
dirasa belum aman liana terus berjalan tak tentu arah'haripun semakain gelap,ia mendengar suara gogongan anjing dan riuh-riuh orang mulai mendekat padanya'dilihat didepan ada aliran sungai yang tak terlalu besar'lalu liana melepas rompi sekolah quinsa dan meyobek sedikit rok hitamnya,dia juga melempar sepatunya kesegala arah.
ayo...nona..ha..ya tuhan selamatkan kami." ia sengaja menceburkan diri untuk menyebrangi sungai.
kaka aku takut.." meski digendong anak kecil ini tetap gemetar.
tidak...apa"sayang kaka bersamamu." dengan susah payah ia berhasil melewati sungai dan berlari lagi,liana sudah tak memakai sepatu'selain basah kuyuk pakaiyannya pun sudah compang camping.
ah...aw..sst..nona apa sakit..maaf kakiku benar-benar sakit." quinsa ikut tersungkur karna liana terjatuh.
ka..ka..kakimu berdarah.."
jangan pikirkan ayo..kita harus tetap jalan....ah aw.." untuk bangkit saja dia sudah kesakitan apa lagi terus berlari.
*******
kedua ekor anjing,berhenti dan mengendus-endus disekitaran sungai,binatang itu kesana kemari menggigit satu persatu bahan yang liana buang,lalu anjing-anjing ini duduk seolah sudah menemukan apa yang tuannya suruh cari.
hah...dasar binatang bodoh.."hai mereka pasti tak jauh dari sini ayo tetap kejar dan cari sampai dapat." penjahat satu ini memerintahkan sekitar lima anak buahnya untuk berpencar.
kaka aku haus.."
ini nona minumlah.."
tapi aku tak mau meminum air mentah itu ...aku juga tak mau disini...hiks..hiks..papah.."
sayang jangan menagis..air gua ini sangat jernih..mm lihat kaka akan minum yang banyak...uuuh segar sekali..ayo..." setelah melihat liana barulah quinsa mau meneguknya.
iih kaka..."liana bercanda dengan menyipratkan sedikit air pada wajah quinsa hingga gadis kecil yang tadinya menangis terkejut dan terseyum manis'anak ini membalas dengan kepolosannya.
mm hi he..nona cukup hi..hi..."sebenarnya tubuhnya terasa sakit darah pun masih sesekali keluar dari lukanya,namun liana tak ingin anak ini ketakutan ia berusaha supaya quinsa mengerti dengan keadaan ini.
anak pintar....hah..sstt ayo sayang.." liana buru-buru menarik quinsa dan membawanya kecelah bebatuan yang sempit tapi cukup tersembunyi'keduanya diam tak bersuara saat para penjahat itu sampai.
hei cari sebelah sana,mereka pasti tak jauh dari sini.."
karing...kring..."seseorang disana menghibungi penjahat" ini.
halo ...tuan..belum tuan..iya tuan..ah apa suaramu tak terdengar tuan." mereka keluar dari gua kecil itu karna dirasa tak melihat tawanannya.
ka ka kenapa orang-orang itu ingin menangkapku..hiks..hiks.." quinsa mulai menagis lagi.
nona..mereka sudah pergi, sini sayang...dengar kita pasti bisa kembali kerumah dan kamu akan bertemu papah dan mamahmu..mm jadi hapus air matamu."
hiks..hiks..mamah"..apa kaka tidak bohong."
tentu tidak'..e.e....,hari ini gadis manis dan cabi ini sangat..sangat hebat..apa nona masih ingat dongeng yang kaka ceritakan waktu itu..nah anggap saja kita berdua ini rose yang dikejar penjahat dan sedang menanti seseorang untuk menyelamatkan...mm jadi kita berdoa saja sepertinya ok..."
mm.."kaka..tak bisa berjalan lagikan..,jadi kita tunggu sipenyelamat itu disini saja..ya..."kaka ayo ceritakan lagi tentang rose..."gadis ini duduk dipangkuan liana yang bersandar dirorong sempit gua'untung saja malam ini rembulan bersinar dengan sangat terang jadi tak begitu gelap.
baik nona...."
******
bos lihat daun ini ada bercak darah wanita itu pasti lewat sini..."
em..ayo kembali kegua tadi..dia pasti bersembunyi disana....hei kalian...sambil jalan tetap cari'jangan sampai ada tempat rimbun yang tak diperiksa...mengerti"
baik bos.." keenamnya berjalan kesana kesini sambil melihat lihat rimbunan atau pepohonan yang mencurigakan.
sak..sek..sak.sek.."salah satu dari penculik ingin melihat kebalik pohon besar.
aup..drekkk..eeeuh.."seseorang yang memendam amarah berada disana'dan dengan gesit menarik tubuh sipenculik lalu menyerang bagian leher'hanya mengunakan tangan kosong'pria inipun terkapar tak berdaya.
siapa disana...hai kamu periksa."kedua penjahat ini tepisah dari tiga pria lainnya.
ceeep..kau sajalah.." sautnya
ayo...periksa bodoh.." pria"ini saling mengoceh' namun tiba-tiba.
blasss...seettt bruekkk.." tak ada suara berdebat lagi dari keduanya'yang ada hanya senter yang menyalah.
codet...kenapa dia lampat sekali..''...mm apa mereka menemukan wanita itu..'kamu susul dia..dan kau baron tetap ikuti aku terus.
baik bos...hah kemana sicodet." pria ini mempokuskan senternya pada sosok tinggi berbaju roreng dan terus memangil nama" teman-temannya'lalu ia mengeluarkan sebilah belati karna dirasa ada yang tak beres pada orang yang mulai menuju kearahnya.
hiahhhh...."dreekkk..." penjahat ini langsung menyerang karna yang dilihat bukan temannya'tapi sebelum belati itu mengenai sasaran,tangannya keburu ditarik dan ditekuk kebelakang'oleh pria gesit ini'lehernya langsung tertekuk hingga ia kehilangan kesadaran seperti yang lain.
aku akan mencarinya didalam kamu cari disekitar sini,,jika menemukannya..langsung habisi mereka dan bawa kepalanya..." seramnya kata-kata penjahat satu ini.
baik bos.."..
hei siapa..cadet..baron..hei jawab..hah..tor...tor.."penjahat yang diluar ini menembaki seseorang yang mencurigakan'dan entah apa yang terjadi selajutnya.
nona...ayo..ssttt ah awa.."liana mendengar suara keras itu.
kaka.." berdiri pun liana sudah takkuat karna tubuh dan kakinya terasa sakit.
oooh teryata kau bersembuyi disini...mm..kamu sudah membuatku susah..dasar wanita bodoh." penjahat ini mulai mendekat pada liana'ia juga mengelurkan sejenis senjata tajam raras panjang.
jangan tuan...jangan mendekat..kau boleh membunuhku tapi tolong lepaskan anak ini..hiks..hiks.." liana menyembuyikan quinsa dibalik tubuhnya,gadis kecil ini pun hanya bisa menangis dan menggegam rok sekuat-kuatnya
ha...ha..kamu tak usah memohon,aku tak akan mengabulkannya'mm sungguh disayangkan wanita secantik dirimu harus mati...sekarang kamu pilih anak itu dulu atau.."penjahat ini sudah mulai mengayunkan senjatanya
hiks..hiks....."tuan derren..hiks..hiks.." tak ada yang dapat dipebuat liana menudukan kepala dan hanya nama itu yang terlintas di pikirannya
hiaaat".......dor..dor.. brukk." seketika pria ini tersungkur kebelakang'karna ditempak dari jarak dekat.
liana menegakkan wajahnya dan terkejut'beberapa detik mata tak berketip saat melihat pria yang ada dihadapannya.
hiks..tuan." liana dengan replek langsung memeluk tubuh suaminya.
hiks..hiks papah.." lalu setelah anak ini menagis liana melepaskan pelukannya.
ooh anakku....sayang...hah maafin papah..." derren langsung mengendong putri kecilnya.'
papah..aku ingin pulang...aku takut"
mm...iya sayang.."derren terus menciumi putrinya.
ah..aw...tuan anda duluan saja,takutnya penjahat itu masih mengejar'...saya..tidak bisa ikut." deren melihat tubuh liana yang banyak luka,telapak kaki yang sedikit tergoyak mungkin membuat sulit berjalan.
papah turunkan aku..auh kaka apa sakit..."
hmm..halo...halo..sandi...hah siyalnya sangat jelek..baiklah kita berhenti dulu saja disana...sayang kamu maukan berjalan sendiri..soalnya pelayan papah ini minta digendong.."
mm" quinsa mengaguk
ah...tuan..."lalu derren memboyong tubuh liana.
kenapa tidak bilang dari tadi'kalau ingin digondong." candaan derren membuat hati liana galau.
tuan.."