namun setelah semua tercapai'melepas begitu saja''ia berpikir,bagai mana bisa melindungi bangsa dan negara,kalau hanya satu orang manusia pun tak dapat ia selamatkan.
'derren tak menyesal atas keputusannya ini,,sebenarnya ia tak mau menggantikan posisi tuan felik'namun ayahnya itu menjanjkan akan memberi tau dimana talita'jika ia bisa mengurus perusahaan yang memang sedang goyah.
meski esok sudah tak menjabat'derren tetap akan dikawal oleh bady grat'yah siapa lagi kalau bukan sandi'menurutnya adik angkatnya itu bisa diandalkan.
******
hei liana'wajahmu kenapa begitu layu..mm." ical melihat gadis imut ini seperti kelelahan.
hmm,,k ical aku cape sekali...tadi bibi anita menyuruhku,membersihkan ruangan yang banyak sekali poto."..
ooh seperti itu..ya sudah istrahat sana."ical pun pergi
pelayan..hai...iya kamu.." liana menengok kepada wanita yang memangilnya ini.
euh..iya nyoya." ternyata vania
aku lelah,,,aku ingin mandi'tolong kamu pijat bahuku...ok."
tapi nyoya..."
cepat..aku tak mau kau menolakku..mm." mau tak mau liana menggikutinya'sama seperti ruang lain'kamar ini pun begitu luas dan sudah pasti mewah."
kenapa kamu bengong disitu..ayo siapkan air hangat.." sempat melintas dipikiran liana'apa pria yang menikahinya tidur satu ranjang dengan wanita cantik ini.
iya nyoya."..vania tak malu membuka semua pakaian dihadapan liana'tubuh indahnya pun masuk kedalam sebuah bathtup.
ayo pijit sebelah sini..hmm..aku dengar kamu sudah menyelamatkan suamiku....'tapi kenapa derren menjadikan mu pelayan...." meski lelah liana mulai melakukan tugas yang diperitahkan.
itu saya yang meminta pekerjaan nyoya."
kamu bodoh'suamiku orang kaya,harusnya minta uang atau apake...malah jadi pelayan..hah...kau tau' jika aku jadi dirimu..aku akan meminta dia untuk menikahiku...ha ha,,,'hmm...tapi pilihanmu sudah benar'percuma menjadi istrinya'dia tidak akan pernah bisa memberikan cinta,karna dihatinya hanya ada wanita itu." entah mabuk atau apa'vania melantur mencurahkan isi hati.
nyoya anda istrinya'wanita mana yang anda bicarakan." liana penasaran
hmm'tentu saja pujaan hatinya,dia rela terluka hanya untuk mencari kekasihnya yang hilang ...'hah..sampai kapan dia akan menyakitiku." mendengar semua ini hati liana seperti teriris juga.
toook took..."
aku disini masuklah...."
tuan."liana berdiri lalu menuduk.
ooh..ternyata suamiku tercinta..yang datang."
ha,,ha sayang..kenapa kamu begitu marah'itu sudah biasa,apa kau takut tak bisa menyelesaikannya."padahal hanya memakai bikini'vania berdiri dari bathtub'lulu mendekat pada derren'tangan yang masih basah itu pun berjalan menyusuri dada suaminya yang kekar.
hmm....aku tau kalian senggaja menyulitkanku'tapi x ini akupun takakan membiarkannya." liana masih menunduk'lalu derren menevis tangan istrinya itu.
demi,dan hanya untuk'dia kembali,kau rela melepas semuanya..hah',,,aku tak menyangka wanita itu bisa membuatmu begitu gila." dengan nada keras vania mengutarakan kekesalannya.
hmm,kalau iya memangnya kenapa'kalian tak penting bagiku.." liana merasa yang diucapkannya itu tak untuk vania saja'derren pun keluar meninggalkan kedua istri yang patah hati ini.
rasa begitu sakit'kenapa kata"tadi mebuat mata tak mau terpejam'malam ini begitu tak tenang'hati dan pikiran'berkecamuk penuh pertanyaan'siapa yang bisa menjawab kegelisaannya ini.
******
daaaar.."
hah..tuan sandi.."pagi ini liana dikejutka dari belakang.
liana apa kamu senang disini'...uuh..sekarang kau pelayan paling cantik disini."sandi sedikit berbisik.
hihi..hmm tuan bisa saja..eh..bagai mana lukamu apa sudah sembuh."
mm..hanya sedikit lagi...dimana majikanku yang gagah itu."
maksudmu tuan derren."
yah siapa lagi..eeh kenapa masih menyebutnya tuan..harusnya kau pangil...sayang." tubuh sandi yang tinggi sedikit berjongkok untuk menengok wajah liana yang akan tersipu.
i iih tuan sandi kenapa anda bercanda'dia bukan siapa" waktu itu kitakan hanya terpaksa,,lagi pula aku masih terbilang abg untuk pria dewasa sepertinya' anggap saja itu hanya sebuah lelucon'dan kami tak akan punya perasaan,,,itu takpantas."
benarkah tapi aku merasa penasaran dengan kalian..kenapa tak cocok..aku lebih suka gadis imut yang malu"sepertimu.."sandi terus sanja mendekat melihat wajah yang mulai memerah itu.
tuan sandi,,apa kau ingin minum kopi.." sandi masih terus melihat dan makin mendekat'sembari mundur liana mencoba mengalihkan.
pelaaakkk...
aw...sssttt...ka'.." sandi mengusap"kepalanya yang ngilu setelah dipukul koran sedikit kencang oleh derren.
pagi"kau sudah menggoda pelayan." derren melihat keduanya'liana menuduk.
e..ee..siapa bilang merayu pelayan..aku datang sepagi ini untuk menenggok ...kekasih baruku ...hem...benarkan sayang."
euh.."liana menengak lalu melirik sandi'derren menatap kesal pada keduanya.
tuan silahkan..." seorang pelayan membawa dua cakir kopi dan menaruhnya dimeja'tugas liana hari ini menyemprot tanaman"yang ada dibalkon.
maaf tuan sandi saya harus'kembali bekerja." bunga dipot itu sangat banyak dan sedang bermekaran.
sebelum berakat kekantor keduanya pria tampan ini duduk berbincang diruang terbuka yang menghadap kebalkon.
hah bunga yang sedang kuncup itu sangat cantik..ceep tapi sayang sekali..sepertinya dia akan layu sebelum mekar...." dengan lirikannya derren melihat wajah sandi yang pokus pada seseorang.
hati yang sudah lama menjadi batu'kini telah terusik'air yang terus menetes mencoba membelah kerasnya karang'ada perasaan jengkel saat seseorang tak berhenti menatapnya.