
"sebelum wanita itu melihat,liana terlebih dulu berbalik dan pegi'hatinya bertanya,mungkin itu ibu dari anak derren.
ya tuhan kenapa baru terpikir,,,,untuk apa aku disini'ini bukan tempat yang cocok untukku'hah..ee eh."liana berjalan sambil menuduk tak sengaja kepalanya membentur tubuh seseorang.
apa kamu mengantuk..mm."pria ini sedikit berjongkok menengok wajah liana.
ueh..maaf tuan sekali lagi maafkan saya tuan."liana melihat orang itu sedikit mirip derren dengan cepat ia menduduk.
em,,apa kamu pelayan baru disini ..mm.." tanyanya.
iya tuan,maafkan saya sekali lagi."
tidak apa"..untung saja kamu sangat imut...jadi aku tak marah,,,baiklah aku harus pergi..sampai jumpa gadis manis."..pria ini mengeser tubuh liana yang menghalagi jalannya'lalu ia pergi.
ooh,,,,sasmita",teman sekamarmu ini ternyata sangat mahir merayu tuanku,mm'lihat wajah lugu sok cantiknya'iih menyebalkan..dia bisa masuk kerumah ini dengan bantuan tuan derren,,,mm..dan baru saja kita lihat caranya menggoda(tuan dean)..menurut kalian harusku apakan wanita sialan ini." empat orang pelayan perempuan datang menghampiri liana termasuk sasmita,mereka mengejek dan menghinanya karna disangka sengaja bicara dengan tuan muda kedua rumah itu.
yah begitulah gadis desa'susah mencari uang,jadi menghalalkan segala cara'tampang biasa saja mau cepat kaya mm..tak tau malu." mendengarnya liana kesal,tapi dia tak mau mencari masalah.
maaf ka'..bukan seperti itu,, saya tak tau siapa dia sama sekali,dan tak sengaja bertemu disini."
mm..kamu pikir kami bodoh..aku tak akan membiarkanmu tenang disini."entah siapa namanya namun dia sudah berani mengacam liana padahal dia juga seorang pelayan.
kenapa kalian kumpul disini.."ical datang'pria berumur 26 thun ini memang terlihat ramah pada liana.
kamu laki"tak usah tau obrolan wanita'pergi sana..." ical didorong dengan tidak sopan.
kenapa kamu mendorongnya'bukankah disini kalian diajarkan sopan santun."saut liana yang mulai kesal.
haii..lihat anak baru ini'berani padaku,,baru sehari saja sudah sok'...aku seniormu disini,,kamu harus patuh padaku,,ouw baik sekarang'akan kuajarkan kesopananku padamu.....ini lap sepatuku..sekarang cepat."wanita ini melepar kain pada tubuh liana.
eeh..dasar wanita kampung,,,."wanita ini menarik tangan liana dan mendorongnya hingga terjatuh'sementara teman"yang lainnya hanya tertawa,padahal luka diperut liana belum sembuh benar jadi ia merasa kesakitan.
liana apa kamu tidak apa"..kalian ini benar"..."ical ingin menolong liana yang meringis,namun sebelum melakukannya.
hah..tuan derren.."kelima pelayan ini berjejer dengan rapi dan menudukan kepala'sementara liana masih dilantai dengan posisi duduk'kedua tangannya menahan perut yang sakit.
keempat pelayan ini tak berkata apa",mereka tak berani menatap'selain takut pada kesalahannya'juga karna derren masih bertelajang dada'ia memperlihatkan tubuh sempurnanya'para pegawai ini binggung karna tak seperti biasa tuan muda pertama itu'keluar dengan keadaan seperti ini,kecuali diruang olah raga.
mm...." mereka pun mengerti dan pergi dari hadapa derren,seperti biasa dengan jari"tangannya tuan muda ini'mengusir semua pelayan dan menyisakan liana.
ueh tuan''liana masih saja duduk dilantai
ayo banggun'..kenapa kamu begitu lemah,hanya didorong seperti itu saja sudah jatuh.." derren masih berdiri menatap liana.
eeh maaf..tadi aku..eh maksudnya..saya lelah,..tuan apa lebih baik saya tidak usah tinggal disini'..e mereka tidak meyukaiku...eh aah"..liana mencoba bangkit dari duduk..lukanya masih terasa nyri kalau terlalu digerakan
deek...
niat hati ingin membantu'namun taksengaja menarik tangannya terlalu kencang'hingga tubuh gadis mungil ini langsung nempolok dipelukan,wajah keduanya pun saling terkejut..meski hanya beberapa detik namun dua hati yang beradu menjadi kacau.
aah'tuan maaf saya tak sengaja."liana mundur dengan wajah yang memerah.
yang mereka lakukan belum seberapa liana''dan kamu tak akan pergi kemana''karna kamu tawananku,pelayanku'juga milikku'aku sudah membelimu...mengerti..""
apa,,barusan tuan pangil saya liana..." yang ia terkejut adalah pertama kalinya pria ini menyebut namanya.