love the general

love the general
ternyata istri mungilku sangat pintar memasak.



tuan felik memanggil derren keaulanya'mungkin untuk bertanya tentang masalah talita,semua keluarganya pun sudah berkumpul disana.


derren datang'dan menjawab semua yang mereka pertanyakan,sepat ada perdebatan biasa kalau menyakut wanita ini keluarganya pada emosi.


nyoya fifian sampai pingsan mendengar'pertekaran itu'derren masih saja membenci ayahnya,tapi sepertinya ada yang senang,yah dia nyoya dilara merasa masalah ini membawa keberuntungan bagi dirinya.


hei..kamu." dean datang ketempat liana,isatrahat'seperti biasa balkon dekat taman.


auh anda siapa'..saya selin,pelayan baru disini." dean menyapa karna cuman melihat gadis yang gugup menatapnya.


ooh...apa kamu lihat liana..'hei.." selin masih bengong'ia sangat terkesima pada pemuda dihadapannya ini.


hmm..e..e dia tadi pergi'dengan anak kecil yang cengeng...mm maksud saya dengan nona kecil...anda siapa.." karna gugup ia bertanya lagi.


mm..,,'pelayan baru "yah..rumayan..." dean pergi begitu saja.


eehhh...hi..hi ..gantengnya orang itu.." selin asik sendiri.


nyoya vania'.."liana melihat istri pertama suaminya yang murung dikamar quinsa.


hiks..hiks..liana sekarang aku sudah tak ada harapan'wanita itu kembali'.."sautnya.


nyoya,apa yang harus saya lakukan,agar anda tak sedih."


liana'...katakan padaku sudah berapa jauh kalian dekat,apa suamiku sudah tidur denganmu." liana langsung bengong mendengar perkataan ini.


nyoya e..e..saya harus jawab apa."


tidak apa-apa liana,aku sudah tau tentang apa yang kalian berdua lakukan'orang-orangku bahkan memberi info setiap hari,jangan takut aku takcemburu." apa ada yang salah dengan otak vania,pikir liana.


euh..nyoya saya dan tuan tak ada hubungan,,..kami dekat'mungkin karna dia mengangap saya adik atau teman,,"


benarkah'pria dan wanita yang sudah berciuman bibir, dibilang tak ada hubungan."bagai mana vania tau soal itu..pikiran liana makin kacau.


hah..waktu itu tuan hanya bilang ingin melecehkan,dia...ingin balas dendam'karna saya ke..." liana baru ingat pasan pamannya'ia tidak boleh mengatakan siapa dirinya.


karna apa'..."vania tak mengerti.


karna saya berhutang uang banyak padanya."


mm'liana derren orang kaya'...dia tak kekurangan apapun,berapa si hutangmu...sudahlah,,jawabanmu tak penting'yang harus kamu lakukan sekarang terus dekati dia jangan pernah menyerah..mengerti."


liana malah benar-benat tak mengerti'maksud nyoyanya ini,harusnya dia marahi'karna sudah setiap hari mendekati suaminya.


******


eh..liana..aku ingin bertanya,tadi ada pria tampan datang dan mencarimu...hmm siapa namanya."selin bertanya saat jumpa liana dibalkon.


hah..mana ku tau,coba kamu cerita ciri-cirinya bagai mana ..." saut liana.


mm wajahnya sedikit mirip tuan derren." mulai hari ini selin memang resmi bekerja sebagai pelayan.


ooh itu.. namanya tuan dean'dia memang adik tuan derren..."liana menjelaskan.


tuan dean...hi..hi..dean." selin senang mengetahui nama pria tampan itu.


kenapa kamu asik..gitu..hmm,selin lebih baik kamu jangan menyipan perasaan pada orang-orang dirumah ini..."


memang kenapa..e.e." selin penasaran


ah pokonya jangan ...sudahlah ayo makan..aku akan pergi kesekolah quinsa,sore ini dia ada latihan balet..kamu baik- baik ya disini,.. jaga sikap ok..."


siap bos..." sautnya.


*******


ayo nona ini sudah telat..." liana tergesa-gesa berjalan keluar rumah.


papah..." quinsa memeluk ayahnya yang baru pulang,entah dari mana.


eh..sayang'cantik sekali,anak papah mau kemana mm ."


sore ini jadwal nona'untuk belajar balet di aula sekolah tuan."saut liana.


mm..baiklah ayo'aku antar." derren menyalakan kembali mobilnya.


tuan'nona akan berlatih dua jam,sepertinya anda lelah,pulang dan istrahatlah,nanti kami pulang pake supir saja."mereka sudah sampai didepan ruang olah raga.


aku ingin bersamamu'apa tak boleh."derren berbisik ditelinga liana'karna dia tak ingin putri kecilnya mendengar'liana sedikit terseyum.


selamat sore tuan'quinsa ayo masuk." guru pelatih membawa gadis mungil itu pergi.


tuan apa anda lapar'di kantin sana ada makannan yang enak.."


mm'ayo...."saut derren.


eeh..gadis cantik,,,oh apa dia pacarmu...tampan sekali,kalian sangat serasi.."ibu penjual ini memang sudah kenal dengan liana'ia pun menyapa dengan ramahnya.


e.ee.bukan..bi....dia.."


ooh..hi.hi... sangat cocok..ayo duduk kalian mau makan apa..mm tapi tunggu ya sebentar'aku aga sibuk maklum pelanggan lagi rame."


bibi'boleh tidakku bantu'saya ingin memasak untuk suami ..e.em..maksuknya untuk tuan ini.." derren terseyum melihat bibir liana yang tak sadar telah mengakui.


ooh tentu boleh..kamu bisa pakai dapur bersihku itu..ini..masak apa saja yang kalian suka ."


apa kamu yakin bisa menyediakan makannan yang enak untuku,apa kamu tau banyak koki yang kupecat karna tak bisa memuaskan selera perutku ini."


mm'tuan,duduk saja sana,,jangan meledekku." liana mulai memasak.


ia mematuhi pelayannya'sambil menghisap roko pria ini duduk didekat jendela'ditempok itu terdapat sebuah bingkai'memang kusus di buat untuk siapa saya yang ingin menaruh tadatangan'uang-uang kuno atau kata-kata pokonya apa saja.


derren mengeluarkan dompetnya dan menulis sesuatu di uang kuno yang ingin dia taruh di bingkai itu."


bibi..aku ingin simpan ini disini'tolong jangan sampai hilang yah." kebetulan pemilik itu lewat.


tentu tuan'mm..kata-kata itu untuk siapa'romantis sekali."tanya sibibi pada derren.


mm."derren tersenyum'ia bemberi tau bibi itu dengan melihat pada seseorang yang lagi sibuk dipojokan.


hihi..pasti untuk gadis cantik itu,,,,ah aku bodoh sekali maaf tuan,tenang saja,besok akan ku pajang paling depan uang kunomu ini."


terimakasih bi.


ah tuan ini semua sudah siap,.ayo cicipi...ini adalah sup iga paling kusuka."wajah liana terlihat berkeringat.


kemari...duduklah didekatku."liana menuruti.


auh terima kasih tuan..." lalu derren menyapu wajah liana dengan tisu.


emm... ini sangat enak..aku suka...ternyata istri mungilku sangat pintar memasak..mm."derren memakan-makanan itu dengan lahapnya.


liana pun ikut menyatap makanan yang dia buat 'setelah itu keduanya berbicang,sesekali gadis imut ini terseyum kecil entah apa yang derren katakan hingga membuatnya geli.


tuan aku mau membantu bibi mencuci piring ini dulu' anda maukan tunggu lagi." derren mengaguk.


liana biar bibi saja." saut si pemilik


tidak apa"bi,ini sedikit ko....." bibi ini pun pergi melayani tamu yang baru datang lagi.


mm..hei tanganmu nanti kasar..kamu tak perlu melakukan ini,,aku bisa memberi uang..biar pekerjanya saja yang membereskan." derren memeluk liana dari belakang.


euh..tuan lepas jangan begini..'lihat,disini banyak orang'apa anda tidak malu."wajah liana memerah.


hah..kalau tak ada orang apa bisa aku memelukmu seperti ini..mm'kamu pasti kabur,lebih baik ku lakukan disini saja..lagian kenapa harus malu'memeluk istri sendirikan wajar."


ah selesai...lepas.. ayo kita pergi keklas nona..tuan." derren memeluk begitu lamanya,liana hanya bisa membiarkan.


kaka..." quinsa berlari.


apa nona senang tadi.." liana bertanya pada gadis itu.


mm aku suka menari.." sautnya


baiklah sayang ayo kita pulang..."


dekkk...derren kamu disini." tiba-tiba talita datang dari belakang dan langsung memeluk derren.


talita..lepaskan.. kamu lihatlah disini ada putriku." derren berbalik sambil melepas tangan kekasihnya itu'dan liana hanya diam melihat kedatangannya.


derren aku takut'aku merasa ada yang mengikutiku setiap saat."talita merengek.


kamu tenang saja'mungkin itu mata-mataku aku sudah menyuruh banyak tentara untuk menjagamu jadi jangan kawatir."


tapi derren'aku ingin bersamamu,didekatmu setiap saat,kamu tak lupakan pada janjimu sendiri' menjaga,mencintaiku,dan menikahiku." derren terdiam menatapnya.


talita pulanglah,aku akan panggil supir untuk mengatarmu."


derren.."talita mulai meneteskan air mata.


talita ini bukan saatnya kita bicara'besok aku akan menemuimu..ok."


hmm..hiks." talita pergi berlari.


tuan'kasihan k inka,jangan biarkan ia pergi sambil menagis,ayo kejar dia."


tidak perlu'seseorang akan mengawasinya'ayo kita pulang.."


tapi tuan euh.." derren menarik tubuhnya untuk masuk kedalam mobil.


*********


bodoh apa kerja kalian.. hah'aku sudah tak sabar ingin melihat anak itu mati."di tempat lain pria tua sedang marah"pada anak buahnya.


tuan kali ini biar saya yang melakukannya."saut anak buah setianya


jangan sampai gagal'aku akan membunuhmu juga jika takberhasil."pria berwajah sangar itu mengagguk'sepertinya ia tak takut dengan ancaman tuannya.