
nona..quinsa',, ,, liana,,,kalian baik-baik saja kan..."
sstt ...dia tidur tuan sandi,kami tidak apa-apa.. kenapa tanganmu hah."liana bertanya karna melihat ada darah yang metes dibagian tubuh sandi.
ah ini biasa",, ,,liana'aku minta maaf ya,, ,,tak bisa cepat menyelamatkan kalian hingga kamu terluka seperti ini..hah." sandi ingin mencoba mengelus pipi liana yang menurutnya kasihan.
ohhmmm..." sepertinya derren memperingatkan adiknya dengan batuk kecil.
ah..tuan tidak masalah yang penting nona sudah selamat." hampir ingin menyetuh gadis manis dihadapannya,ia malah salah tingkah'ahirnya sandi hanya bisa menggaruk kepala,dia mengerti dan sadari kode kakanya itu.
hmm..iya benar,, ,, ,, "ka apa kamu ingin lanjut pulang sekarang,eem..jarak kita rumayan dari jalanan'aku membawa tenda'lebih baik keluar pagi hari saja'tapi kita menjauh dulu dari tempat ini bagaimana menurutmu..."
mm..baiklah ayo pergi kamu bantu dia berjalan."
iya ka"ihwan,kalian harus duluan ketempat kita berheti tadi lalu pasang tenda ....." derren mengendong quinsa sementara sandi memapah liana.
siap kapten." keduanya anak buahnya bergegas' mereka juga tak lupa membawa salah satu penjahat tadi.
liana apa benar-benar sakit..mm." sandi dan liana berjalan dengan pelan keduanya ketingalan dari derren dan yang lain.
iya tuan sandi..aw..ah maaf merepotkanmu." derren dari jauh melihat lalu menunggunya.
apa lebih baik kamu ku gendong saja mm...,, ,,"oh..kenapa kaka tidak duluan saja'sebentar lagi kita akan sampai'aku harus pelan-pelan karna luka dikaki liana masih mengeluarkan darah saat di bawa berjalan." lalu derren melihat pada istrinya yang meringis'ia sangat tau luka itu pasti membuatnya kesakitan.
mm,, ,,sandi'ini,,kamu gendong putriku'biar liana aku yang urus." derren memberikan quinsa.
e..eh hah..mm'baiklah."sandi berjalan duluan.
ayo naik." derren berjongkok maksudnya ia akan mengendong liana dipunggungnya.
hah..euh tuan'tidak usah'saya tidak bisa..e."
cepatlah aku sudah kedinginan."
tapi tuan rok saya sangat pendek'ini tak nyaman.."tiba-tiba derren membuka baju loreng yang pernah dibanggakannya'lalu menjutai dan mengikatkannya di pinggang ramping istrinya itu.
hah..sayang sekali baju istimewaku dibuat jadi begini'tapi tak apa aku relakan'yang penting tubuhmu tak telihat pria"itu...mm ayo naiklah." liana hanya benggong melihat kelakuan derren'apa lagi sekarang pria ini bertelajang dada.
eh..tapi anda sekarang tak memakai pakayan tuan..ah..eh."ahirnya tarikkan itu membuat tubuh liana langsung nemplok di punggung suaminya.
tubuh pria yang kekar ini sama sekali tak kesulitan mengendong pelayan manjanya yang memang sangat ramping,dan dari jauh adik angkatnya melihat lalu terseyum'ia berkata pada dirinya sendiri.
ka"anda harus selalu menjaganya'karna dia gadis yang tepat untukmu,dan jangan pernah menyakitinya.
tuan'turunkan saya disini saja'sebentar lagi kita kan sampai,bukankah tidak enak jika anak buah melihat anda menggendong seorang pelayan."
kenapa banyak bicara mm'biarkan saja melihat' supaya mereka tau kalau kamu itu....???,,,, hah sudahlah aku sedang pokus pada sesuatu'jangan mengajak bicara." ia mengalihkan kata-kata'entah apa maksudnya.
euh..hah..iih...tuan."liana curiga dengan senyuman derren'lalu ia merasa harus menggajal dadanya dengan sebelah tangan.
ha..hmm..hai pegang yang erat." derren masih saja terseyum'liana jadi malu dan merasa risih.
ahirnya semua sampai dekat tepi sungai'anak buah sandi sudah mendirikan satu tenda kecil yang muat hanya dua atau tiga orang saja'mereka juga sudah menyiapkan api unggun untuk menghangatkan tubuh.
mm'..masuklah." setelah turun dari gendongan derren liana berbaring dekat quinsa yang sudah terlelap.
ka'minum ini'apa anda mau memakai bajuku..mm." sandi menawarkan karna derren masih bertelajang dada.
tidak perlu',,sandi apa kamu sudah tau siapa otak kejahatan ini."
mm'dia mantan anak buah ayah anda diperusahaan,dulu dia dipecat dan masuk penjara karna diduga korupsi'tuan felik juga membelokir semua hartanya'hingga ia jatuh miskin,mungkin itu yang membuatnya sakit hati lalu mencoba balas dendam."
mm'tapi sandi yang menyerang kita barusan sepertinya bukan dari para penculik itu."
yah." akhirnya pria"ini mengobrol banyak hal sampai rarut.
kini quinsa memeluk erat liana,sesekali dia mengigau ketakutan mungkin kejadian hari ini membuatnya sedikit troma'semakin malam semakin dingin.
hmm." karna tak tahan pada angin malam yang berhembus kencang'derren yang tak memakai baju' masuk kedalam tenda dan langsung membaringkan diri disamping liana'ia pun tak menyiayiakan kehangatan yang ada didekatnya'pelan tapi pasti ia memeluk wanita yang terlelap ini dengan eratnya.
eh..tuan." liana merasa risih'ia berbalik dan mendorong'dada pria didekatnya,namun derren malah makin nakal'ia menghadapkan seluruh badannya'lalu menatap mata liana dari dekat meski sedikit gelap namun ia tau kalau bagian wajah istrinya ini sangat cantik.
suuutt.,,,,...jangan berisik,,nanti putriku bangun..aku sudah pinjamkan punggungku padamu'dan sekarang giliranmu,tubuhku kedinginan jadi kamu harus menghangatkannya mm." jatung liana mulai dag dig dug'kegugupannya membuat derren terseyum geli."
tuan kenapa anda tertawa sst." liana makin panik.
tidak'cuup..cuup..cuup.. tidurlah ini bukan saatnya memikirkan hal itu." untung saja gelap'liana merasa wajahnya memerah karna derren menciuminya'namun kenapa dirinya tak bisa menolak sentuhan itu.
hah..auh...." mau tak mau liana harus pasrah saat pria ini tidur sambil memeluknya.
******
papah dimana putriku..hiks..hiks.." sesampainya dirumah vania menagis histris ia sangat mencemaskan quinsa.
tenangkan dirimu vania'sudah ada kabar'bahwa derren telah berhasil menyelamatkanya,jadi behentilah menagis dan tunggu mereka kembali ya.." pagi ini keluarga tuan felik menanti kedatangan cucunya.
anita apa derren sudah bisa di hubungi lagi." fifian bertanya.
tuan sandi tadi menelepon bahwa tuan derren dan nona muda'baik-baik saja'dan tak usah dikawatir lagi,karna mereka akan segera kembali."
nah vania kamu dengar itu...ayo kekamar'kamu pasti lelah',, ,, anita antar dia."
baik nyaya fifian."
mm kaka kenapa selalu mempedulikan wanita itu'dia hanya bisa menghabiskan uang keluarga'kau lihat bahkan ia hanya menagis bombai saat putrinya hilang..pintar sekali dia membuat sandiwara..mm." dilara dari dulu memang tak menyukai vania.
sudahlah dilara tak usah dimasalahkan hmm'itu tak penting." tuan felik membentaknya.
liana,, ,,putriku bersamanya'maksudmu pelayan itu juga diculik mm." anita menceritakan kejadian dengan detil pada vania.
benar nyoya'dan menurut impormasi gadis ini berhasil kabur dari para penjahat lalu membawa pergi nona muda."
ah sukurlah..putriku yang malang hiks..hiks.."
*******
ka'..ka"..eem..pasti terlalu hangat hingga tidurnya begitu nyeyak." sandi sengaja memangil-mangil dari luar teda dan mengejek kakanya supaya bangun.
hah..kenapa kamu selalu menggangu..dasar bodoh.." derren keluar dan langsung mengomel.
eh..selamat pagi liana'..halo nona quinsa,ooh..apa mau ku bantu..."
tidak tuan sandi saya bisa sendiri kakiku sudah lebih baik..ayo nona.." liana membawa quinsa berjalan ketepi sungai untuk membersihkan diri.
hah..ihwal memang payah'kenapa dia membawa tenda yang sepit ini'mm...'aku tak yakin bisa muat tiga orang jika tak saling merapatkan diri..." sandi suka sekali membuat wajah kakanya jengah.
mm..kenapa kamu selalu ingin tau apa yang kulakukan padanya...hah."
aku tak bertanya apa-apa ka'kenapa anda menjawab seperti itu ,, ,,eh nona kecil cuci wajahmu yang bersih ya'supaya aku bisa terus menatap mata indahmu..ok.he he." entahlah,maksud sandi berteriak pada siapa'yang jelas pria disampingnya ini mulai kesal pada ucapannya.
aw..hihi nona jangan nakal hihi..kau ini.." quinsa sengaja menyipratkan air pada tubuh liana.
hihi..ahirnya aku bisa membalas kaka'hi..mm." dengan imutnya gadis kecil ini terseyum'liana mencubit hidung dan pipinya yang cabi'mereka pun saling tertawa,pria-pria yang tak jauh dari sungai terseyum melihat tinggah keduanya.