
ya tuhan'ada apa dengan perasaanku'kenapa pria ini membuat hati takkaruan'...pikiranku sudah tak benar..aku tidak mungkin menyukainya..dia bukan orang biasa"dan juga ada anak istri.
kenapa',,,bukankah waktu itu'kamu menyuruhku memangil nama....bukan hei..."derren membalikkan badan lalu pergi meninggalkan liana yang tersenyum.
anita..'bagai mana keadaan dirinya." tanya pria tua yang duduk dikursi roda.
tuan muda pertama baik"saja,dokter kita sudah memeriksa lukanya,anda tidak usah kawatir."saut anita yang ternyata bicara dengan ayah derren.
"mm..baiklah,lalu apa kamu tau siapa gadis yang dia bawa."
saya belum tau tuan'tapi sepertinya dia gadis biasa saja,usianya masih muda'mungkin tuan derren hanya kasihan,tentang wanita ini,,,anda juga tak perlu memikirkan biar saya yang mengurusnya." ..
mm..mm..yah kau benar aku sudah tua,tak seharusnya memikirkan anak"yang sudah dewasa..karna aku bisa cepat mati kalau masih kawatir..."dulu kehidupannya sangat bahagia'tapi sekarang meski ada dua istri dia tetap kesepian.
tuan jaga kesehatan anda'saya permisi.."anita pun pergi,sudah ada pelayan yang mamang kusus menjaga tuan pelik'meski satu gerbang rumah'tapi ia dan anak istrinya jarang bertemu'hanya lewat para perkerja ia mendapat impormasi,padahal hanya beberapa meter saja mereka terpisah,namun sangat jarang bertemu satu dengan yang lain,kecuali ada hal yang harus dibicarakan barulah semua berkumpul.
eh..liana tadi apa yang dikatakan tuan derren'e.apa kamu baik"saja."tanya ical.
ka ical jangan tanya itu,saya lapar."saut liana
oh iya ini sudah waktunya...ayo kita makan,,,huh kita masih banyak pekerjaan."
k ical,siapa saja yang ada didalam rumah ini."sambil makan liana bertanya.
euh,yang pertama tuan felik..nyoya fifian..nyoya dilrara..tuan dean..nona felisa..tuan deren..nyoya vania dan nona quisa....kamu juga nanti tau satu persatu liana.hehe."
teruskan...k ical harus beritau saya apa saja hubungan mereka.." lalu pria bertubuh pendek dan subur ini terus saja becerita tentang silsilah keluarga derren.
nah,,,kamu harus hapalkan nama"mereka ok..eeh..kenapa kamu berhenti makan...liana..hai..liana kenapa jadi melamun.." liana bengong setelah tau begitu berbelitnya keluarga kaya ini.
euh...iya ka icah..ayo ceritakan lagi..."wajah liana makin murung mendengar tentang masalah dikeluarga ini,ical juga bilang selain bermasalah dengan ayahnya derren juga tak peduli pada istrinya.
sudah malam liana tak bisa tidur entah kenapa'hatinya bingbang pikirannya terbang kemana"padahal teman sekamarnya sudah mendengkur'liana pun bangun dan ingin mencari udara segar di luar'karena belum hapal benar dengan seluk beluk rumah ini,liana masuk kesebuah ruangan yang terdapat banyak buku''lalu ia mencari arah suara seperti seseorang menangis karna terdengar begitu nyaring.
hiks..hiks.."teryata seorang gadis kecil yang sedang meluapkan kesedihannya di pojokan.
euh..nona quinsa,,sedang apa malam"di sini mm..mana suster yang menjagamu."tanya liana mendekat dan mengusap air matanya yang terus"san jatuh'gadis kecil inipun langsung memeluk liana dan mendekapnya.
kaka,,kenapa orang dewasa selalu bertengkar.."
siapa yang kamu maksud sayang."..saut liana sambil menenangkannya.
papah,,mamahku..quinsa dengar dan lihat sendiri tadi'bahkan mereka sering seperti itu,,kaka...kenapa ada aku kalau papah bilang tak mencintai mamah." anak ini sangat pintar dengan kepolosnya ia bertanya'sampai liana binggung harus menjawab apa.
nona quinsa,,,papah pasti mencintai mamahmu'makanya kamu ada hingga secantik ini'kaka yakin suatu saat nanti'nona akan mengerti sendiri...ayo ku atar kekamar."
em...apa nona ingin tau siapa aku...."entah kenapa anak ini langsung nyaman bicara pada liana.
em..em....kaka tubuhmu sangat hangat...aku suka..kaka apa aku boleh minta sesuatu...bisakah kamu terus memeluku seperti papah."gadis ini terus saja mengoceh
tentu sayang..."kaka bukan pri yang bisa mengabulkan permohonanmu'tapi...kaka bisa menjadi api untuk menghangatkan tubuh mungilmu."gadis ini mulai tersenyum karna liana bercanda dengan mencubit kecil'pipin cabinya.
tapi aku masih sedih..ka."
jika kamu masih sedih aku akan menjadi kupu"lalu dengan kedua sayapku akan memeluk dan menciummu seperti ini,,,cuup..cuup."
ah kaka geli.."liana menciumi leher gadis yang sangat imut dan mengemaskan ini.
dibalik rak buku"itu ada seorang pria tersenyum melihat candaan mereka'biasanya quinsa kalau menangis tak mau pada siapa pun kecuali ayahnya.
apa bidadari kecilku belum mengatuk mm..apa nona mau mendengar sebuah cerita.."
yah...aku mau..ayo cepat ceritakan ka"
baiklah..eem..dulu disebuah desa ada seorang anak gadis bernama rose'ia dibenci ayah tirinya karna selalu tak menurut,rose yang kesal pergi dari rumah ketempat yang sangat... jauh'dalam pelariannya ia melihat banyak hal baru'yang belum pernah dia tau'suatu ketika dia bertemu penjahat,rose yang malang pun ketakutan karna disekap berhari"lalu ia memohon supaya keajaiban datang'ternyata doanya dikabulkan,entah dari mana seorang pemuda datang berniat menyelamatkannya."
lalu..."nona quinsa penasaran
euh e..saat sipemuda ingin membawa rose pergi, sipenjahat tau'lalu anak buahnya melepaskan panah'dan mengenai tangan sipahlawan.
uuuh apa dia mati ka.."..
tentu saja tidak'dia begitu kuat...."mereka ahirnya bisa kabur dan lari kehutan'penjahat tak bisa mengejarnya,kau tau saat dihutan apa yang terjadi sang pamuda ternyata telah jatuh cinta pada rose..mm....."
lalu...ka"
bruuukk..
sipa itu..?."liana mendengar ada sesuatu yang jatuh.
pa'pah.."liana berdiri sambil mengendong quinsa
rupanya'anak papah disini...ayo sayang.." matanya mulai layu'gadis kecil ini sekarang mendekap dipangkuan ayahnya.
tuan derren..."
ceritamu sangat menarik...tapi yang terahir kurang pas....'aku tidak setuju."
auh..hah...????