love the general

love the general
"saya sangat mencintai anda.



"Ahirnya mereka cepat kembali keibu kota,dan langsung menemui'vania yang sedang dirawat,derren sempat terkejut dengan penyakit yang di derita mantan istrinya itu'meski tak ingat kapan dia menikahi wanita ini,namun ia tak ingin menyakiti lagi ibu dari anaknya.


Vania......"derren menyapa,wanita yang terbaring lemah di ranjang rumah sakit.


Derren,...hm'..liana..''


Nyonya'...." kondisi vania memang sangat memprihatinkan.


Setelah beberapa menit berbicang,dokter memanggil,derren untuk membicarakan perkembangan kondisi vania.


Derren pun pergi dengan dokter,liana masih menemani vania diruang itu,tak beberapa menit ibu dari mantan istri derren itu datang,dulu dia pernah memarahi liana juga.


Ooh...pelayan istimewa,kamu sepertinya bahagia melihat putriku menderita begini'untuk apa kesini mm,..


Nyonya...."


Mamah,...hentikan'liana gadis yang baik,jangan berkata seperti itu...


Hm'...eeh....sini kamu..." tangannya ditarik keluar.


Dengar,gadis bodoh'aku tidak rela kau merebut suami anakku,akan ku kutuk bila hal itu terjadi,perempuan rendahan sepertimu tak pantas berada disisi derren,...aku bisa lakukan apa pun agar kamu menjauh dari nya...em..pergi kamu aku jijik melihat wajah mu....''


Nyonya....maaf....saya hanya..???..."


Eem...pergi...pergi..."wanita tua ini terus mendorong tubuh liana.


Aah...'..tuan.."tubuhnya tiba-tiba disangga dari belakang.


Ada apa....bisakah anda sopan dan bicara pelan..."ibu vania ini masih terlihat emosi


Sopan padanya'mm...tak akan pernah,derren...apa kamu tak malu berkencan dengan seorang pelayan,kemana-mana selalu saja ada dia...,bahkan sudah hilang ingatan pun masih gadis ini yang dipilih...Hm...seleramu buruk sekali...."


Pria ini masih tetap tenang,dipikirnya'akan tidak enak bila dia juga emosi,karna ini rumah sakit bukan tempat umum.


Jika anda sudah puas bicara,bisakah kami pergi'selamat siang,nyonya....hm." derren pun menarik tangan liana dan membawanya keluar.


Derren yang kesal'menarik sebatang roko dari tempatnya,ia berdiri didekat kolam ikan,yang ada diluar rumah sakit itu."tuan maaf,...anda jadi ikut dimarahi karna saya.


Dokter bilang'hidup vania tak lama lagi,Hm bagai mana cara jelaskan pada putriku'....haah cobaan apa lagi ini,kenapa hidupku tak bisa seperti orang lain,damai dan bahagia..'meski aku tak ingat kapan menikahinya,...tapi dia ibu dari anakku,bagian dari hidupku,tadi dia memintaku menikahinya sekali lagi,vania ingin jadi istriku sebelum menutup mata...'' derren langsung membahas apa yang dokter katakan dan apa yang mantan istrinya pinta.


Tuan'harus menyetujuinya,permintaan nyonya tak boleh anda tolak..."sambung liana.


Pria itu mendekat pada sipelayan''...Liana,bagai mana dengan kita'kamu juga istriku,cukup kehilangan sekali diingatan,aku tak mau lagi meninggalkan atau ditingalkan olehmu'aku tak akan pernah lepaskanmu....''derren langsung memeluknya.


Tuan..


Aku mencintaimu...,aku tak bisa menikahinya...'kita bisa cari cara supaya vania mau mengerti'jangan memohon lagi,apa kamu tak sayang padaku...hm." liana terdiam'pelukan derren pun makin erat,seolah menyakinkan bahwa di tak ingin kehilangan dirinya.


Mereka kini kembali kerumah'dan tentu saja,derren yang paling disambut'keluarga mengerumuninya,dan banyak bertanya yang di ajukan.."biasalah.


Sandi tak ikut masuk kerumah,karan ia langsung kebandara'menjemput kekasihnya yang mau kembali.


Ka'...ada yang ingin kusampaikan..bisa kita keruangan kerjamu.." dean mengajak derren bicara soal pamannya' levin,adiknya itu menceritakan semua yang ia dengar dan curigai tentang ayah kandungnya.


Derren sangat sok mendengar adiknya bercerita." dean...kenapa kamu mau memberi tau ku semua ini."tanyanya.


Dean terdiam sejenak." karna kamu adalah kakaku...aku tak ingin keluarga kita hancur...jika kamu mati,aku tak bisa hidup bebas'pekerjaan kantor cukup memusingkan,hanya kakak yang bisa mengendalikannya.


Hm...dasar bodoh...'ternyata kamu mau enaknya saja,baiklah...jaga diri bila kau keluar sendiri..." derren berjalan pergi setelah mengoceh.


Halo.....,sandi'bila sempat coba kamu lihatlah video yang kirim.."derren memberi kabar langsung pada adik angkatnya.


********


Liana'kenapa bangun..,kamu mau kemana." bibi anita tadi sore menyuruh liana,tidur bersama selin di aula Quinsa.


Em......selin,apa kamu mendengar'quinsa menangis..."


Tiap hari memang dia merengek'kalau mu tidur...mm biarkan saja ayo tidur."


Hm..duluan saja'aku akan keluar melihatnya."liana pun berjalan kekamar,gadis kecil itu.


Derren...eem...'hi aku senang kamu sudah pulang..kenapa tak menjawab telponku...." talita langsung merangkul pria yang dilihatnya.


Mm..talita'yah...maaf,aku sibuk...ini sudah malam,kita bicara besok saja ya.." derren mendorong tubuh seksi itu,dan melangkah pergi begitu saja.


Derren...derren...sebentar...emm...kenapa si,dia cepat berubah..hah.."pria ini tak mempedulikannya,talita pun jadi kesal dan mengerutu sendiri.


HI...hi...benarkah ka...." entah apa yang dibicara,gadis kecil itu sepertinya senang melihat liana.


Papah....."quinsa berlari dan langsung minta dipeluk ayahnya.


Ternyata derren juga datang ketempat putrinya."sayang kenapa belum tidur mm....cuup..uooh..papah sangat rindu pada seyum manismu."derren menciumi gadis kecil yang imut itu.


Baru saja aku mau ketempat papah,karna aku ingin tidur dengan...papah....hi."


Mm...ya sudah,ayo tidur'papah juga sudah mengatuk,..hei..nyonya derren kamu mau pergi kemana....e.m..mm.em." setelah melihat derren dan putrinya berbaring diranjang,liana mencoba keluar'tapi tiba-tiba pria itu memangil dan menyuruhnya mendekat,dengan bahasa isarat.


Auh...Mm..." liana mengelengkan kepala.


Cepat...sini..." suara pria ini terdengar berbisik,liana pun menghampirinya,gadis kecil itu sepertinya sudah benar-benar mengatuk,baru sekejap didekap ayahnya,matanya sudah terpejam.


Ada apa'....eem...tuan,...nanti nona tidurnya terganggu..." tangan ditarik hingga tubuh itu tersukur kedadanya,sebelah kiri gadis kecilnya,dan yang kanan istri cantiknya.


Sstt...makanya...diam,jangan berisik'....''derren menggeser putrinya yang sudah terlelap,dan menyampingkan badan menghadap liana'lalu sekarang ia mendekap penuh tubuh istrinya yang membelakangi.


Em...tuan,iih....,nanti quinsa bangun'...."liana sedikit berontak.


Yang,akan bangun bukan quinsa tapi yang lain...hm..'Hei..kenapa masih canggung dengan ku,eem..seluluh tubuh ini sudah kurasa dan milikki kenapa harus malu lagi mm.."


Dia menegakan wajah liana kehadapannya'menatapnya dari dekat." apa keinginanmu,...kenapa kamu bicara seperti itu'apa malam kemarin hanya keterpaksaan..."


Wajah liana sedikit ketakutan."saya...ingin anda tetap menikahi nyonya vania."derren terdiam lagi beberapa menit,tapi ia masih menyangga kepala dengan satu tangan dan masih menatap wajah memarah dibawah wajahnya.


Mm...itu mau mu'ku pikir ada cinta dihatimu untukku tapi ternyata tidak..." lalu derren menyembunyikan wajah marah dengan mencoba bangkit.


Derren yang kesal sepertinya akan bangun untuk pergi."em...tuan tunggu,hiks..hiks'saya sangat mencintai anda,sungguh'....tolong jangan marah,saya akan tetap disisi anda,meski nanti tuan akan menjadi suami nyonya vania lagi.," pelukan liana menghentikan langkahnya.


Haaah.....kata sekali lagi bahwa kamu mencintaiku"Derren berbalik dan menatapnya lagi.


Aku mencitaimu tuan...."kakinya sedikit berjingkat'liana mencium bibir pria itu dengan lembut.


Mm,kalau mulai berani begini,aku menyerah...'hm..akan kuturuti mau mu'tapi kamu juga harus janji'tak akan pernah pergi dari sisiku..'eem..


Hm...,selamanya saya akan selalu jadi milik anda 'tuan."


*********


Saat mendengar berita itu'vania begitu senang,tiga hari kemudia ia dibawa pulang dan betapa terkejut dirinya lagi,melihat keadaan dirumah'semua perlengkapan pernikahannya sudah disiapkan sebegitu mewah.


Hiks...hiks....'derren...terima kasih..apa sungguh kamu akan menikahiku lagi,aku benar-benar merasa bermimpi." hari ini vania terlihat begitu bahagia.


Hm...vania jangan menangis'maaf sudah membuatmu sedih terlalu lama...'kamu ibu dari anakku'kamu adalah bagian hidupku." liana yang berada didekatnya terseyum.


Singkat cerita'hari ini ahirnya vania sah menjadi istri derren,untuk yang kedua kali'karna kondisi vania masih lemah ia langsung dibawa kemar oleh derren."vania sayang,..kamu harus istirahat yah...aku pergi dulu.


Em..hiks...kamu panggil aku sayang.....derren kenapa aku begitu mencintaimu,hari ini aku sangat bahagia'sekali lagi 'terimakasih...sayang..."


Hm...cuup,,tidurlah....aku ingin kamu lekas sembuh."derren mencium kening vania'wanita itu makin berderai air mata,saat derren keluar ibu mertuanya pun masuk kekamar.


Vania,ahirnya kamu jadi istrinya lagi'mamah sangat senang sayang...''vania memejamkan mata tak mau mendengarkan omongan ibunya.


(vania ep1)


*********


Selin...apa kamu melihat,tuan sandi hari ini,.."tanya liana.


Mm..tidak,hi..hi..kalau tuan dean...aku selalu melihatnya...liana.."selin memang sedang menatap dean yang sedang berbincang dari jauh.


Aaah...kau ini.."


Halo...apa semua sudah siap'...mm.bagus."derren sedang memastikan seseorang.


Liana'bisa bantu aku'...."singkat cerita felisa sudah tau apa yang terjadi.


Iya nona'...eem kita mau kemana,..." felisa meyuruh,liana masuk kedalam mobil,dengan cepat gadis seksi itu mengendarai kendaraannya


Tiiid..."mobil itu berhenti tak jauh dari rumah.


Liana binggung,dibawa kemana oleh adik derren itu" hei...apa kamu sudah siap dengan gaun gadis ini." felisa bicara pada si pemilik tempat yang dimasuki.


Sudah nona...'ooh ini gadisnya,waah..dia sangat cantik.." saut wanita yang penampilannya sangat elegan itu.


Nona...saya mu diapain."tubuh liana di bawa kesebuah ruangan penuh baju-baju yang sangat cantik dan mewah.


Sudah kita ikuti saja mm'ayo...kita pilih gaun yang cantik-cantik ini'kakak kan akan menikah,jadi kamu harus cantik...." liana mengerutkan alisnya.


Nona...tuan kan sudah menikah tadi'eeh....tunggu..''tangannya ditarik lagi.


Sudah kamu jangan banyak bicara'acaranya sebentar lagi...cepatlah ganti pakaiyan...'mm...apa kalian sudah siapkan gaunnya." feli menyuruh dua pelayan merias wajah liana'gadis ini pun makin binggung.


Liana keluar,dari ruang yang terpisah tadi."nona kenapa kita harus berdandan seperti ini."lima belas menit lebih ia sudah siap.


Waahhh...liana kamu sangat cantik sekali'...pakaiyan ini sangat cocok untukmu."


Yah..sore ini liana terlihat berbeda'gaun putih bercapur kuning cerah itu'sangat indah melekat ditubuhnya.


Em..ayo kita pergi." felisa membawanya kembali, kesuatu tempat.


Liana sedikit terkejut,saat turun dari mobil'karna ternyata sandi dan ihwal,terlihat sudah berkumpul." tuan sandi ada acara apa disini...."


Pernikahan...'sayang kerjamu bagus....dengan pakaiyan ini dia seperti lebah yang nakal'...tapi menggemaskan.." liana hanya bengong,dengan ucapan sandi pada felisa.


Pernikaha'apa kalian mau menikah..."tanya liana sekali lagi.


Bukan mereka yang akan menikah'tapi kita...em.cuup." liana terkejut karna seseorang memeluk dan mencium pipinya dari belakang.


Auh...tuan..aah..'ta..tapi anda tadi baru menikahi,nyonya vania."felisa dan sandi hanya terseyum melihat gugupnya liana.


Dia mantan istriku'tapi kamu istriku,aku harus adil bukan,aku masih belum ingat kapan kita menikah'jadi lebih baik kita mengulangnya...'kenapa,'apa kamu tak mau.."


Hiks...eem...'tuan...saya sangat mencintai anda...''liana berbalik dan membalas pelukan derren.


Aku pun sangat...sangat...mencitaimu...lebah nakalku...."


*******


Tubuh pria-pria ini bergetar,mereka dijejerkan di kursi, tak bisa lari atau teriak'karna tubuh diikat dan mulut dilakban."


D'jodi dan anak buah yang lain sudah menghajar mereka sampai babak belur,ternyata mereka dihukum karna telah lalai menjaga tawanan,dan tawanan yang kabur itu adalah sandi.


Mm...d'jodi...habisi mereka."orang tua yang bicara ini mungkin sudah marah besar.


Baik tuan'levin.."