
singkat cerita'satu minggu sudah derren berada dirumah sakit,para dokter belum memperbolehkan ia keluar karna memang pria ini masih harus dirawat.
dokter vega dan dokter aelis ikut serta dalam merawat derren,keduanya mencari tau kenapa pasien ini bisa kehilangan ingatannya.
para dokter menyimpulkan bahwa'teroma masa lalu dan benturan menjadi pemicu derren kehilangan memori dua tahun kebelakang.
vania dan talita setiap hari menjenguk dan menemani derren'setiap hari juga keduanya bertengkar jika berpapasan,sementara liana tak berani datang ia hanya mendapat kabar dari felisa atau vania.
terima kasih nona aelis sudah mau berpartisipasi membantu penyembuhan tuan derren." kata vega pada aelis.
mm'sama-sama,... memang sudah seharusnya kan kita merawat paien'...dok..apa mungkin tuan derren bisa mengingat lagi masa lalu yang hilang."? tanya aelis
hmm... aku juga tidak tau,kamu tadi dengar sendirikan,dokter spesialis otak bilang'kemungkinan itu ada'tapi kita tak boleh memaksa ia harus mengigat sesuatu yang hilang dalam dirinya..hah padahal didua tahun ini ada hal yang penting yang harus ia ingat...tapi!."vega terdiam sejenak.
maaf dok..jika boleh tau apa hal yang penting itu." aelis penasaran.
hah..aku dengar tuan derren pergi bersama adik angkatnya,sebelum diketemukan'keduanya dinyatakan sudah meninggal,ini aneh"polisi menemukan mayat yang sudah jadi abu dimobil mereka."
ooh'saya masih belum mengerti dok...bolehkah teruskan ceritanya..!."
kemarin polisi sudah melakukan otopsi pada mayat itu'ternyata benar mereka bukan derren atau sandi...sekarang hanya derren yang tau dimana adiknya,, tapi jika dirinya seperti ini'bagai mana kami semua tau,keadaan sandi ."
mm'dokter..kita berdoa saja,semoga tuan derren bisa mengingat kembali masa lalunya,dan semoga adiknya baik-baik saja ya."saut aelis.
mm'aelis sebenarnya,, ,,aku tak yakin ingatannya kembali,karna ia pernah troma berat'dulu saja jika banyak mengingat dia selalu hilang kesadara,emosinya tak terkendali.."vega memceritakan tentang masa dimana ia merawat derren.
*******
dikediaman tuan felik.
mm..liana kenapa si'ahir-ahir ini kamu terlihat tak bersemangat dan selalu murung." tanya selin.
iya benar..."ical juga bertanya'ketiganya memang sedang berkumpul di tempat biasa pelayan istrahat.
tidak apa-apa aku hanya tidak enak badan." saut liana.
euh..apa benar yaa'tuan derren hilang ingatan,aku ingin sekali melihatnya mm."
liana kenapa kamu tak menengoknya kerumah sakit mm." gadis yang ada didepannya itu menuduk.
hah..tuan tak ingat padaku lagi."raut wajah liana begitu sedih.
ah..aku tak nyakin..jika ia tak ingat dirimu'mm... tuan pasti mengingat ku...hi." ical mengerutkan bibir.
alah..siapa si kamu ini'tuan hanya senang melihat liana..tau.." selin langsung manyun.
ical dan selin kini saling mengejek dan mengoceh tak jelas'liana hanya diam,sepertinya ia memang kurang bersemangat,sudah pasti dirinya memikirkan keadaan derren'tak ada yang bisa diperbuatnya untuk orang itu.
apa lagi liana mendengar dari vania bahwa derren makin dekat dengan talita,bahkan keduanya sering memperlihatkan kemesraannya di depan semua orang,hingga membuat ibu dari quinsa itu menangis sedih.
******
talita begitu senang bahwa kekasihnya hilang ingatan'dengan begitu tak ada lagi wanita lain di hati derren.
derren'hiks..hiks..." siang ini talita datang lagi menjenguk.
ada apa talita." saut derren ia sudah baikan dan berniat pulang sore ini.
aku sangat takut...derren...aku takut para penjahat itu akan kembali menculikku...tolong aku.hiks." talita merayu.
kamu tenang saja'aku sudah pikirkan dan seperti yang kamu mau kemarin...memang lebih baik untuk sementar waktu kamu tinggal dirumahku...jangan kawatir lagi ok.."derren mengusap air mata wanita cantik itu.
benarkah'hiks..tapi apa keluargamu akan mengijinkannya."
itu urusanku..mm." derren memeluknya.
selamat siang.."dokter vega dan aelis datang keruangan derren.
hah..ini rumah sakit bukan tempat bermesraan." vega menyidir keduanya.
hi..tuan derren,saya akan memeriksa anda...silahkan berbaring sebentar.." talita melihat sinis pada dokter aelis.
tentu'..aelis terimakasih sudah merawatku dengan baik." saut derren.
derren'dua minggu lagi aku harus keluar negri'kau ingatkan aku harus melajutkan setudi,mm bagai mana kalau dokter aelis yang menggantikanku untuk sementara waktu..mm...dan memang sakitmu ini harus selalu di kontrol setiap saat."tanya vega.
hmm'jika menurutmu dia bagus,aku setuju."sepertinya ada yang tidak suka mendengar rencana vega.
bagai mana aelis,kamu setujukan'..."
mm'terima kasih tuan derren,saya pasti akan merawat anda dengan baik...." siapa yang tak mau menjadi dokter khusus keluarga tuan felik.
nah..hari ini kan tuan derren akan pulang'maka dokter aelis harus ikut kita juga ok." talita merasa tak senang dokter cantik itu yang merawat derren.
iya bagus.." saut derren.
********
dirumah tuan felik'mereka sudah bersiap menyabut,keluarga dan kerabat pun pada berdatangan untuk menengok derren.
derren pun tiba dirumah' ia langsung menemui ayah dan ibunya,mereka pun melepas rindu,ayahnya bahagia karna anaknya mau memeluknya kembali setelah sekian lama.
tapi saat derren'memberi tau semuanya bahwa talita akan tinggal sementara waktu dirumah'keluarga itu marah dan tak menerima'namun seperti biasa derren tak mau kalah' ia tetap membawa talita keaulanya dan menyuruh anita menyipkan kamar untuk kekasihnya itu.
vega sudah menceritakan apa yang terjadi pada derren pada keluarganya,ada yang senang dan ada juga yang sedih mendengar kabar ini.
sssttt..kenapa masih disini'nona cantikku,apa kamu tak ke aula ayahku'pria kasar itu sudah pulang.ayo kita kesana sama-sama.." dean menarik tangan liana yang sedang duduk.
tuan ..aah saya tunggu disini saja'.. tuan felik dan nyaya fifian kan baru sembuh'saya tak ingin mereka marah dan enek melihat kedatangan saya...tuan pergi saja sana."liana menarik tangannya kembali.
ha..ha..jelas mereka enek...karna kamu sangat manis aku saja sampai tergila-gila..." liana mengela napas.
tuan sudah jangan bercanda... lepaskan.." pas liana mundur ia membentur tubuh seseorang.
gadis ini berbalik dan langsung terkejut'ternyata majikannya yang ia tubruk'hatinya sangat senang bisa melihat pria ini lagi,meski pun sepertinya derren tak suka bertemu dengannya.
liana menatapnya sangat lama'namun derren memperlihatkan raut wajah tampannya yang kesal.
tuan derren..se..selamat datang."liana menuduk.
mm'pelayan tak sopan,." alis derren mengkerut.
ka'selamat datang,aku senang kamu masih hidup." dean langsung meneluknya.
hah..sudah lepas'kamu tak penah berubah ..yah,selalu bermain wanita,bahkan pelayan seperti ini saja kamu bernapsu.."? dean hanya tersenyum.
hi..hi..pelayan ini memang pacarku ka."derren mengkerutkan alis lagi.
mm'sungguh seleramu sangat rendah.." derren melirik pada liana yang tertunduk.
ka'kenapa berkata sepertu itu...hei mau kemana." derren mengabaikannya ia berjalan pergi.
tuan sudah."
liana maafkan aku,gara-gara ucapanku kaka jadi menghinamu,apa benar dia hilang ingatan dan tak mengingatmu." dean kebingungan.
iya..mungkin,,...saya juga tak tau..."
eeh..tuan dean anda,,,di sini.hi.." selin datang.
liana aku pergi dulu yah..." dean tak mempedulikan selin.
iih tuan dean malah cuek si sama aku...eh liana kamu harus tau...tadi...tuan derren datang membawa dua wanita cantik,yang satu dia bilang kekasihnya...dan yang satu pengganti dokter pribadinya...mm....mereka beruntung sekali yaaa bisa dekat dengan pria kaya setampan tuan ..." selin berceloteh.
ooh..begitu..yah...selin aku ingin kekamar duluan." wajah liana murung.
euh..liana...apa kata-kataku ada yang salah,kenapa ia terlihat sedih.."
liana sedih mendengar kabar dari selin,ia tak menyangka bahwa derren akan membawa kekasihnya.
hiks..hiks...tuan sandi dimana anda..aku ingin sekali bertemu'kuharap anda baik-baik saja..hiks...." liana menangis.
kring..kring... telepon servis pagi-pagi berbunyi'liana cepat- cepat berlari kedepan pintu kamar majikannya.
tok..tok.. "...masuk..." sipemilik kamar berteriak kasar.
kamu pelayan ku...." derren langsung melihat dan bertanya pada liana yang berdiri dekat pintu kamar.
iya tuan."liana menuduk.
kamu taukan mereka bilang aku hilang ingatan,apa selama ini aku mengenalmu,karna yang menjadi pelayan pribadiku adalah pilihanku..." derren terheran.
tuan derren.. gadis ini memang pelayan yang anda mau..." anita datang.
bibi anita'aku tak mengingatnya,sekarang aku tak mau dia jadi pelayanku,ganti dengan yang lain saja." liana memejamkan mata menahan sedih mendengar ucapan itu.
tuan yakin.."
kenapa tak yakin'...bibi anita,katakan padaku dari mana gadis ini berasal,kenapa bisa menjadi pelayan diaulaku ini'karna ku lihat dia kurang sopan pada majikan,dan semalam dean bilang gadis ini kekasihnya,tidak mungkin adiku itu bisa tergoda kalau tidak di rayu duluan...pasti pelayan ini tidak baik prilakunya." dengan sinisnya derren bicara.
cukup tuan'saya...akan pergi jika anda tak suka." liana keluar dari kamar sambil menagis.
tuan derren apa anda...tak mengingatnya'anda sendiri yang membawa gadis itu kerumah ini...dan anda juga yang menjadikannya pelayan sepesial diaula ini.."anita memberi taunya.
benarkah...rasanya itu tidak mungkin...dia pelayan sepesialku..mm..e..ehh..aku tak ingat tentangnya." derren meringis kesakitan dibagian kepala,anita langsung memangil dokter aelis untuk memeriksa.
tuan derren'istrahatlah anda belum sembuh benar..mm." aelis memberinya obat.
terimakasih aelis...bibi anita...ceritakan semua yang terjadi dirumah ini padaku.."?
baik tuan."anita bercerita pajang lebar,derren sampai mengkerut kan kening dan alisnya saat mendengarkannya.
saat sore derren berdiri dibalkon kamar,dirinya sedang memikirkan hal-hal yang tak dia ingat'tak sengaja ia melihat liana sedang duduk termenung.
pria ini menatap nya dari jauh"....benarkah aku sangat dekat dengan mu,kenapa membuatku penasaran,dan adikku bukan kekasihmu kan.