love the general

love the general
melarikan dirì 2



liana,..adit "ardi berteriak sesampainya di rumah,derren dan sandi menunggu diluar parkiran mobil.


paman''liana membuka pintu.


na apa kalian sudah siap ayo kita berangkat."


tapi yah'ayah sudah punya tempat untuk kita tuju.''


nanti saja ayah beritau dit.''ardi berbisik pada anaknya itu sambil berjalan keluar.


ayo liana."


k adit tunggu sebentar,bibi sum terimakasih,liana pergi dulu."ia berpamitan pada tetangga rumah pamannya.


hati"liana."saut bibi sum.


tuan derren di depan ada sebuah kedai kopi'kita bicara di sana'setelah aku beritaukan semua padamu, kami akan langsung berangkat'ayo dit kamu duduk di samping ayah'liana ayo naik na'."ardi menengok kesekitaran halaman rumah dia tau pasti ada yang mengawasinya.


mm'tunggu ardi,biarkan gadis ini naik mobilku,dan kamu juga tidak usah bertanya atau keberatan,keponakanmu ini sudah kamu tukar untuk hutangmu,maka dia sudah milikku'hei..nona, naik ke mobiku."derren merasa ardi mencurigakan seperti ingin ingkarjanji terlihat dari gerak geriknya'.


tapi tuan aku.."sebelum liana melanjutkan kata"nya derren menatap tanjam padanya membuat dia langsung menaiki mobil yang di kemudikan oleh sandi'sandi hanya terseyum melihat kelakuan kknya itu.


nona kamu tak perlu takut'ayo duduklah."sandi mencoba membuat liana nyaman,dia kasihan pada gadis yang menurut sandi tak tau apa".


baiklah tuan derren aku mengerti."saut ardi


mereka pun pergi menuju kedai kopi''ardi merasa tak hanya derren yang mengikuti mobilnya,sesampainya ditempat tujuan'ardi turun dan menyuruh adit menunggu ibunya dimobil,begitu juga derren menyuruh sandi tak ikut dengannya,ia sepertinya ingin bicara berdua saja.


saat liana ingin turun'danmembuka pintu mobil,tiba"derren yang sudah diluar'menutup lagi pintu itu,sandi membukakan kaca pintu mobil tersebut,dia tau kknya akan bicara pada liana.""


kamu tunggu di mobilku nona.""


ta'tapi tuan kenapa aaah."liana jadi gugup'saat ingin membalas ucapan pria dewasa ini'wajah tampannya terlalu dekat dengan wajahnya,memang bukan disengaja keduanya menengok kejendela mobil'mata sipit itu pun membuat wajah gadis mungil ini langsung tertuduk.


sandi,,,kunci pintunya jangan biarlan dia keluar."derren tak mempedulian liana yang belum selesai bicara,malah sudah menyuruh sandi.


siap ka'hai.. nona tenang saja tunggu disini bersamaku."sandi yang masih duduk dikursi kemudi, mulai menyalakan sebatang roko'dan lianapun terlihat sedikit kesal menurutnya kenapa pria itu tak memperbolehkannya keluar dari mobil.


derren masuk kedalam kedai mengikuti ardi yang sudah duluan berjalan.


****


tuan apa yang ingin mereka bicarakan dan apa hubungan kalian dengan pamanku."liana bertanya pada sandi.


ooh'seperti itu yah'tuan apa pamanku memiliki hutang juga pada kalian.''liana terus bertanya.


ha ha apa aku terlihat seperti lenternir nona."sandi tertawa


iya ..'sepertinya begitu'tuan apa hutang pamanku banyak pada kalian."liana malah melajutkan pertanyaan yang membuat sandi makin tertawa.


apa kamu benar-benar berpikir aku penagih hutang."sandi merasa geli mendengarnya


lalu apa tuan,kenapa kalian begitu mencurigakan saat bicara dengan pamanku,harusnya tuan itu" membiarkan aku keluar tidak menahanku disini.''liana mengoceh


siapa tuan itu,ha ha apa yang kamu tanya aku tak mengerti,biarkan sajalah itu urusan mereka,kita tunggu saja disini ,,ok'."sandi tak mau membahas karna liana tak akan menggerti'mungkin juga dia tak tau kalau pamannya dulu adalah ajudan pejabat tinggi'ardi tau banyak rahasih majikan.


huh....tuan kenapa anda pelit sekali apa susahnya memberi tau aku."liana merasa sandi lebih enak di ajak bicara,dibanding derren yang sedikit berucap saja sudah membuatnya gugup,entah kenapa,pada hal sandi juga umurnya masih jauh darinya'tapi ia masih bisa diajak mengobrol seperti orang biasa.


nona namamu liana,benar mm''berapa usia mu."sekarang sandi bertanya mengalihkan pertayaan liana.


usia ku 22 tahun."saut liana


wah'kamu masih muda sekali."saat mereka mengobrol,dari kaca mobil depan tiba"seseorang menodongkan pistol pada sandi,dan tepat mengarah pada tubuhnya'lalu sandi mengangkat kedua tangannya.


cepat turun."penjahat ini telah mengancam'sandi yang langsung membuka mobil melihat penodong tak sediri,ada tiga orang lainnya'yang satunya pun sedang mencoba membuka mobil tengah untuk mengeluarkan liana,lulu mengalungkan cerulit dileher gadis ini.


******


cepat katakan,siapa yang sudah merencana kejahatan itu padaku dan talita."derren bertanya pada ardi.


tuan derren ayahmu tak bersalah dia hanya ingin melindungimu'aku tak tau gadis itu masih hidup apa tidak karna setelah kejadian,tuan felix menyuruhku pergi menyelamatkan nyawa sendiri."tuan felik adalah ayah derren berati bosnya ardi


kamu jangan coba berbohong'ayahku menculik talita'dia tak ingin aku menikahinya,dan jika bukan ayahku lalu siapa pelakunya.''


tuan ini memang rumit'meski ayahmu melakukannya,dengan menculik nona talita'tapi anak buahnya tak menembak mu'dan hampir saja kamu mati karna serangan itu'ayah mulah yang menyelamatkanmu tuan."ardi berusaha supaya derren percaya


mm'itu tak mungkin."


tuan harus tau sekarangpun kita sedang diawasi,ada yang tak ingin anda hidup,anda harus berhati"dengan tuan levin,mungkin anda tak percaya padaku tapi aku mengatakan yang sebenarnya.''kata-kata ardi mebuat kening dan alis derren mengkerut.


pamanku'mm itu tak mukin ardi,kamu sengaja melindungi ayahkukan."derren merasa tak percaya kalau pamannya yang harus dicurigai.


liana ...''ardi mendengar suara liana berteriak


ahhh tolong...tolong lepas..pamaaaannn."teriakan liana terdengar oleh ardi dan derren mereka secepatnya keluar dari kedai'dilihatnya sandi dan liana sudah di masuk ke dalam mobil hitam.