
tak sampai setengah jam'kabar diculiknya quinsa sampai pada telingga keluarga tuan felik'semuah fanik terutama derren yang benar-benar tak percaya dan langsung murka'pada mata-mata yang mengawasi putrinya.
cepat,,lacak kemana mereka membawa putriku..hhhah '..quinsa." derren memberi perintah pada sandi dan anak buahnya yang lain.
siap ka'...." sandi pun langsung sigap setelah mendengar kabar buruk ini.
tuan,,titik menuju kesebuah gedung kosong." seorang tentara yang mahir menditeksi keberadaan sandra ini'dengan cepat telah menumukan kemana sipenculik akan membawa tawanan.
ayo sandi....kita kejar mereka." derren langsung pergi.
baik ka" kita harus cepat'..semua...berangkat.."m dan kamu terus pantau jangan sampai kehilangan jejak mereka."
siap kapten."tentara-tentara ini besiap menerima arahan diri pimpinannya'mereka juga sudah rapih dengan pakayan lengkap dan tentu saja senjata.
******
e..eh..mm.kalian..bawa kami kemana.." tanya liana.
diam......'...cepat sedikit kita harus segera sampai.."salah satu pria membentak liana dengan suara tinggi.
para penculik membawa tawanan kearea gedung-gedung kosong yang memang sudah terbengkalai dan tak terawat'tempatnya juga rumayan jauh dari kota,liana menggendong quinsa yang tak mau dilepas karna ketakutan'tubuhnya ditarik dan didorong-dorong untuk berjalan cepat'ahirnya sampailah kesalah satu ruang kusang dan kotor'liana yang lelah melihat pada para penculik yang tak dapat dikenali'karna wajah mereka semua memakai topeng kain.
ah...aw ..quinsa...tuan..lepaskan anak ini' ah..biarkan dia bersama saya tolong..." liana menarik kembali quinsa yang ingin mereka ambil dari pangkuannya.
kaka..hiks..hiks..aku takut.." gadis kecil ini terus menagis dan menjerit.
mm..tuan kami sudah berhasil membawanya..oooh baik'aku akan menunggu anda.."salah satu dari mereka mungkin mengabari dalang dari kejahatan ini.
tak lama otak penculik itupun tiba'sama seperti yang lain pria ini memakai masker wajah'liana duduk tersukur dilantai yang penuh debu dan masih memeluk quinsa,lalu orang ini menyuruh anak buah mereka mempersiapkan kamera untuk membuat video.
ha..ha....mm..hah..sini anak manis..malaikat mautmu sudah datang...mm.."
tuan tolong jangan menakutinya..apa yang kalian inginkan dari anak tak berdosa ini.." liana melirik mata pelaku dengan tajam.
plak...apa itu sakit..mm..ha ha pelayan bodoh jangan ikut campur jika tak ingin nyawamu melayang..'kamu ingin tau apa yang ku mau hmm'..ha..ha..aku akan menghabisi anak kecil ini." bibir yang terluka oleh felisa saja belum kering'liana sudah tertampar lagi'mendengar ancaman itu membuat tubuhnya merinding.
lepaskan.....jangan sakiti dia...ah..aaw..sshh..nona." seseorang dari mereka mendorong tubuhnya hingga terbentur tembok keningnya langsung mengelurkan darah,namun liana tak menyerah ia terus mencoba mengabil quinsa'para penjahat sengaja memvideokan tangisan hingga jeritan tawanannya'dengan cepat juga sipria perekam mengirimkan siaran itu'pada semua kontak keluarga felik.
ya tuhan cucuku...pa..pah siapa mereka cepat lakukan sesuatu.." fifian histeris'telepon rumah tuan felik tak henti-henti berbunyi'entahlah seisi rumah itu ribut dan gempar'apa lagi setelah mengabari ibunya quinsa ya itu vania'ia benar-benar sok,dan langsung berniat kembali secepatnya dari luar negri.
aku akan menghabisi mereka yang berani menyakiti putriku,,,ya tuhan quinsa.." derren menahan emosi saat melihat video rekaman itu.
ka" anda harus tenang'sebentar lagi akan sampai,.....aku yakin mereka ingin membuat kita lemah dengan mengirim ancaman itu."
bagai mana aku bisa tenang sandi'putriku dalam bahaya....mereka pasti sangat ketakutan.." baru x ini derren merasa dirinya begitu tegang'kedua orang yang sangat penting baginya ada diambang kematian.
******
kring..kring...
tuan''...ini pangilan dari kapten."
em.....bawa mereka..kita exsekusi nanti malam saja haha aku sangat puas"......halo..." entah siapa yang menelepon pria jahat ini'anak buahnya langsung menuruti perintah,liana digiring menuju keruang lain gedung kosong itu.
mm..lepas ah..ah..e.uh..nona quinsa..'tidak apa-apa sayang jangan menagis.." berulang-ulang mereka mendorong hingga anak kecil yang melihatnya menagis'liana pun tersungkur dan terus tersakiti.
ok..."sibodak berbadan besar ini mengawasi liana.
kaka..hiks..hiks..aku ingin papah..."
iya sayang..."liana tak tau harus bagaimana menenangkan quinsa yang tak henti-hentinya menangis.
setengah jam berlalu sibodak ini mulai lelah berdiri'ia pun duduk membelakanggi tawanan'dan bersandar ditembok dekat sebuah lorong yang tak berpintu'liana melihat ada banyak kayu balok besar'dan berpikir akan menyerang pria bertubuh besar ini'tangannya mulai bergetar ragu dan gugup menyertainya mungkinkah orang ini bisa ia kalahkan'sssttt.
bruukk ...bruukkk..eh..eh..ya tuhan maafkan hamba...hah....ayo sayang..." liana sekuat tenaga memukul dibagian leher pria itu dua x'sibodak terkejut taksempat melawan karna hantaman yang tiba-tiba'ia pun tersungkur takberdaya.
ha..ha..." dua pria penjahat lewat'entah mau kemana'dengan gesit liana bersebunyi,sebelum mereka lihat'quinsa mengerti ia diam tak bersuara'setelah dirasa aman keduanya berjalan mengenap-ngedap'dan ahirnya sampai diluar gedung.
ah..aw..ssst ah.."liana terjatuh karna melewati jalanan yang banyak sekali kayu berserakan'betisnya terluka.
kaka.."
ssstt...tidak apa-apa nona'...ayo kita..jalan lagi sayang....." keduanya terus berlari'menjauhi tempat itu'lahan kosong yang tak terpakai ini ternyata berada ditengah perkebunan sepertinya memang jauh dari pemukiman masarakat'liana mengendong quinsa menyusuri semak belukar'ia takperduli lagi dengan luka"ditubuhnya yang penting bisa menyelamatkan anak majikannya ini.
******
hah..hei bangun dimana tawanannya'bodoh..dia pingsan bos..""
hah berengsek... cepat cari..."
ada apa...'....
tuan" tawanan kita hilang...
apa,",,bodoh....mana mungkin hilang...pelayan itu pasti kabur ...cepat kejar tunggu apa lagi...kaliaaaan." otak penculik murka.
baik tuan."mereka berhamburan keluar dan melihat sana sini.
ka' kenapa mereka berlarian..."sandi melihat penjahat dari jarak jauh dengan teropong.
berikan...mm pasti ada sesuatu yang terjadi ..e.e.putriku."
ayo berpencar .." sandi membuat startegi untuk mengepung tempat'ia harus sangat hati-hati karna ini menyangkut nyawa.
tlit...tlittt..
halo liana...liana.halo...hah.liana." derren dengan cepat menjawab pangilan masuk dari nomer hp liana.
tuan tolong....saya membawa quinsa lari dari penculik,.."suara liana yang bergetar memangil derren 'untung saja saat penjahat mengeledah dimobil tadi' ia menyembuyikan hp dibawah tas sekolah quinsa.
sandi..cepat lacak'......tenang liana sekarang sembunyilah ditempat yang aman ok..aku akan segera temukan kalian...."
siyal kuat mereka'berada di kiri gedung ka".,"
halo....liana...liana...halo...'aku akan mencari mereka kedalam perkebunan dan kamu sergap penjahat-penjahat itu jangan sampai mereka lolos...." suara sambungan telepon antara derren dan liana terputus.
baik..ka"...semua'..amankan tempat.." sandi memberi aba-aba pada anak buahnya yang sudah siap dengan senjata militer masing-masing,sementara derren berlari masuk kedalam hutan.