love the general

love the general
aku yang akan bertanggung jawab atas dirinya



"usia quinsa sekarang enam tahun kurang'tapi derren menikahi istrinya ini'baru dua tahun,yah sebelum berangkat keluar negri vania mengaku telah mengadung anak derren.


meski derren menyatakan kalau dirinya tak merasa melakukan hubuangan badan'namun ia juga tak membantah'pernah ada suatu pagi terbangun dari tempat tidur vania.


dengan bantuan calon ayah mertua'vania berhasil membuat pikiran derren kacau'tapi waktu itu derren tak peduli,karna yang ia cintai hanyalah talita.


walau ragu pada darah dagingnya'derren tetap menyayangi quinsa'tak pernah sekalipun ia membahas tentang setatus purti kecilnya.


meski vania sudah menjadi istri sah derren'namun kehidupannya tak pernah dirasa bahagia,kalau bukan ibu mertua waktu itu yang sakit,mungkin sampai saat ini ia akan terus dihujat oleh teman"nya'karna memiliki anak sebelum menikah.


derren sama sekali tak menggap vania seperti istri,ia


begitu cuek bahkan benar"tak peduli,,,"itu yang membuat vania begitu terluka'ditambah lagi dengan tuduhan kalau ia dan ayah mertuanya bersekokol menculik talita.


derren merasa keluarganya penuh rahasih'tak ada lagi yang dapat ia percayai dirumah'apa lagi ayahnya,meski derren bertanya 1000 x tentang dimana talita orang tua itu tetap bungkam.


keluarga tuan felik'paling berpengaruh di ibukota perusahan"nya terkenal dimana saja'memiliki banyak bisnis,membuat ia tak akan miskin tujuh turunan.


dirumah mengah yang luas sekitar satu hektar'tuan felik bersama istri dan anak"tinggal'beberapa pelayan pun ditempatkan disana'yah mungkin kalau orang baru pertama masuk kedalam kawasan rumah itu pasti akan kesasar.


karna sudah kaya,derren tak mau menjadi pengusaha ia lebih menikmati tantangan'makanya dia menjadi seorang tentara.


******


cetrekkkk.....


"mm..so..sweet...hi ..hi..'ka bangun." sandi terkejut saat membuka tirai pembatas'dengan cepat dia mengabil hp lalu dipotonya suami istri yang sedang berpelukan itu.


eeh,,aw...ssst...hah."derren merasa tubuhnya sangat pegal'dengan pelan"ia mengeser tubuh liana yang masih terlelap.


he.he.."derren melihat pada sandi yang sedang menahan tawa.


hah..gadis ini terlalu liar...aku harus berhati"padanya."entah apa yang dikatakan derren ini'karna ia turun dari mobil dengan wajah tersipu malu.


liana,,,liana..ayo..bangun..hai." liana membuka mata pelan.


euh tuan sandi..aw..ah.kita dimana." ..


tuan sandi rumahmu yang mana.."rumah derren memang terlihat seperti terpencar sana sini'padahal hanya satu gerbang.


ha..ha.."hah,,maaf liana jangan terkejut ini belum seberapa'aku akan jelaskan padamu siapa tuan derren dan bagai mana keluarganya."derren sudah masuk dari tadi.


pa..pah,,"seorang anak belari menghapiri dan merangkul'dengan sigap derren pun mendekapnya.


eep..hani..cuup.."derren menciumi putri manjanya ini.


tuan derren selamat datang."sekitar tiga pelayan wanita berdatangan dan mengucapkan apa kabar dengan menundukan kepala'selain cantik"pakayan mereka begitu rapih cara berdiripun sangatlah sopan.


liana yang baru masuk aga terkejut dengan tingkah para pelayan itu'ditambah lagi keadaan didalam rumah yang begitu luas dan megah membuatnya makin bertanya tanya dalam hati'siapa derren ini.


selamat malam tuan derren'...tuan sandi apa kabarmu."seorang wanita paruh baya menghampiri sandi dan liana'derren masuk kesebuah kamar membawa putrinya.


aku baik''saja bibi anita."saut sandi


sukurlah ...siapa gadis ini."tanyanya sambil melihat kepada liana.


euh..dia..orang yang sudah menyelamatkan kami dari musibah..bi.."


selamat malam...nyoya."liana bingung harus memangilnya apa.


mm,,ooh..lalu kenapa kamu membawanya kerumah ini..."bibi anita adalah kepala pelayan rumah tuan felik yang sudah senior.


euh,,,begini bi'dia butuh pekerjaan'aku membwanya supaya dia bisa menjadi pelayan disini."


tuan sandi disini bukan tempat penampungan pahlawan,,rumah ini banyak sekali peraturan...tidak bisa asal membawa sembarang orang'apa lagi dia seorang anak gadis." bibi anita memang terkenal tegas'tak ada pelayan yang berani melawan perintahnya bahkan majikan sekali pun segan padanya'karna ia sudah dianggap keluarga oleh tuan felik.


tapi liana tidak punya sodara dikota ini'dia juga terluka karna kami..tolonglah bi'izinkan untuk tinggal disini."sandi memohon


tuan sandi kalau dia tak punya siapa"beri saja dia uang semua akan beres..kan,,,"kau harus cepat bawa dia pergi dari sini sebelum yang lain mengusirnya."


tuan sandi........"wajah liana hanya bisa menunduk mendengar omongan bibi anita'disaat sandi kebingungan derren keluar dari kamar.


bibi anita'...biarkan dia tinggal disini'aku yang akan bertanggung jawab atas dirinya."""""