love the general

love the general
dingginnya malam 2



tuan'lihat cahaya penerangan mereka menuju kesini."liana terus mengoceh derren tak meresponnya sama sekali.


sandi banggun'hei,ayo banggun...apa kamu bisa berjalan."derren merasa curiga pada orang"yang akan menuju ketempat mereka.


ka'ada apa."sandi terlalu lemah untuk berdiri.


hei nona'bantu aku anggkat sandi,kita pergi."


tuan kenapa pergi'kita tunggu orang"itu,sepertinya mereka bukan orang jahat."..


hah'kalian jangan banyak bertanya ikuti aku'cepat."


mereka pergi menjauh dari tempat tadi,dan terus berjalan tak tentu arah'derren menyalakan senter hp untuk meneraggi jalan yang gelap dan ribun'liana menggandeng sandi yang masih lemah untuk berjalan.


bruuk..aw..ah..sss'ya tuhan sakit sekali."ia kesakitan dibagian pergelangan kaki,sandi ikut terjatuh karna liana terpeleset bebatuan.


nona apa kamu tidak apa"eh euh ayo berdiri."sandi kawatir dengan liana'derren menghapiri lalu menarik tanggan adiknya,dan berjalan kembali meninggalkan gadis yang masih bersungkur ditanah,ia benar"tak mempedulikan liana yang masih meringgis kesakitan.


ka"bantu dia saja."saut sandi


biarkan saja ayo jalan terus'kitalah yang terluka'berjalan begini saja dia sangat payah."derren malah terus membawa sandi.


dia seorang wanita ka'tentu saja dia lemah."omongan sandi tak di respon.


tuan tunggu aku hiks..hiks'di sini gelap sekali."liana berdiri lalu berjalan dengan pelan'ia lihat derren dan sandi sudah jauh.


*****


bos mereka pasti tadi disini."pria"ini telah sampai ditempat tadi liana membawa derren dan sandi.


ya'ayo kita kejar,semua berpecar."entah siapa mereka ini dan siapa yang mereka cari.


baik""itu dengar bos,mungkin mereka ke arah sana."pria ini mendengar seorang gadis berteriak memangil" seseorang.


hiks..hiks..kenapa mereka meninggalkan aku'tuaann."ia terus memanggil"karna liana tak melihat lagi derren dan sandi'kegelapan pun membuatnya semakin takut.


ayo cari gadis itu sampai dapat."mereka melacak suara tadi berasal'liana yang tak jauh dari mereka begitu gemetar'apalagi dengan kaki yang sakit tak bisa menjauh lagi'ia merasa pria"ini bukan orang baik.


bos apa tadi itu suara hantu wanita bos."seorang anak buah ini merinding ketakutan melihat sekitar.


dasar bodoh'hari gini kamu masih percaya pada hantu'cepat cari,atau kau inggin menjadi setan di tempat ini hah."sautnya membetak.


tuan bos mungkin mereka sudah kembali kekota'si bodak salah x memberi impormasi kita'mana mungkin mereka kabur kehutan."tanya anak buah yang lain'sepertinya mereka ini masih orang"yang menculik sandi.


harusnya kita cari dirumah sakit bos'karnakan mereka terluka parah'racun itu akan membuatnya kesakitan juga bos."...


kau benar'kurang ngajar sibodak bego'baiklah ayo kembali kita cari kekota perbatasan mereka pasti masih disana."


tek...eeh."liana mengijak kayu.


hei keluar kau."salah seorang mendengar suara dari balik pohon besar itu'ia terus mendekat.


euh..em..susst


mulutnya dipekap oleh pria tinggi tegap'liana begitu terkejut laki"ini sudah ada dihadapannya'tubuh dan wajahnya begitu dekat'membuat liana susah bernapas,matanya yang sipit menatap mata liana yang sok.


tuan."liana melikarkan tangannya dan langsung mendekap di pelukan derren.


hai bodoh ayo jalan.''untung saja sebelum sampai pohon anak buah penculik ini,berbalik berlari mengejar teman"yang lain.


setelah dirasa aman pria yang tak merespon sentuhan itupun melepaskan diri dari pelukan gadis kecil ini.


ayo jalan kau merepotkan saja."derren melangkahkan kaki sambil mengerutu.


tuan kakiku sakit pelan."saut liana


hah'mm,tarik ini."ia menyuruh liana menggenggam erat jagetnya.


mereka sampai ketepi sawah liana melihat sandi berbaring disemak'derren sengaja menyembuyikannya disana'lalu kembali mencari liana'ia makin penasaran siapa yang menyuruh orang"itu,dan dari percakapan para penculik tadi'sepertinya mereka mencari dirinya.