love the general

love the general
inkara talita rai !!!!!!selamat ulang tahun gadisku



maaf'sudah marah pada anda tadi'aku tau kaka selalu mengharapkannya kembali." sandi mendatangi derren yang berada dikantor.


mm'kamu tak perlu menghawatirkannya,dia urusanku."saut derren,mungkin yang dimaksud itu liana.


ka dia memang ada dikota ini." anak buah sandi sedang terus mencari keberadaan talita.


hati derren selalu bingbang jika mendengar kabar kekasihnya'pekerjaan yang menupuk membuatnya semakin pusing,hari ini ia bekerja sampai malam hari.


pria ini terdiam didekat jendela'ruang kantor'melihat hujan yang turun dengan derasnya'ia terbayang wajah gadis muda'yang tiba-tiba masuk dalam kehidupannya'entah senyuman atau wajah imutnya yang membuat hati kecilnya merasa takut.


andaikan gadis itu tak memperlihatkan wajahnya waktu itu'mungkin hatinya tak akan gusar seperti ini,kenapa takdir juga tak berhenti diawal berjumpa,gadis yang tak pernah ia kenal sama sekali terus saja membuatnya bingbang setiap saat'terlebih kini ia adalah istrinya,mau terima atau tidak,gadis itu sudah ditakdikan menjadi salah satu serpihan tulang rusuknya.


********


kenapa tuan belum pulang." liana sesekali mengitip kejendela'untuk melihat lampu kamar majikannya.


tak jauh berbeda dengan pria yang disana'perasaannya ahir-ahir ini selalu tak karuan'banyak yang ia pikirkan,kali ini ia teringat omongan vania.


ia penasaran'kenapa tuannya mengabaikan wanita baik seperti istrinya itu'bahkan ia mau menerima wanita lain jika derren menginginkannya.


dirinya merasa ada diposisi yang tak seharusnya'hati salah jatuh cinta,apa sekarang ia meski mencoba untuk tak ada rasa'bisa saja,tapi mungkin butuh waktu lagi,perasaan yang sudah terlanjur sayang tak bisa ia pungkiri'selain ini,pria itu juga memang telah menikahinya.


hah..tuan kenapa anda mebuat hatiku takut."


********


brukkk.." seorang gadis datang kemarkas pagi-pagi'lalu melempar tasnya dengan keras keatas meja.


dimana pria tak tau diri itu.."ia bertanya dengan cetus pada salah satu prajurit tentara.


hei nona'disini bukan tempat menyipan pria yang anda maksud'sopanlah sedikit jika bertanya." wajah gadis itu mulai kesal.


oh kamu belum tau siapa aku mm."


memangnya siapa'apa anda seorang artis,perasan aku tidak pernah melihat wajahmu ditv."pria ini tak tau kalau gadis jutek ini kekasih bosnya,karna ia memang prajurit baru.


beraninya kamu..e.eh.." felisa ingin melepar namun keburu sandi datang.


kenapa'harus selalu buat keributan'apa salahku banyak hingga kamu terus emosi." sandi telihat serius menatap kekasih manjanya.


aku mencarimu dari kemarin,kenapa kamu mengabaikanku,harusnya kamu yang minta maaf'hiks..hiks..eh..aku membencimu.." felisa memukuli sandi.


cukup felisa'sipat kekanakkan,dan kecemburuanmu ini membuatku jengah,kamu pikir bisa mengguasai hidupku dengan kekayaan yang ayahmu miliki mm'kau tau,yang ibumu katakan itu benar'aku tak pantas untukmu."


hiks..hiks..selama ini'apa itu yang kamu nilai tentangku..baik aku mengerti." felisa berjalan pergi.


mungkin benar apa yang dikatakan sandi'felisa tak pernah mengerti,bawah dirinya sudah mengekang orang yang dicinta,terlalu cemburuan,tak ada wanita yang boleh mendekati pria yang ia sayang,dan mungkin karna mempuyai kuasa membuatnya lupa akan harga diri orang lain.


kapten'saya sudah melihat sendiri wanita yang anda cari,alamatnya pun saya sudah dapatkan..ini tuan." seorang mata"memberikan amlop coklat pada sandi.


kerja bagus'baiklah kamu boleh ambil cuti."


terima kasih kapten." prajurit pilihan ini pergi berlalu.


hah..'liana maafkan aku'ini semua memang salahku,menikahkanmu dengannya'dan membawamu dalam masalah hati..." bukan felisa yang ia kawatirkan.


selamat pagi tuan sandi.." seperti biasa adik angkat derren ini datang keaula.


sandi menatap liana dengan wajah sedih'pikirannya tak karuan'ia takut kakanya akan mengabaikan gadis ini'setelah kekasihnya muncul,karna ia tau selama ini derren tak pernah bisa melupakan wanita itu.


tuan'kenapa anda bengong mm."


ah tidak"...kamu mau pergi kemana !..,liana..selamat ulang taun yah...ini kado untukmu."


tuan sandi'anda tau hari ulang taun ku...hi..terimakasih.." liana menerima kotak kecil yang dirias cantik itu.


emm..temanmu yang bilang'..eh bukanya nanti yah...apa suamimu sudah mengucapkannya.."sandi bertanya.


mm."liana mengelengkan kepala.


ah..orang kaya satu ini memang pelit'padahal aku sudah memberi taunya semalam." sandi menggerutu kesal.


sudah tuan'biarkan saja..apa pentingnya si..hihi dari anda ini sudah cukup membuat saya bahagia ko..."


nona ayo kita berangkat ini sudah siang...tuan saya permisi dulu yah..." gadis kecil itu masih saja main sana sini.


mm hati-hati liana." liana pergi membawa quinsa'hari ini derren tak mengatar mereka'karna ia baru pulang dari kantor subuh tadi.


sandi menunggu lama tuannya dibalkon'biasanya ia akan menggangu derren jika belum bangun,namun hari ini dirinya tak tertarik'wajahnya hanya menatap dan melamuni amplop yang dibawa.


aw..ka.." sandi terkejut karna derren memukul kepalanya dari belakang.


pagi-pagi wajahmu seperti ayam sakit."


yah... memang'mungkin sebentar lagi wajah inipun seperti ayam yang sudah kehilangan napas...alias mati."sautnya kesal.


mm..lebih cepat lebih bagus...'ada apa..lagi...."


ini..ada alamat kantor dan rumah,juga nomer telepon,semua lengkap..! aku belum membuka amplopnya...silahkan anda sendiri yang memastikan."


derren dengan cepat membuka amplop itu dan membacanya'wajahnya sangat terkejut saat mengetahui dimana keberadaan kekasihnya itu.


ka..tunggu'...hah..."sandi lalu membaca apa isi kertas itu'ia pun dengan cepat pergi menyusul kakanya.


******


seperti biasa liana'menunggu quinsa yang lagi belajar,ia selalu pergi kekantin sekolah atau menemui teman-teman dan ibu dari anak-anak yang ada di kelas'kebetulan hari ini teman baiknya inka sudah ada disana merekapun mengobrol sambi minum teh.


liana aku harus pergi..pak kepala sekolah memanggilku..." inka berjalan terburu-buru.


iya ka..'..ya ampun apa ini dompet ka inka.." liana membuka untuk memastika siapa pemilik barang tersebut.


dirinya sedikit terkejut saat melihat kartu identitas yang ada didompet'penasaran ia pun dengan jelas membaca kembali nama sipemilik.


inkara talita rai..hah....apa mungkin ka inka'kekasih tuan..hah.."hatinya langsung was-was'pikirannya bertanya-tanya'liana berjalan bermaksud mengembalika dompet itu.


mata pria ini menengok sana sini ia berjalan kesembarang arah dan bertanya kesemua orang yang berpapasan dengannya.


diri yang sudah lama ditunggu'dan wajah yang sering ingin ia lihat,kini muncul di hadapannya'tatapan keduanya yang tajam mengungkap rasa rindu yang begitu mendalam.


talita berlari dan langsung mendekap tubuh derren'air matanya mengalir karna begitu bahagia,orang yang ia cintai selama ini ahirnya datang.


derren kenapa baru mencariku...hiks..hiks."wanita ini menatap wajah kekasihnya.


yah,,maafkan aku..talita."derren mengusap air matanya,pelukan itu begitu lama mungkin pasangan kekasih ini begitu sangat rindu.


dua orang yang berada disekitaran'tak berani mendekat,keterkejutan mereka membuat tubuh masing-masing hanya bisa mematung.


aku tak boleh menagis.." hatinya hancur menggetahui kebenaran ini'ia masih mentap pasangan kekasih yang lama tak bertemu itu.


brukk...ah." anak-anak yang berlarian menyengkol tubuh yang lemas itu hingga tersungkur.


hmm." kedua kekasih itu menengok padanya.


liana'apa kamu tidak apa-apa." inka menghampiri,dan menarik tubuh temannya itu.


ti..dak ka." liana menatap derren yang menggerutkan alis


apa kalian saling mengenal." tanya derren terheran-heran.


mm'dia temanku,kenapa!.....apa kamu mengenalnya."talita bertanya balik'tapi pria ini hanya menatap liana.


ka inka ini dompetmu."


ooh,terimakasih'ada apa denganmu,kenapa tanganmu gemetar'mm.. liana kenalkan dia orang yang ku ceritakan padamu.." liana menuduk.


kami sudah kenal.."saut derren.


tuan." liana kebingungan'keadaan mendadak ini membuatnya panik.


hah..kamu panggil kekasihku tuan'.....liana'...maksudnya derrenlah yang selama ini kamu ceritakan..diakah..e..." wajah liana makin gugup,talita pun jadi takut dan penasaran.


permisi...'liana sedang apa sayang'aku menunggumu dari tadi..eh ka siapa nona ini." sandi datang tergesa-gesa.


siapa anda." tanya talita.


halo'aku adik angkat ka derren dan suami gadis ini." sandi menggandeng pundak liana,derren hanya bisa diam'menurutnya ini memang bukan saat yang tepat liana muncul.


ooh,,maaf aku tidak tau." saut talita.


setelah itu derren dan talita kembali pokos saling bertanya satu sama lain


ayo'kita pergi...permisi nona."setelah keduanya pergi'talita mengajak derren entah kemana.


hiks..hiks..tuan'apa tuan derren akan menyalahkan saya'saya benar"tak tau dan tak menyangka bahwa ka inka adalah orang yang kalian cari."sandi membawanya ketaman belakang sekolah'disitu liana tak dapat menahan lagi air mata yang dari tadi ingin jatuh


liana ini bukan salahmu'hah...harusnya aku memberitaukan semuanya padamu dari awal.." penyesalan sandi sudah terlambat.


*******


setelah kembali kerumah'liana hanya termenung ia binggung harus berkata apa jika bertemu tuannya itu,dari sore hingga malam dirinya menunggu derren'entah dimana pria itu sekarang,padahal pikiran yang menantinya ini,sudah bermacam-macam ilusi.


tuan anda sudah kembali." liana basa-basi saat derren tiba'pria ini duduk lalu menyandarkan kepalanya kekursi empuk itu.


apa kamu ingin bicara..katakanlah." tanyanya.


mm''tuan tolong jangan salahkan saya'saya..tak tau kalau k inka adalah kekasih anda." wajahnya tertunduk menyembuyikan matanya yang sembab.


mm." pria ini hanya menggangguk.


e.em saya besok akan keluar dari rumah ini.."


ooh begitu'lalu hutangmu bagaimana." alis liana naik saat mendengarnya.


e.em..itu..saya lupa memikirkannya." jawaban yang tak masuk akal.


hah'harusnya kamu mulai memikirkannya jika ingin lepas dariku'bilang masih anak-anak,tapi kenapa isi kepalamu ini malah berangan soal cinta..hmm'...aku lelah...pergilah tidur..'cuup selamat ulang tahun gadisku."sebelum pergi derren mencium kening liana.


sambil berjalan kekamar'hati gadis ini risau,apa yang dilakukan pria ini barusan membuat dirinya kebinggungan,ia terduduk diranjangnya dan masih terdiam'dalam lamunnannya itu liana dikejutkan dengan sebuah kotak berbentuk bulat,sepertinya dia baru sadar'padahal benda itu sudah terlihat,ada dari tadi pagi.


hiks..tuan apa ini untukku.." liana memeluk kotak yang menurutnya sangat berharga itu.