love the general

love the general
tenanglah gadisku jangan gemetar seperti ini ???



kringggg....'


halo...selin ada apa..emm",, ,, jangan menangis..apa! kenapa kabur'...baiklah sekarang kamu dimana!.. tunggu aku..." liana menerima telepon dari teman lamanya itu.


liana ada apa,kenapa panik begitu." sandi menghampiri.


tuan sandi'kebetulan anda disini,boleh tidak minta tolong?...antarkan saya kestasiun'sekarang,sambil jalan nanti saya ceritakan." sandi menyetujuinya lalu mereka pergi.


selamat siang tuan'apa anda ingin makan sekarang."anita bertanya,tuan muda itu keluar dari kamar,mungkin karna hari ini libur jadi ia baru banggun.


mm'apa tak ada orang yang datang untuk menemuiku,"sautnya pria ini sambil melihat sana sini.


tidak ada tuan'seperti biasa,hanya ada tuan sandi'tapi ia pergi bersama liana,mereka bilang mau kestasiun."alis derren mengkerut.


stasiun."pria ini terkejut'ia berpikir apa pelayannya akan kabur,ia cepat-cepat berdiri lalu mengambil hp yang masih dikamar'kepanikannya itu membuat kepala pelayannya binggung.


tuan muda'..."


kenapa tak membangunkanku jika dia pergi mm'...mereka tak mengangkat tlpnnya...euhhh." wajah derren terlihat sangat kesal.


kringggg..."derren langsung menjawab panggilan masuk dari hpnya itu.


halo....ooh talita'mm,baiklah nanti aku akan menemuimu." anita terkejut mendengar pembicaraan tuannya'nama wanita yang sudah lama tak disebut itu,membuatnya kebingungan.


tuan'mungkin liana sebentar lagi kembali'karna sudah dari pagi mereka pergi."


hah..untuk apa mereka kesana..baiklah aku akan tunggu,,beri tau aku jika sudah kembali."


baik tuan." anita pergi dari hadapan tuannya.


pikiran kalutnya membuat emosi tak tertahankan,ia terdiam sejenak'dan berpikir lagi,kenapa hatinya langsung bereaksi'apa teroma kehilangan membuatnya tak bisa ditinggalkan orang tersayang'padahal kekasihnya sudah kembali,tapi kenapa dirinya malah menghawatirkan yang lain.


ia mencoba tenang'dengan menunggu keduanya,hpnya terus berbunyi'tapi yang mengirimi pesan bukan dari sandi atau liana melainkan kekasihnya talita,anehnya ia tak terlalu merespon.


dulu menanti kekasihnya setiap saat'kini setelah menemukannya malah yang lain ia tunggu.


geerrrng...tididdddd.


tuan sandi'liana..kalian sudah ditunggu."anita menghampiri.


siapa yang menunggu bi."saut sandi.


tentu saja tuan derren...hah sepertinya dia sudah ingin marah..cepat temui dia." saut anita


ooh...pria itu sepertinya sekarang mulai cemburuan..hmm."sandi menggerutu.


liana'ini rumah apa istana." wajah judes bibi anita'menatap tanjam pada seseorang yang liana bawa ini.


ssst'selin,ini bibi anita..'maaf bi,minta izin untuk membawa masuk teman saya." anita hanya menggauk lalu pergi.


aahheemmm...sore ka." sandi menyapa pria yang duduk dikursi depan balkon.


tuan'masih ingat dengan sayakan..hiks."selin sok kenal tapi ia sedikit mumbuyarkan emosi derren.


mm'..kenapa wajahmu." derren bertanya karna melihat muka selin yang banyak luka-luka.


ceritanya panjang tuan'hiks..hiks.." selin menangis.


sudah jangan menangis'kamu sudah aman,ayo kekamarku..tuan saya ingin bicara'tapi boleh ya,selin istraha disini."


yah,aku menunggumu."sautnya derren.


ku pikir kaka tak ada dirumah'kekasih andakan sudah kembali'kenapa tak menghabiskan kerinduan bersamanya..mm'...malah menunggu yang tak penting."sindirannya selalu tepat.


tak perlu menggajariku..jelaskan sekarang kenapa kalian pergi sangat lama..mm."


baiklah,tadi pagi istriku panik,ia meminta bantuanku untuk mengantarnya kestasiun'ternyata temannya ada masalah,kami menunggunya disana,,kaka jangan cemburu seperti ini'sekarangkan lebah nakal itu milikku...." derren memejamkan mata menahan emosi.


jangan berani'mengaku-ngaku kalau dia punyamu,kamu harus ingat dia istriku'..aku sangat tak suka jika dirimu ini terlalu dekat dengannya...sekarang pergilah ketempat adikku dia sedang sakit'dari kemarin tak makan."sandi melihat wajah kakanya yang benar-benar serius mengacamnya.


hah...kenapa begitu marah..euah..iya iya..baiklah." mata derren membuat sandi takut ia pun dengan cepat pergi.


liana menenangkan temannya dan menyuruh ia tidur,mungkin perjalanan jauh tadi membuat selin lelah dirinya pun langsung terlelap dengan nyeyaknya.


hah..aku harus menemui tuan 'eem"..tapi mandi dulu ah....hari ini sangat lelah."


tok..tok..liana."


iya..bibi anita.." liana keluar setelah siap.


kamu ini bagai mana dari tadi tuan menunggumu'cepat temui dia."anita sewot'dengan cepat gadis ini pun berjalan.


tuan'maaf saya pikir anda masih mengobrol dengan tuan sandi." setelah mencari-cari ternyata derren ada diruang kerjanya.


hah..lama sekali'dari tadi aku harus menunggu pelayan manja'padalah dia yang ingin bicara..bodohnya tuan muda ini,kamu tau rasanya'pikiran ini ingin sekali mamarahi,..mm..tapi...melihat wajah ini...mm" derren menutup pintu lalu mendekat pada tubuh liana.


aku suamimu kenapa tak minta bantuanku'apa kamu lebih percaya padanya mm,kenapa menunduk lihat sini..jawab."pria ini menegakkan wajah liana yang gugup.


tuan e..e tadi buru-buru anda juga masih tidur'saya tak berani mengganggu..ehh ." wajah derren mulai menyusup keleher liana.


cuup..cuup..hah tenanglah gadisku jangan gemetar seperti ini..'baiklah katakan apa yang ingin kamu bicarakan denganku.."ia terus bicara sambil menciumi bagian leher liana.


euh..tuan'hah..lepas..cium saja sana kekasih anda..e."liana mendorongnya sekuat tenaga,dan ahirnya derren sedikit menjauh.


hah..kamu memang istri yang berdosa,harusnya kamu belajar cara melayani suami..baiklah aku akan pergi ketempat kekasih'karna gadisku sendiri yang menyuruh." derren ingin pergi.


tuan'tunggu..saya tak bisa melarang,itu hak anda'eem tapi saya ingin membicarakan soal selin sebentar,,boleh ya dia tinggal disini beberapa hari saja'plisss."liana memohon,wajahnya yang imut membuat pria ini gemas.


hmm..baiklah'boleh..tapi ada saratnya."derren menopangkan kedua tangannya didada.


sarat..apa tuan.."saut liana.


mm'..."derren menujuk bibirnya sendiri..liana mengerutkan alis karna tak mengerti maksudnya


apa".....ah saya tidak mau."ahirnya ia menggerti maksud keinginan tuanya itu.


ya sudah kalau tak mau'suruh temanmu itu keluar dari rumah ini sekarang juga...dan aku akan mencium wanita lain saja."


auh..jangan"..maksudnya kasihan dia...eeh..ya sudah..lakukanlah."liana menuduk pasrah.


hai...suamimu ini ingin istrinya yang mencium duluan."derren bicara dengan mendekatkan matanya kewajah liana.


cuuup.."tanpa mau banyak pertanyaan lagi'gadis muda ini dengan gugup langsung mecium bibir tuannya,dengan wajah malu ia menatap matanya'derren terlihat terkejut'menurutnya liana berani juga.


rasa yang beberapa detik itu membuat keduanya takkaruan'seperti biasa lebah beracun yang nakal ini ingin segera kabur'namun tiba-tiba lebah jelek menarik tubuhnya yang akan berbalik.


jangan kabur liana'..aku belum puas..em.."pria yang masih tak mengerti dengan persaanannya saat ini'tak berhenti mecium bibir pelayannya yang seksi.


emm..tuan sudah..hah..hah." liana memalingkan wajahnya.


baiklah sedikit terpuas'jangan melihatku takut seperti ini,dan biarkan suamimu mencium pipi cabi dan keyal itu sekali lagi,supaya jiwa lelaki didalam diri tak tergoda wanita lain diluar ...cuuuup ah..apa kamu suka hadiah dariku...mm." liana menggit bibir'ia menahan rasa tak jelas karna sudah diperlakukan begini.


e..eh..saya belum membukanya tuan.."sautnya


mm"baiklah..aku pergi dulu...hai jika merasa ranjangmu terlalu sempit'pakailah punyaku."


auh...hmm."derren pergi sambil terseyum.


********


derren menghentikan mobilnya dibesmen apartemen milik talita'ia terdiam sejenak,sebelum menemui kekasihnya'entah kenapa ia merasa menghinati diri sendiri'ada yang salah dengan hatinya,kenapa bisa perasaannya berubah hanya karna seorang gadis muda,liana begitu mempengaruhi kehidupannya saat ini.


apa ini'aku baru saja didekatnya,bersamanya'bahkan menciumnya'kenapa pikiranku ini tak lepas dari bayangannya,..hah.."derren menggerutu.


mm...sayangku..kenapa lama."talita langsung memeluk derren saat kekasihnya itu tiba.


yah..ayo kita bicara." derren duduk aga jauh dari talita mereka pun bicara soal penculikan waktu itu.


derren'orang itu pasti masih mengikutiku,tolonglah selidiki dia,,aku takut.."talita nemlok dibahu derren,


baiklah....sst sudah,,maaf jika aku mengungkit tromamu."derren mengelus rambut wanita yang menangis ini.


sepasang kekasih ini terus mengobrol sampai larut malam'derren menemani talita sampai wanita ini tertidur.


pelayan'jaga dia dengan baik,aku harus pulang,."


baik tuan."pelayan ini memang disiapkan oleh derren untuk menjaga talita


*******


mm'kenapa kamu baru memberitauku sekarang."diaula tuan felik pagi ini telah ramai gosip tentang diketemukannya talita.


mata-mata baru memberikan imfor masi penting ini'yang paling terkejut pastinya vania'ia pun terburu-buru menuju tempat derren.


derren yang masih tidurpun ia bangunkan secara paksa dan seperti biasa suami istri sah ini lagi-lagi bertengkar hebat.


selin yang penasaran dengan keributan itu'bertanya pada temannya ini'mau tak mau liana menceritakan sedikit tentang keluarga tuan felik.


setelah vania pergi liana mendatangi derren yang berdiri dibalkon kamar.


tuan'ada apa."liana langsung mendekat padanya.


hah..kebiasan menguping orang yang lagi bertengkar.."derren mengepal kedua pundak liana.


maaf'iya si saya selalu penasaran..tuan kasihan nyoya vania dia sebenarnya sangat baik'dan dia benar-benar mencintai anda.." kerutan kening derren mengebang'wajah tampan lalu itu terseyum.


benarkan..'mm sayang sekali,hatiku sudah penuh dengan cinta wanita lain." liana menuduk.


ooh begitu ya.."??????