
ssst kriiing..kriiing..
"halo....,,apa..?...dimana alamatnya...ok aku akan datang...eeh.."
hai..kenapa memutar balik,ada apa..sandi'..siapa yang menelepon."tanya derren
ka"maafkan aku,kita harus menolong liana,mantan suaminya datang ketempat kerja,temannya barusan yang mengabari..aku tak bisa membiarkannya."
"hah,harusnya bukan aku yang menikahinya'karna kamu lebih menghawatirkan dia...mm aneh gadis ini selalu bermasalah?..ok..cepat jalan ini untuk terahir x nya kita berurusan dengan dia."entah cemas atau apa' derren pun ikuti kemauan sandi.
terimakasih..ka,,...euh tolong jangan berkata seperti itu,aku hanya kasihan padanya,dia gadis yang baik'...itu tempatnya ka."sandi langsung memarkir mobil,mereka berdua turun dan masuk kecape'ternyata di dalam'selin,deni,dan liana sudah ketakutan dengan ulah bima'yang ingin membawanya paksa.
dasar gadis bodoh,,,eeeuh berani sekali kamu ,,,lihat saja akanku buat kau menyesalinya ,,,..eehhh..mm."bima meringis setelah tangannya digigit liana,selin ikutan memukul dan mencoba kabur,tapi anak buah bima sudah ada disana jadi mereka tak bisa kemana"lagi.
selin gimana ini?....."tanya deni,tangan liana ditarik anak buah bima lalu tubuhnya didorong hingga terjatuh kehadapan'mantan suaminya itu.
liana...hiks...hiks."selin hanya bisa menagis melihat temannya'ia dan deni memojok diujung ruangan.
ah...sseett..ah..hiks..hiks.."dalam keadaan masih tersukur wajah munggil liana ditegakkan oleh tanggan bima.
ah...kau masih berani melawan'...ooh wajah cantik ini sangat seksi saat menangis..ha..ha..ayo sayang kita pulang...kau ingatkan aku belum menghabiskan malam pertama denganmu."..
lepas...ah...selin..tolong.,''liana mecoba melepas tangan dan mendorong tubuh bima,namun saat ingin lari ia terjatuh.
ayo..bangun..mm..ha ha."bima menarik rambut liana yang tergerai.
aaw...hiks..hiks.".
"hai lepaskan dia..dasar **** kau....'eeh ,,,uah."sandi dan derren mendekat kearah liana'namun semua anak buah bima mulai menghadang,sandi yang sudah emosi langsung menghajar satu persatu mereka.
tuan..."derren melihat liana yang menangis.
mm,rupanya kalian masih ingin ikut campur urusanku hah.."bima menarik kembali tangan liana.
huh,,aku sudah medapatkannya,kenapa kau masih menggangu gadis itu."tanya derren.
"wanita ini miliku,dia akan tetap menjadi istriku'kenapa kalian menginginkannya..mm."saut bima,lalu iya mengambil sebilah pisau kecil dari saku jaket,karna derren semakin mendekat.
liana ,,,ya tuhan kita harus apa." selin makin ketakutan melihat temannya terancam.
jika kau terus mendekat aku akan menyakitinya."..derren berhenti maju,jarak dia dengan bima sekitar sepuluh langkah'sandi yang terus diserang masih saja baku hantam seorang diri.
ee..ahh .."anak buah bima mencoba memukulkan kayu dari belakang'namun belum juga kena,derren sudah sigap menghidar,dengan emosi ia lalu memberi tinju pada pria itu,yang langsung tersungkur.
liana menggigit kembali tangan bima dan berlari mendekati selin,meski bima kesakitan ia mencoba melawan derren yang sudah bersiap memukulnya,namun anak buahnya pun satu persatu berdatangan lagi dari luar,terlihat sandi kewalahan'saat derren sedang menghajar salah satu bady gardnya'bima mendekat dan ingin menusukan pisou.
tuan...ee..aah.."..
liana..."selin berteriak dan tak menyangka temannya berani menghadang pisau tajam bima,yang akan ditusukan pada derren,belati itu pun lepas landas diperut liana.
"liana""",,,,,...berani sekali kau menyakitinya...bima."sandi yang makin emosi mendekat dan menghajar,anak buah bima sudah kelelahan semua bahkan ada yang pingsan oleh pukulan sandi tadi.
hai,,,banggun,,,sandi ayo pergi."derren langsung memangku tubuh liana dan membawanya kedalam mobil,selin dan deni pun ikut keluar.
awas saja,,,,,jika ku lihat lagi wajahmu yang bodoh ini...mati kau..eeh."dengan kesal sandi memberi pukulan ke wajah bima,sandi keluar dan langsung mengendarai mobil.
liana ...ya tuhan kenapa jadi begini...hiks..hisk.."selin menangis melihat keadaan liana yang pingsan'deni tak ikut dengannya ia pergi mencari bantuan.
"ka gimana keadaan liana."..tanya sandi.
cepat,,,kau parkirkan mobilnya didepan sana,darahnya terus keluar kita harus menghentikan nya."meski bukan dokter tapi derren dan sandi tau tehnik pengobatan disaat genting.
tuan kita harus bawa liana kerumah sakit?."tanya selin
rumah sakit masih jauh,,dia keburu kehabisa darah,nona cepat keluar dan ambilkan aku air."sandi mempersiapkan pralatan.
euh...eu iya aku cari air,,,oh itu ada warung..."selin berlari kesebuah toko sembako pinggir jalan'derren dan sandi sibuk mengurus liana.
setelah setengah jam'ahirnya mereka bisa menghentikan darah yang keluar dan membungkus luka liana dengan perban.
hah..liana...''selin kelelahan bulak balik ketoko untuk mengabil keperluan pengobatan tadi,ia pun istrahat sejenak setelah dirasa beres.
kenapa kau menatapnya seperti itu."tanya derren pada sandi yang tak henti melihat wajah liana.
euh...."istrimu sangat cantik'ka."
"mm,,apa kau bilang"....."derren melihat sandi yang masih bengong menatap gadis mungil itu.
euh...ah ...tidak e.eh maksudku."saut sandi
dasar bodoh.."cepat keluar."