
"Mencoba bertindak saat ada kesempatan,dan selalu mencari cara bila tak diawasi,tubuh yang tadinya gagah berisi kini sedikit kurus 'Entah kenapa para penjahat tak mau melepaskan dirinya'dan dalam keterpurukannya ia mencoba bangkit.
Aku tak boleh seperti ini....aku harus bisa keluar..." sandi mengepalkan tangan tanda kekesalannya.
Ha...ha...bagus,kamu anak buah terbaikku.''berjalan sambil bicara' pria tua ini terlihat puas.
Sandi pura-pura tidur saat beberapa orang datang menghampirinya.
Tuan... apa orang bodoh ini masih harus kita tahan."tanya pria tinggi bertubuh atlet itu.
D'jodi...orang ini bagian rencanaku....biarkan saja dia,kita tunggu waktu yang tepat untuk membunuhnya."saut pria tuan itu.
Mm baik tuan.."itulah sepengal obrolan yang sandi dengar.
Kedua orang ini hanya sekilas melihat tawannannya'mereka pun pergi entah keruang mana.
Paman levin....hm...jadi dia pelakunya."entah apa yang ada dipikiran sandi.
*********
Setelah dari kedai itu'liana terus mondar mandir di depan ruang klas quinsa'wajahnya terlihat binggung,tak tau apa yang dipikirkannya.
Liana...ada apa'kulihat kamu bolak-balik tak jelas.."inka datang menghampiri dan bertanya.
Mm...ka..inka'..em..tidak ada apa-apa,...saya lagi menunggu nona quinsa keluar kelas...hi.."
Ooh'...itu dia..hai cantik."sapa talita pada gadis kecil itu.
Kaka....
Aah nona.....'ayo kita pulang...cepat sayang,ka saya permisi dulu.." liana dengan cepat membawa quinsa pergi.
"Dan setelah berada dirumah,ia pun masih modar mandir tak jelas diaula derren,dengan sesekali mengitip'kelakuannya membuat pelayan dirumah itu curiga.
Eh...liana,...sedang apa dan mencari siapa..mm." salah satu pelayan yang sudah tua itu bertanya.
Em.....apa bibi tau jam berapa tuan derren akan kembali..."
Mana ku tau'....hah..." bibi itu bertanya,tapi ia langsung pergi saat liana bertanya balik tentang derren.
"Hm..tuan cepatlah pulang,saya ingin bicara jujur pada anda..saya tak ingin bohong lagi...."ahirnya liana duduk diteras depan aula derren.
Kring...kring....
Em..pasti salah sambung."saat hpnya berbunyi liana langsung mematikannya,karna dilihat dari nomer baru yang ia rasa tak kenal.
Liana...liana...hah..ternyata kamu disini...aku mencarimu dari tadi." beberapa menit kemudian selin terlihat berlari menghampiri gadis yang sedang termenung itu.
Ada apa selin...nanti saja bicaranya,aku sedang tak muuit..."dengan santai liana menjawab.
Itu...aah...kamu ini menyebalkan...dengar dulu...pamanmu menelpon katanya dia sudah ada diluar rumah ini."liana langsung terkejut.
Hah...benarkah..selin aku akan menemuinya'..tolong bilang pada bibi anita aku pergi membeli sesuatu..." dengan cepat liana melangkahkan kaki menuju gerbang.
Mm...pergilah."
*********
Ihwal,apa ada kabar tentang penyerangan kemarin,....'kenapa mereka ingin membunuh ibu tiri ku'..ini aneh,...sudah berminggu-minggu'para polisi tak dapat mengungkap siapa pelaku.."
"Anda benar,memang aneh'saat aku menayai kelajutan inpestigasi,jawaban para pencari pakta hanya'belum tau dan tunggu saja....hm..ada apa dengan para polisi ini..'dan soal nyoya dilara,...apa dia punya musuh'mungkinkah dirumah anda ada mata-mata...."
Mata-mata....hm segala kemungkinan bisa saja..."saut derren.
Tuan...saya akan pergi kekota ini,kami menemukan sedikit petunjuk soal senjata yang diselundupkan itu...."ihwal menjelaskan hal lain.
Mm...kota itu'....yah aku mengerti sekarang kenapa mereka membawa kedaerah sana...barang ilegal itu mungkin akan lebih mudah bila melewati jalur tikus..."
Jalur...tikus'....apa..tuan hapal daerah itu,... kita pernah kesana,tapi waktu itu anda munyuruh saya kembali kekota..jadi tak sempat berkeliling."
Hm'kapan kita pernah kesana..." derren mengerutkan alis.
Eeuh..maaf...saya lupa anda telah kehilangan memori dua tahun lalu...'begini '...waktu itu tuan derren dan kapten mencari orang yang bernama ardi....."Anak buah kepercayaan sandi ini lalu bercerita panjang lebar tentang orang yang bernama ardi.
Yah...aku ingat anak buah ayahku itu'mm..... penghianat,dulu dia hampir saja mencelakai ibuku...'ya sudah kita bicarakan lagi ini besok..." derren pergi setelah mengobrol lama dengan ihwal.
********
"Paman......" badan liana yang keluar dari gerbang,buru-buru ditarik kesamping tembok rumah itu oleh ardi.
Liana...'sayang maafin paman,...." wajah ardi menengok kesana kemari,mungkin ia takut ada yang mengawasi.
Ada...apa paman kesini,dan kenapa minta maaf,..." saut liana.
Sayang......'e..e,adit...telah ditangkap lagi oleh bima'...
Kenapa bisa tertangkap...paman'bukankah kalian sudah pergi jauh'....harusnya lapor polisi.,"
Ceritanya panjang,adit mulai berjudi lagi'dan ternyata klab tempat dia berkumpul itu'milik cino adik dari bima."
Hah....Ya tuhan...ka adit'kita harus melepaskannya paman."
"Tapi liana....bima memintamu jika ingin adit selamat......'sekarang harus apa." liana sangat terkejut.
Mm....kita harus tetap lapor polisi paman.."liana dan ardi tak tau derren sudah dari tadi mendengarkan dari balik pagar.
Emhem....." pria ini lalu menghampiri.
Hah..tuan derren.." ardi terkejut'lalu ia mundur ketakutan.
Tuan...." liana pun terkejut.
Ardi...e..em..'ahirnya kita bertemu lagi.....desss."tiba-tiba derren menarik kerah baju ardi lalu memukul wajah pria tua itu.
Tuan jangan pukul....paman saya..." liana berusaha menarik tangan derren.
e..e..."ardi meringis.
Hm..jadi kamu'keponakan penjahat ini mm...'ooh...apa pamanmu sengaja menyuhmu memata-matai keluargaku haah..."kata-kata yang membetak itu tertuju pada liana.
Tuan...apa maksudmu,jangan menuduh yang tidak-tidak...tolong lepaskan dulu paman....'saya bisa jelaskan....."
crek...."derren mengambil borgol besi dari sakunya'yang sengaja dia bawa tadi.
"jika ku lepaskan pasti dia akan kabur'...em..."liana makin panik saat pamannya ditarik dan akan dibawa.
Tuan....,kenapa lakukan ini,anda harus dengar penjelasan saya dulu'jangan seperti orang bodoh....."derren berhenti berjalan lalu mendorong ardi hingga tersungkur.
Yah,...bodohnya aku telah percaya wajah lugumu itu,dari awal sepertinya kamu membohongiku,mungkinkah kejadian kemarin kalian yang merencanakan...mm."liana tak mengerti ucapan derren.
Saya tak mengerti maksud anda,...sekarang lepaskan paman saya..."liana ingin menarik kunci dari tangan derren.
Derren menepis tangan liana dan menggenggam erat kunci itu.,"katakan apa yang kalian inginkan dari keluargaku mm."
Tuan.....saya datang kerumah ini karna peritah anda,seizin anda, juga karna saya.....saya..." liana menghentikan ucapan sendiri,ia ragu untuk mengatakan kebenarannya.
Wajah derren makin terlihat emosi"hm baik karna aku yang membawamu'kini aku juga yang akan mengusir dari sini...pergilah sekarang juga aku tak ingin melihatmu lagi.."
Hah...hiks...anda boleh mengusir tapi lepaskan paman saya ..."liana menarik tubuh paman yang tersukur itu.
Mm...tidak akan..,sudah lama aku mencarinya,dia harus dihukum'karna kejahatannya." derren pun menarik kembali tubuh orang tua itu dari liana.
Em...aw..." terpaksa pria itu mendorong liana'dan tak mempedulikan walau gadis itu terjatuh.
Berrmmmm...tiiiiid...."sebuah mobil hitam berhenti mendadak ditengah jalan.
Aaaaahhhh....lepas...tuaaan..." dua orang pria turun dari mobil dan langsung menarik tangan liana.
Langkah derren terhenti,lalu berbalik'pada teriakkan gadis itu."tuan anak buah bima ingin menculiknya....'liaaaaana..." ardi berteriak.
Eem...."derren melempar kunci pada ardi,lalu berlari kemobilnya ia akan mengejar para pelaku,yang membawa liana.
Dengan cepat mobil yang dikendarai derren,mengejar kendaraan para penculik'sepat salip-meyalip namun masih belum bisa dihentikan."
Halo ihwah ....aku sedang mengejar penculik'cepat diteksi mobi berplat..xxxx...'dan berikan pentujuk kemana mereka ingin pergi."disana mungkin para prajurit langsung menjalankan printah derren.
Kiiikkkkkk.."Kedua mobil itu terhenti.
Para penjahat turun dengan menyandra,salah satu berteriak dengan menodongkan pistol pada tubuh liana.
Dengan hati-hati derren pun turun."hei...keluarkan senjatamu dan angat tangan..."saut sipelaku.
Hm..aku tak membawa apa pun...."derren mencoba tenang.
Aaaah....eemm" tubuh liana didorong.
Aku akan membunuh gadis ini'jika kamu terus mendekat."derren pun mengangkat kedua tangannya.
"Jangan sakiti dia....e...m."salah satu dari mereka memukul derren dan langsung memborgolnya.
Dengan gesit mereka memasukkan liana dan derren kedalam kendaraan'mulut keduanya diperban'mobil hitam itu pun melaju dengan kecepatan tinggi.
??******??
"Siap......semua 'ayo kita ikuti mobil itu,berganti regu saat mereka mulai curiga....."
Siap...laksanakan."