love the general

love the general
Hah apa aku harus mencuri istri adiku sendiri."



"Hm....,,"sekian menit pria ini mentap wajah imut milik pelayannya,yang masih tertidur lelap di ranjang.


Tok..tok...?


D'erren....derren...banggun.." seseorang dari luar kamar berteriak dengan kencanng,dan tentu saja mengejutkan kedua orang yang ada didalam.


"Em..aaah..tuan,iih,, ,,auh." liana lebih terkejut saat membuka mata,entah sejak kapan wajah tampan pria ini menatap dirinya yang masih tidur.


"Suutt,,biarkan saja,..hei..." liana langsung banggun,tak mempedulikan derren yang menarik tangannya, ia menevis lalu pergi,menekan tombol lemari rahasiah'dan masuk dengan terburu-buru.


Derren..cepat keluarkan liana'dari tempat gelap itu,aku yakin dia tidak bersalah." vania masuk dan langsung mengoceh.


"Suara percakapan anata derren dan vania sampai ke keruang gelap'liana mendengarkan kedua suami istri yang saling berargumen.


'Hah..nyoya anda baik sekali.." liana mengguma.


********


"Selamat pagi tuan derren."seperti biasa para pelayan menyapa.


Derren dan vania datang kepapiliun tuan felik,disana ternyata keluarga sudah berkumpul,mungkin untuk membicarakan tentang keributan tadi malam.


Dilara bersikukuh ingin memejarakan liana,namun derren juga tak mau kalah ia ingin kasus itu ditunda,karna belum jelas siapa pencuri sebenarnya.


"Perdebatan dipertemuan itu sangat lama,dan ahirnya tuan felik memutuskan,bahwa ia mendukung rencana derren yang akan menyelidiki.


Em..hah..hihi...hiks..tuan.." saat melamun diruangan itu,liana terkejut'dirinya baru engeh kalau gelang yang disita'sudah terpasang lagi dikakinya.


Sebelum liana membuka mata tadi pagi'derren sudah lebih dulu bangun,ia memakaikan gelang'lalu berbaring kembali didekat pelayan cantiknya itu.


"Saat itu.


D'erren---》gelang ini milikmu,kuharap ini benar-benar dariku'hah..kenapa diri ini membuatku dilema...'liana bisakah kamu kumiliki.


*********


"Bos..orang itu mungkin sudah gila,dia terseyum-seyum sendiri,kadang juga mengamuk tak jelas apa dia masih harus kita tawan.."


Hm..terus jaga dia,,sebelum ada peritah dari tuan biarkan orang itu hidup'... jangan sampai dia lepas ..mengerti."


Siap bos...


Ini tentang sandi,yang masih disandra dan belum ada yang tau dimana ia berada'entah apa yang di inginkan para penjahat dari dirinya.


"Karna mengira kekasihnya sudah benar-benar tiada,filisa pun tak ingin cepat kembali'disanapun ia masih terus bersedih karna tak bisa melupakan sandi.


Tapi kini anak buah sandi,menemukan sedikit titik terang tentang kejadian yang mengakibatkan derren kecelakan.


*******


"Kerrk..


'Em.......bibi anita..,..."


Liana ayo keluar,kamu dibebaskan."


Ah..benarkah bi,,,..."


Yah..tuan felik sudah memberimu ampun,tapi sekarang kamu tak boleh masuk kesembarang aula,dan mulai hari ini kamu hanya akan menjaga perpustakan belakang'satu lagi....liana..kamarmu sudah disiapkan disana."anita menjelaskan.


Auh..baiklah bi."liana hanya pasrah saja.


"Perpustakan ini rumayan jauh dari aula atau papiliun kediaman keluarga tuan felik,tempatnya ada paling belakang kawasan ini.


keluarga kaya raya ini memang senang membaca jadi mereka sengaja membuat aula perpustakan khusus sendiri.


Em..nona kecil maafkan saya'tak bisa menjagamu lagi...hah.."liana sedang mengeluh sendiri dikamar barunya.


D'erren,tunggu...em..kenapa kamu tak menjawab tlpnku..mm." talita cepat menghapiri saat kekasihnya berjalan.


Hm...aku sibuk,...ada apa." dengan cueknya derren menjawab.


'Liana tak bersalah,...'dokter aelis yang mencuri kotak perhiasan itu,dia ingin mempitnahku dengan menaruh barang curiannya,hm mungkin dia fikir itu kamarku..derren sebaiknya kamu usir dia sebelum yang lain jadi korban kejahatannya."


Talita....aku sedang menyelidikinya'jangan menuduh sebelum ada bukti,bila tak ingin terlibat lebih baik kamu diam'...."


Derren aku hanya ingin membela liana."


Dia urusan ku'.....talita aku akan bertanya sekali' jawab dengan jujur,..'apa kamu yang mencuri kotak perhisan itu." wajah talita langsung panik.


Mm..hah..tidak..derren bukan aku,...aelis yang mencuri." talita terlihat gugup'ia masih saja menuduh dokter itu.


Hah...maafkan aku talita mungkin ahir-ahir ini aku kurang memperhatikanmu'kecemburuan telah membuatmu berubah,ini mungkin salahku...."


Apa maksudmu derren...aku benar-benar tidak mencurinya...hiks..hiks."


Cukup...,aku bisa memaafkan mu jika mengakuinya..


.. kejahatan ini tak bisa kamu tutupi dariku...talita."


D'erren..."wanita ini tak berani bicara lagi.


Mm..jangan derren'ampuni aku,,....hiks..hiks.."dengan ini'terpaksa talita mengakui perbuatannya.


Sekarang jelaskan padaku cerita yang sebenarnya.."talita menganguk.


********


"Liana ..


Nyoya vania.." istri derren itu sengaja datang keperputakan.


Vania bertanya tentang keadaan pada liana,ahirnya kedua wanita ini mengobrol lama disana'ibu dari quinsa itupun sedikit menghibur hati istri kedua derren.


Em...hah..." tiba-tiba vania mengeluh sakit dikepalanya.


Nyoya..anda kenapa."tanya liana yang terkejut.


Sakitku kambuh,...tidak apa-apa ini sudah biasa liana..ambilkan air dan obat ditasku."


Mm..!..nyoya sakit apa....kenapa obatnya banyak sekali."


Hm...Umurku tergantung ampuhnya obat ini ...."jangan memasang wajah terkejut seperti itu..akan kuberi tau rahasiah yang kusimpan selama ini padamu,...." liana mendengarkan.


Vania menceritakan bahwa dirinya'sudah lama terkena penyakit kangker hati,meski keluarga ada yang tau namun derren tak tau sama sekali tentang ini.


Jelas saja liana sok mendengarnya,ia merasa kasihan'ia berpikir,harusnya derren lebih perhatian dan mencitai vania layaknya seorang istri.


Nyoya,,,apa anda sangat mencitai tuan derren."


Hm..liana..aku selalu mencitainya dari dulu'meski pun ia takpernah menerima kehadiranku..tapi aku ingin selalu disisinya...'hah jangan tanyakan itu,aku jadi sedih,,,janji padaku kamu... takakan mengatakan penyakitku padanya,,,aku tak suka dikasihani...."vania pun pergi meninggalkan perpustakaan.


Hm..tuan,mulai sekarang jauhi aku,dan sanyangilah nyoya vania,jangan membuatnya menangis lagi." liana sedang mengeluhkan perasaannya yang harus kandas.


******


Tuan derren selamat siang...." aelis menyapa.


Yah..masuklah,.....aelis tolong periksa bahuku sangat sakit." derren membalikkan tubuhnya supaya dilihat dokter itu.


Aelis dengan semangat mengobati derren,ia tak ingin melewatkan kebersamaan itu'dokter cantik ini pun terus mengoceh mengajak bicara pasiennya pajang lebar.


Tuan..hi..wanita seperti apa yang anda sukai.." merasa direspon aelis mulai berani bertanya hal perasaan.


Hm.....maksudmu tipeku'emm tak ada,..."


Mm..tuan sudah janji akan menjawab pertanyaan saya." mungkin dalam obrolan keduanya tadi'derren memberi janji pada dokter cantik ini.


Aelis...hatiku sudah ada seseorang,jadi tak mungkin mencari lagi seperti apa atau bagai mana wanita yang kusukai."


Em baiklah,.. biar ku tebak....apa dia talita...Ooh nyoya vania..."derren hanya diam saat dokter ini menerka-nerka.


"Sudahlah aku harus pergi,...lain kali kuberi tau..."


"Mm ...ooh silakan...."hah tuan...saya sangat menyukai anda....huuh."derren pergi meninggalkannya,aelis pun hanya bisa menggumam pada diri sendiri.


*******


"Tuan anda mau kemana." sapa anita.


Bibi'apa dia sedih ditempatkan disana."derren bertanya melihat kearah aula perpustakaan.


Tidak...liana suka-suka saja,lagi pula disana ia tidak sendiri ada pelayan lain yang menemani."


Ooh baiklah aku akan melihatnya sebentar."


Mm apa kamu senang disini...nona."


Tuan derren selamat siang..." liana yang sedang istrahat duduk,berdiri untuk menyapa tuannya.


"Jangan pormal...disini tak ada siapa pun..duduklah....apa luka mu sudah baikkan..,jika kamu tak suka tidur dikamar itu,datanglah sembunyi-sembunyi keaulaku...ok." liana mengerutkan alis.


Saya suka ko disini..."


Em..kamu belum taukan cerita angkernya tempat ini,dulu disini anak buah ayahku membunuh para penjahat yang ingin mengacam keluarga..jadi sudah pasti arwah mereka bergentayangan setiap malam tiba." entah apa maunya pria ini si.


Tuan,.. saya tak takut..karna bukan yang membunuh mereka..jangan buat cerita bohong'saya bukan anak kecil."sautnya kesal.


Ha..ha..yah... baru semalam ku tau,kalau wajah yang imut ini ..memiliki tubuh yang sudah sangat dewasa..."liana yang sebal mengigit bibir bawahnya sendiri.


Auh..tuan pergilah,,,anda sangat menjengkelkan."liana berdiri,supaya tuannya mau pergi.


Cuup....." ciuman sepontan derren itu mendarat dipipinya.


Em.." liana terkejut dan mundur'mata indahnya melihat tajam pada pria sembarangan itu.


"Up..sorry,...wajah mu sangat menggemaskan, membuatku tak tahan'..baik lah aku pergi,....."hah apa aku harus mencuri istri adikku sendiri." sambil berbalik pergi derren berbicara,seyuman itu pun langsung menghiasi bibir keduanya.


D'erren---》Ada apa denganku kenapa dipikiranku hanya ada liana bukan talita atau yang lain.


Liana---》tuan jangan terus mendekat'saya takut tak bisa menghidar'anda harus mencintai vania'dia istri yang terbaik.