love the general

love the general
pelayanku sangat cantik jika cemberut



kring..kring..kring.."bunyi servis terus saja berbunyi


selamat pagi tuan." ternyata yang datang bukan liana tapi elena.


aku tidak memangilmu pergi..." derren langsung mengusir setelah melihatnya.


pria ini jengkel orang yang dipangilnya tak kunjung muncul'ahirnya ia langsung mencari sendiri pelayan yang dia inginkan'namun ternyata gadis itu sedang berbincang dengan adiknya,dean'liana tak menghiraukan panggilan servis yang sejak tadi berbunyi.


hei...nona manisku'...terlihat sangat cantik kalau terseyum seperti itu." dean melemparkan gombalannya pada liana


tuan'maaf untuk yang waktu itu..anda sudah tak marahkan padaku."


tentu tidak..hah aku hanya masih sedikit kesal pada kaka..'eeh apa kamu sudah tak sedih lagi..mm."


mm..saya sudah lupakan....tuan terimakasih juga untuk yang semalam...anda sudah baik pada saya."


kitakan sekarang teman'hei...lihatlah aku jangan menuduk seperti itu'kamu bukan pelayan lagi bagiku ...pangil.. ka dean saja...gimana,,ok kan..." derren mendengarkan mereka bercakap.


maaf,,,saya tidak berani...tuan saya masih harus bekerja..."hah tuan derren.." pria yang sendari tadi kesal'menghapiri keduanya.


apa pukulan kemarin belum cukup...mm.."bajiangan datang pagi -pagi ketempat ini hanya untuk mengoda pelayanku..." derren langsung meluapkan emosi.


apa tidak boleh'aku pria bebas,kami juga berteman,liana juga hanya pelayankan bukan kekasihmu, jadi kenapa kau harus marah.." derren ya makin kesal maju dan berusaha memukulnya.


bruk....tuan.... jangan..hah..tuan dean'apa anda tidak apa-apa." derren memukul lagi dean hingga terjatuh'lalu liana mencegah dan membangunkan teman barunya itu.


mm.."derren menatap tajam pada keduanya lalu pergi.


aw...ah..hah..sudah tidak apa-apa'jangan kawatir'dia sudah biasa memperlakukanku seperti ini...."hmm,asalkan bisa melihat teman imut ini'aku rela tiap hari dipukul olehnya',,,..aw."sudah meringis kesakitan masih saja mengombal'liana membawanya duduk lalu mengobati lukanya.


tuan,,,hi..hi..ternyata anda sangat baik..ya sudah aku tinggal dulu ya masih banyak yang harus aku kerjakan ..."


ok...manis..tlpn aku jika butuh bantuan mm." lalu dean pergi'entah apa maksudnya mendekati liana.


ka" ayo minum kopinya dulu'e.eh,kenapa anda memasang wajah seperti itu padaku..aku merasa belum membuatmu kesal ko.....ah.. jangan-jangan nyoya muda membuatmu jengkel yah..?" karna masih geram derren melampiaskannya dengan berolah raga tinju.


jangan sebut gadis itu nyoya'dia tidak pantas mendapatkan gelar itu.." derren terus meniju sasarannya.


hah..memangnya dia berbuat apa'hingga kaka semarah ini'..nah itu dia.....hai liana kesini sebentar..". dari balkon sandi memanggil liana.


selamat pagi tuan sandi'apa anda membutuhkan sesuatu.." liana menghampiri dan hanya pokus pada sandi'dia tau derren pasti benci melihatnya.


sandi..hati-hati dengannya'mungkin terlihat lugu,tapi gadis ini berbahaya dia pintar menebar pesona hingga tuan muda kedua yang tak pernah mengejar wanita jadi gila karenanya'kau tau pagi ini dia sampai rela datang ketempatku demi melihat seorang pelayan..." sambil bicara derren membelakangi liana ia melihat kebawah balkon.


ka"kenapa bicara kasar seperti itu mungkin anda salah paham'anda taukan liana bukan orang seperti itu.." sandi menghampiri derren,tiba-tiba tubuh liana yang masih berdiri ditarik oleh seseorang dari belakang'saat terbalik'sipelaku langsung menapar dan memukulinya.


plak..plak...dasar wanita pengoda berani sekali pelayan sepertimu mendekati kaka-kakaku dan sekarang kekasihku....."kupikir ini hanya isu tapi setelah melihatnya sendiri'aku baru yakin kamu wanita menjijikan.." sontak saja kedua lelaki yang berdiri jauh dari liana terkejut.


liana...'pelisa..apa yang kamu lakukan hentikan.."sandi menarik badan pelisa yang masih memukuli liana.


hmm....."derren menarik tubuh liana yang sudah tersukur..


ka"...menjauh darinya,aku akan menghajar ....lepaskan..." felisa terus berotak dari cengraman sandi.


plak..gadis bodoh berani sekali melukainya." felisa terkejut dengan apa yang dilakukan kakanya'hanya karna seorang pelaya dia tega menampar'padahal selama ini adik perempuan itu paling dimanja olehnya.


hiks..hiks..ka''kau tega memukulku....mm.. demi pelayan ini.hah...."felisa berlari entah kemana.


felisa......"ka anda urus liana....aku akan mengejarnya." sandi pun pergi.


hah..ceep...."derren cepat" membawa liana kekamar pelayan'


ssstt...aw....euh.." raut wajah derren sedikit menyesali kejadian ini'bibir berdarah dan atas alis sedikit membiru'liana tak menangis saat diobati'namun ia memasang wajah kesal pada pria dihadapannya ini.


apa sakit..."pertayaan derren ini tak berguna menurut liana.


kenapa tanya...'bukankah hati kekasih anda akan lega..jangan pedulikan saya jika tak ingin tergoda'tapi tenang saja'mulai sekarang saya akan ikuti yang tuan inginkan..." tatapan liana membuat hati derren taknyaman.


hmm apa kamu marah?....."hmm..adikku yang berengsek itu salah,dia tak tau pelayanku sangat cantik jika sedang cemberut.." etah tak enak atau apalah tapi kata" derren membuat liana binggung.


papah..papah dari tadi aku mencarimu ternyata'papah sini...emm kaka wajahmu kenapa." derren langsung memeluk dan mendudukan quisa di pangkuannya.


euh..kaka tadi terjatuh..quinsa kenapa belum pergi kesekolah sayang."liana hanya bisa berbohong pada gadis kecil itu.


kaka susterku,perutnya sakit..dia tak bisa mengatarku'aku tak mau pergi sendiri..apa kaka mau menemaniku kesekolah...yah ayo.."papah boleh ya...?"gadis kecil ini merengek menarik"baju liana.


quinsa suruh saja pelayan yang lain sayang'kalau engga papah yang antar..ayo"


asikkkk "tapi aku mau kaka mengatarku juga..." gadis ini tetap kekeh ingin liana ikut.


baiklah nona kecil'kaka akan mengatarmu ayo.." ahirnya derren dan liana mengatar quinsa.


ayo sayang sana masuk..cuup." derren mencium anaknya.


kaka..kaka tunggu aku ya.."


iya nona." quinsa dibawa masuk oleh guru sekolahnya kedalam kelas'lalu liana berjalan dibelakang mengikuti derren.


aku akan pergi kekantor'quinsa hanya sekolah sampai pukul 12:00 kamu harus menunggunya...''


aw..hah ..iya tuan..e.eh..maaf." kening liana membentur belakang tubuh derren yang tiba" berhenti saat berjalan.


hai..jelaskan padaku'apa yang terjadi semalam antara dirimu dan ******** itu.."


tuan maksud anda tuan dean..."


siapa lagi'cepat katakan" derren mengkerutkan alis dan menatap liana.


e.em dia semalam'melepaskan saya dari gudang yang terkunci dirumah anda."


hah..memangnya siapa yang mengurungmu.." derren tak tau apa yang terjadi pada liana setelah dia meninggalkannya kemarin sore.


mm... tidak perlu dibahas...anda harus kekantor ini sudah siang..." lianapun tak tau siapa yang sudah menjebaknya semalam.


hmm..baiklah..kita bicara nanti..em..hai maaf untuk yang ini'... tak seharusnya dia melukai wajah imutmu..hah...sayang semua sudah terjadi percuma disesali."tangan derren mengelus luka dibibir liana.


tuan.." tubuh liana mundur'ia merasa cangung saat derren berprilaku seperti ini di depan umum'meski benci tapi hatinya tak bisa menahan rasa aneh yang memberotak.


ambil...ini pinnya'quinsa suka meminta sesuatu,jadi kamu harus selalu membawanya'jangan sampai tak punya uang untuk makan,aku tak suka pelayanku kurus krotang." liana menganguk


******


setelah derren pergi'dia duduk menanti quinsa di sebuah taman'para pengasuh anak biasanya akan menunggu disini,tak sengaja liana melihat seseorang yang pernah kenal.


e.eh kaka tunggu." liana menghentikan wanita cantik yang sedang berjalan itu.


hmm ??? hai kamu..gadis yang malam itukan...sedang apa disini."..tanyanya


iya ka'.. saya menunggu anak majikan..'lalu kaka berpakayan rapi dan sama seperti..e.eh..apa kaka seorang guru disini.."


iya benar..aku guru baru disini namaku (inka) dan kamu ....


emm..liliana.."apa kaka sedang istrahat'bagai mana kalau kita mengobrol sambil minum teh."


mm..ayo..tapi kamu yang traktir aku ya,,, hi hi."


mm pasti." mereka ahirnya berbicang sekian jam dikantin sekolah."


ooh... hmm..,,,padahal pria itu sudah menikahimu,tapi kamu malah jadi pelayannya..hah itu sangat rumit ." mungkin liana bercerita tentang kehidupannya kini' pada inka.


ya begitulah ceritaku'..hah..ku harap kaka bisa bertemu dengan kekasih yang paling kaka cintai." tak jauh beda wanita cantik itupun menceritakan pengalaman hidupnya yang pahit.


ya sudah liana sebentar lagi anak asuhmu akan keluar dan aku juga harus pergi."


mm"...sampai jumpa lagi kaka.." inka pergi berlalu.


kaka.." quinsa berlari padanya'lalu liana menelepon supir yang sudah menunggu diparkiran.


hmm..ayo sayang kita..pulang." sebelum naik kendaraan yang sudah siap berjalan'mereka dikejutkan oleh segerombolan orang yang mulai mendekat.


dorr..dor..''sisopir yang harusnya membawa liana dan quinsa ditembak dua kali dibagian punggung dan paha'lalu tubuhnya ditarik dari tempat duduk pengemudi hingga tersukur dijalanan.


aah apa yang kalian lakukan."liana dihampiri tiga orang pria berbadan besar.ia memeluk quinsa yang ketakutan dengan erat.


jangan berteriak...masuk..mm."para penculik memaksa'dan memasukan liana kedalam mobil'lalu membawanya pergi.