love the general

love the general
"Entah apa rencana nya kali ini.



"Nyawa ibu nya terancam,dean pun tak tinggal diam'setelah dilara menyakinkan siapa yang sudah berusaha membunuhnya,anak ini pergi langsung ketempat sipelaku.


Selamat sore'anda datang ingin bertemu siapa'tuan." salah satu penjaga rumah mewah itu bertanya.


Aku ingin bertemu tuan levin...bilang padanya,dean yang datang."


Baik,silahkan anda tunggu."


Setelah beberapa menit'sipenjaga menyuruh tamunya, untuk masuk."...Hm dean ada apa menemuiku,..." saut tuan levin.


Apa kabar,tuan levin'senang rasanya,anda mau melihatku'..... kedatanganku kesini,hanya ingin bertanya sedikit'tentang ibuku yang telah diserang,...kenapa anda ingin membunuhnya,apa salahnya.?.."dean bicara langsung pada intinya.


Hah....apa ibumu bilang aku yang melakukannya...'boleh saja menuduh,kalau ada bukti,dean...apa kamu bahagia'hidup dikucilkan disana,tak dihargai,dan selalu salah dimata mereka."


Aku tak mengerti maksudmu'kalau pun begitu hidupku,bukan urusanmu'jawab saja pertanyaanku tadi...."


Mungkin kamu sudah tau'kalau akulah ayahmu yang sebenarnya,aku hanya ingin kamu punya segala yang derren milikki,..dilara tak akan peduli pada penderitaanmu'kini akulah yang akan selalu ada untukmu'jangan percaya lagi ucapannya meski dia ibumu....na."


Aku tak butuh apapun'hidupku sudah berkecukupan,...dan ayahku adalah tuan felik,bukan dirimu."


Hm....anak bodoh'aku tak ingin melihatmu menderita lagi'liahat,kini derren menguasai segalanya,aku susah payah menjadikannya tentara'supaya kamu yang mengambil alih perusahan felik...,mau sampai kapan kamu begini..mm."


Jadi semua yang terjadi'memang kamulah pelakunya'begitu..mm...'sungguh aku tak menyangka kau bisa setega ini pada ibuku."


Dilara menyakitiku dari dulu'wanita itu pantasnya mati,dia memisahkanmu dariku'memberi nama belakangmu dengan nama orang lain,apa kau tau hatiku sangat sakit...'dia juga membunuh istri sah ku..." dean mengerutkan alis.


Tidak mungkin...kamu berbohong."


Mm'...dulu hidupku bahagia'sebelum ibumu hadir,istriku sedang mengandung,(sintia) sangat menanti kehadiran buah hati kami,waktu itu aku pergi bertugas kesuatu daerah'dan disana sedang banyak kejadian penculikan gadia-gadis muda.


Mereka akan dijual dan dijadikan wanita penghibur'kami para tentara berhasil membebaskan berpuluh-puluh tawanan perempuan.


Salah satunya dilara'hatiku waktu itu memang salah,melihatnya aku jatuh cinta'dan dengan tak mempedulikan perasaan sintia,aku membawa dilara kerumah.


Tadinya dilara begitu mencitaiku,dua tahun kami jalani hubungan gelap ini,tanpa ada yang tau kecuali istriku'lama kelamaan sintia jengah dengan tingkahku,saat malam itu dia membuat jebakan,dengan merekam perbuatan kami.


Dia langsung,mendobrak pintu kamar dan memergoki ku,saat itu aku kesal,dengan sepontan aku mendorongnya,lalu ibumu'memukulnya hingga mati.


Kami membuat rekayasa dengan terjadinya prapokan,dan menyatakan sintia terbunuh'dilara ketakuta,dia mulai menjauh dariku'dan mendekati kakak ifarku'mm,..ternyata rayuan dilara berhasil meluluhakan hati felik'mereka jatuh cinta.


Aku mencoba melarang felik'karna aku tau dilara sedang mengadung anakku'namun pria itu tak percaya,dan malah menikahinya.


Cukup...aku tak mau mendengar kebohonganmu lagi,...aku peringatkan jangan lagi mencoba menyakiti ibuku."lalu dean pergi meninggalkan rumah itu dengan tergesa-gesa.


Hm...." tuan levin hanya terseyum.


*********


"Pria ini menopang kepala dengan tangannya,wajah menyaping'dan matanya terus menatap,pada sosok gadis berbaju kuning yang ada disebelah kursi duduknya'suara yang berisik dari depan kini sudah tak terdengar'entah apa yang dipikirannya.


Hm...em..huuh.''sesekali ia hanya mengabil napas panjang.


Semakin dalam menatap wajah cantik itu'semakin jauh juga hayalannya." !aku ingin memelukmu sekali lagi'...liana tunggu aku kembali.!.....'eem hah...hah..."derren terkejut saat kata-kata itu muncul dibenak'napasnya langsung terenga-engah,ia pun tersadar dari lamunan.


Tuan...ada apa'....."liana menegur.


Derren melihatnya lagi,namun kali ini ia bertanya sambil medekatkan wajah tanpannya,kehadapan liana ."apa barusan aku bicara sesuatu."awal yang ditanyakannya.


Liana mengelengkan kepala."em...tuan,tolong jauhkan wajah anda."


"Kenapa,apa kamu takut'mm....'santai saja aku hanya ingin lihat dengan jelas'gadis yang baru saja ku beli'mm..harga yang sangat mahal'tapi cocok dengan dandannamu seperti ini'karna aku mendapatkanmu diclab,jadi malam ini kamu harus layaniku."wajah liana makin mundur mendengar perkataan terahir pria ini.


Auh.....hm..tuan,benar kata tuan sandi harusnya anda tak perlu meyetujui'apa yang bima minta."


Ooh...kamu ingin bersamanya...." sambung derren.


Bukan begitu,saya tak mau berhutang pada anda...


Mm....siapa bilang kau akan bebas lepas setelah ini'aku sengaja membayar'karna ingin menghukummu.."


Em...apa salah saya...'aaaaahh..." dengan kencang derren mencekram tangan liana.


Jangan pura-pura tak tau...'aku heran,kenapa bibir ini selalu berkata bohong'padahal aku sangat suka...'karna kelembutan dan kekeyalan nya membuat ku ketagihan'apa lagi sekarang semua ini milikku seutuhnya,mm...baiklah,malam ini akan ku buat dirimu menyesal karna sudah sering berbohong padaku....mm......" wajah tampan yang kesal itu mundur dan cengkramannya pun ia lepaskan.


Liana yang gugup makin'memojok ketakutan."sandi kita berhenti didepan'cari hotel yang mewah,karna aku ingin istrahat.."


Siap ka...he..he..aku juga sangat lelah ka.."


Ke empatnya turun'dan masuk kesebuah hotel yang terlihat mewah,sandi pun memesan tiga kamar tidur,tapi khusus buat derren'ia memilih kamar vip yang paling mahal'entah apa rencananya kali ini.


Ka'ini kunci mu'em liana disana kamar ok..kamu tak takutkan sendiri."


Kalian kan suami istri'kenapa harus pisah kamar."dengan entengnya derren bicara.


Hem..."liana menatap sandi.


Liana'jam delapan kamu harus kekuar'kita akan makan malam bersama,ok'...sana pergilah..." sandi mendorong pelan tubuh liana'gadis itu pergi dengan mengerutkan alis.


He...ka..'apa anda nyakin ingin saya'tidur dikamarnya."Derren tersenyum.


Sambil berjalan kekamar'pria ini berkata."kenapa tidak'mm..tapi baru saja ku sadari ....harusnya kamu tak kembali secepat ini'sandi..."


Em...hah apa anda berdoa seperti itu saat aku tak ada...hei ka...jawab...,awas kau nanti'Hm..Kalian berdua payah,seperti ini saja harus aku yang berbuat...coba kalau aku tak kembali akan jadi seperti apa orang-orang ini,mm aku harus berpikir dan membuat rencana dengan matang.