
"Setelah bertemu mereka berbicang disebuah kedai,sandi menceritakan apa yang terjadi pada dirinya,begitu pun derren.
Ribut-ribut ada dikediaman tuan felik,mereka binggung dengan banyaknya kejadian ahir-ahir ini.
Tuan felik,mengira pelaku itu mungkin dari kalangan pembisnis,istrinya fifian panik lagi setelah anaknya diberitakan diculik'untung saja derren langsung menelpon,dan memberi tau bahwa dia baik-baik saja.
Buukk.....'Nyonya.." tubuh semampai itu terkapar dilantai.
Vania pingsan saat akan keluar dari kamar,tentu saja semua pelayan yang ada disana terkejut'para dokter dengan cepat memeriksa keadaannya'kepanikan pun makin terjadi saat vania dinyatakan kritis'istri derren itu ahirnya di larikan kerumah sakit.
Lalu keluarga mengabari derren'namun pria ini,merespon biasa pada keadaan ibu dari anaknya itu.
"Ka...apa anda benar-benar tidak ingat apa-apa setelah kejadian waktu itu...." sandi bertanya.
Derren menganguk..."Hm...sandi...menurutmu apa yang diinginkan paman levin dariku'kenapa dia ingin membunuhku,."
Sandi pun terdiam sejenak." ka...apa paman levin ada hubungan dengan nyonya dilara'...."
Maaf tuan'em...ini tak tau benar atau tidak'...waktu itu tuan dean mabuk'....lalu dia melantur bicara yang tak saya mengerti'e..dia berkata,bahwa ayahnya bukan tuan felik'melainkan paman anda..." derren dan sandi langsung terkejut.
Kapan dia mengatakan itu....." derren menatap liana.
Sudah lama'saya lupa kapannya'..."
Ka...kita harus,memastikan ini'tapi jika dean anak mereka berdua'kenapa tuan levin ingin membunuh nyonya dilara." kejadian minggu lalu di rumah'mungkin derren pun sudah menceritakannya pada sandi.
Hah..aku pun tak mengerti'yang pasti mulai sekarang kita harus lebih hati-hati...'mm suruh anak buahmu menyelidiki semuanya." sandi pun menganguk
Mm...baiklah ka'.....,ihwal berikan hp mu 'aku ingin menelpon seseorang."
Pengawal setianya memberikan benda yang sandi mau."Halo...feli...yah...ini aku,jangan menangis...'kembalilah aku menunggumu." derren terheran.
Tuan...kita harus'cepat pulang,...nyonya vania masih keritis."saut liana,ia pun sudah diberi kabar tentang keadaan nyonya nya.
Mereka pun berjalan menuju mobil.." liana tunggu,aku ingin memastikan sesuatu padamu'sejak kakak hilang ingatan...apa dia tau kalau kamu istrinya...hm"sandi terlihat serius bertanya.
Mm.....'jangankan tau istrinya,mengingat diriku saja tidak.'.... saat ditemukan,tuan sama sekali tak tau siapa saya..." liana menggelengkan kepala,lalu bicara.
Hah...lalu'....dia mengangapmu siapa'selama ingatannya hilang."sandi penasaran dengan jawaban liana.
Pelayan....'dan...istri anda..."sandi tercengang.
Ya tuhan...'kenapa kamu tak menjelaskan dari tadi'baiklah aku akan beritau sekarang bahwa kamu bukan istriku....hah."
Liana buru-buru menarik tangan'dan menahan tubuh pria tinggi itu."Tuan,..jangan.....'em...maaf tuan sandi'hiks...saya sendiri yang memang mengaku,jadi istri anda..." sandi makin terkejut'dan langsung tepuk jidat.
Kebetulan mobil yang akan mereka tumpangi'sedik terkendala'jadi liana bisa menceritakan tentangnya pada sandi'sedangkan derren berada jauh dari mereka dia pun terlihat menerima telpon dari orang.
Ya ampun...liana,habislah aku...hah....'pantas saja dia tidak senang aku kembali...jadi begitu ceritanya...mm."dari jauh nampak wajah derren yang kesal'melihat keduanya.
Iya,ini salahku'sekarang tuan derren membenciku,mm.. kupikir akan lebih baik kalau dia tak bersamaku'tolong...tuan sandi'jangan beritau sekarang'biar saya yang bicara padanya...."
Mm'tuan saya akan beli dulu air untuk di mobil'...."
Baiklah sana...." saut sandi.
Derren dari jauh menghampiri sandi."Mau pergi kemana istrimu.."tanyanya.
He...dia ingin beli air minum untuk kita di mobil,...silahkan masuk'...ihwal apa sudah bisa kita pergi."Tingkahnya jadi kikuk,sandi merasa serba binggung sekarang.
Padahal toko yang liana tuju itu tak jauh dari mobil'ihwal,namun sekitar lima belas menit gadis itu ditunggu'tak muncul-muncul."sandi coba cek istrimu,...kenapa dia pergi lama sekali."mungkin derren merasa curiga.
(Lima belas menit lalu.")
Em'...paman...kenapa bisa sampai kesini." liana terkejut saat orang tua itu ada dihadapannya.
Liana.....'ayo kita pergi na'jangan ikut mereka lagi,hidupmu tak akan tenang bila masih dirumah itu...,...dengarkan kata paman ini'...sayang." ardi menarik tangan liana.
Paman...lepas...',aku tak bisa pergi denganmu,tuan sudah menungguku..."
Ardi tetap membawa liana masuk kedalam mobilnya dengan paksa ."aku harus ikut mereka paman...tolong biarkan aku pergi.. ..'.tuaaaan."sebenarnya tadi liana berteriak'namun derren dan sandi sudah berada di dalam kendaraan'jadi mungkin tak mendengar jeritan liana.
Orang tua ini'tak peduli omongan keponakannya'ia terus tancap gas,dan pergi menjauh dari tempat itu."
Hiks...paman,kita mau kemana....."ardi tak menjawab pertanyaan liana.
Ka'....ka...,liana sudah tak ada didalam,menurut pegawai toko,dia dibawa oleh pria tua...'ssst...siapa yang tlah membawanya pergi,ihwa.....lakukan sesuatu.." anak buah sandi dengan cepat berlari,entah apa yang ingin diperbuat.
Derren terdiam dan berpikir."tuan disini tadi hanya ada tiga mobil terparki'menurut orang yang ku tanya' nona liana dibawa masuk mobil berplat..xxxx..saya akan segera mengecek siapa pemiliknya." saut ihwal.
Hm...kita tak perlu mengejarnya sandi'gadis itu sepertinya sengaja kabur'mobil itu milik ardi'sipenipu,aku tau karna sebelum kami diculik,pamannya menemui istrimu dirumahku....."
Tapi kita harus tetap mengejarnya'liana tak mungkin kabur dari kita,dia pasti paksa,...lagi pula untuk apa dia pergi."saut sandi.
Mm...sandi'...gadis itu bukan perempuan baik,dia mata-mata'dia juga menipumu,mungkin juga membohongiku'sepertinya liana bekerja sama dengan ardi untuk menjebak kita..."
Hah...ka'apa yang anda bicarakan'liana gadis yang baik,kenapa bilang dia mata-mata,aku tak pernah tertipu olehnya'untungnya apa mereka menjebak kita'....ihwal ayo cepat jalan'kita susul liana."derren mulai jengjel karna sandi tak mengerti maksudnya.
kekesallannya bertambah saat melihat tingkah adik angkatnya itu."...hm....lupakan dia'kamu menyuruh adikku kembali untuk apa'...hah...'apa ingin bilang padanya bahwa sekarang kamu sudah punya istri'begitu...'beraninya'kau menyakiti adikku."
Ka'...kita tetap harus mengejar liana'aku tak peduli apapun yang kaka katakan....'ihwah cepatlah...
Otak derren makin panas'mendengar bantahan adiknya."ihwal....berhenti'aku pimpinanmu,...ikuti peritahku..."
Sandi pun jadi emosi dengan kekeh'dia tak mau mengalah."ihwal teruslah jalan,kita harus selamatkan liana...."siprajurit yang sedang menyetir ini jadi binggung'siapa yang harus ia patuhi.
Saaaandi...."derren berteriak.
Dengan kesal sandi pun membalas terikan tuanya."Kaaaa'......,liana istrimu'...apa tak ingat.....dia istri anda...haaah.."dengan keras juga sandi melontarkan kata-kata yang langsung membuat derren tercengang.
Mendengarnya ia sedikit tak percaya'dan keduanya terdiam sejenak."Hm...,jangan bercanda denganku'...jelas-jelas dia mengaku,istrimu'...hah...ihwal kejar pembohong itu'aku akan menangkap lalu menghukumnya." barulah hati sandi sedikit terasa lega,mendengar ucapan ini.